IHSG Today: Momen Foreign-OutFlow (More new Low ?)

Akhirnya tembus jg 4500 nya :hug: biasa nya habis ini, periode guyur-guyuran ya? :rofl:
Multi Quote Quote
sell , yg second liner atau yg 3 4 liner today
Multi Quote Quote
sektor banking >>>> top mover
Multi Quote Quote
istirahat dulu deh, lihat situasi.
Multi Quote Quote
istirahat dulu deh, lihat situasi. Gue juga mau istirahat. Kok naiknya kenceng benar nih?
Multi Quote Quote
Akhirnya tembus jg 4500 nya :hug: biasa nya habis ini, periode guyur-guyuran ya? :rofl: Ya dilihat dulu….biasanya sih ya ada koreksi2 dulu…. biasalah khan udah ngetrek terus smile
Multi Quote Quote
HSG Menguat 0,2% Senin, 4 Januari 2013 Sempat menyentuh level tertinggi 4.518,95 akan tetapi aksi jual membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup menguat hanya 8,93 pts atau naik 0,20 persen menjadi 4.490,57. Saham-saham yang mampu menjaring gain paling besar hari ini antara lain MLBI Rp20.00 menjadi Rp805.000, MKPI Rp1.200 menuju Rp6.150, MPPA Rp300 ke harga Rp1.530, SOBI Rp290 menuju Rp1.590 dan TOTO Rp250 menjadi Rp6.850. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan harga antara lain GGRM Rp1.550 menjadi Rp50.700, ITMG Rp750 ke harga Rp40.450, CMPP Rp370 ke posisi Rp1.130, UNTR Rp350 ke harga Rp19.200, dan UNTR Rp350 menjadi Rp19.200. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia berjalan ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp5,66 trilyun dan volume saham 5,41 milyar lembar. Tercatat 97 saham naik harga, 158 saham turun harga dan 117 saham stagnan.
Multi Quote Quote
sepi hr ini masih suasana libur…… GONG XI FA CHAI smile
Multi Quote Quote
Dirjen: Demi Kesetaraan, Pemilik Saham Bakal Dikenakan Pajak Jakarta - Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Fuad Rahmany berencana memberlakukan pajak kekayaan bagi pemilik saham. Meskipun kecil, tetapi pemberlakuan pajak tersebut didasari atas unsur kesetaraan bagi setiap warga negara. "Kan sudah banyak yang mulai nentang yah tapi saya beranggapan kita harus mulai berani masuk ke area yang meskipun negara lain tidak ada kayak di AS tidak ada pajak kekayaan terhadap saham, tapi dia-kan negara sudah maju sekali, kita kan baru mulai mumpung belom semaju AS kita perbaiki lah," ujarnya ketika ditemui di Kantor Kemenkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (11/2/2013). Menurut Fuad, mengenai tarif pajak tersebut tidak akan dibuat terlalu besar sehingga tidak menganggu iklim investasi. Namun, dengan pengenaan pajak tersebut maka kesetaraan sebagai warga negara bisa terwujud. "Unsur keadilan perlu adanya pajak kekayaan terhadap kepemilikan saham, tapi nanti kita bicarakan tujuannya bukan jangan sampai iklim investasi tidak menarik untuk ke Indonesia. Tentu kita perhatikan dan pajaknya tidak perlu gede-gede, kayak PBB lah kan cuma 0,1% kan kecil jadi kalau perlu sama lah kayak itu," jelasnya. Fuad menambahkan tidak penting jika negara lain tidak menerapkan pajak tersebut karena pemerintah memiliki pemikiran lain dalam menerapkan aturan pajak baru. "Tapi supaya paling tidak ada unsur keadilan dan kita harus menjadi contoh, kenapa kita harus meniru negara lain. Negara kita ada prinsip hidup juga, masalah keadilan itu penting iya kan? fearness itu kan penting ya kita bukan sistem pajak yang lebih adil," tandasnya.
Multi Quote Quote
Dirjen: Demi Kesetaraan, Pemilik Saham Bakal Dikenakan Pajak Jakarta - Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Fuad Rahmany berencana memberlakukan pajak kekayaan bagi pemilik saham. Meskipun kecil, tetapi pemberlakuan pajak tersebut didasari atas unsur kesetaraan bagi setiap warga negara. "Kan sudah banyak yang mulai nentang yah tapi saya beranggapan kita harus mulai berani masuk ke area yang meskipun negara lain tidak ada kayak di AS tidak ada pajak kekayaan terhadap saham, tapi dia-kan negara sudah maju sekali, kita kan baru mulai mumpung belom semaju AS kita perbaiki lah," ujarnya ketika ditemui di Kantor Kemenkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (11/2/2013). Menurut Fuad, mengenai tarif pajak tersebut tidak akan dibuat terlalu besar sehingga tidak menganggu iklim investasi. Namun, dengan pengenaan pajak tersebut maka kesetaraan sebagai warga negara bisa terwujud. "Unsur keadilan perlu adanya pajak kekayaan terhadap kepemilikan saham, tapi nanti kita bicarakan tujuannya bukan jangan sampai iklim investasi tidak menarik untuk ke Indonesia. Tentu kita perhatikan dan pajaknya tidak perlu gede-gede, kayak PBB lah kan cuma 0,1% kan kecil jadi kalau perlu sama lah kayak itu," jelasnya. Fuad menambahkan tidak penting jika negara lain tidak menerapkan pajak tersebut karena pemerintah memiliki pemikiran lain dalam menerapkan aturan pajak baru. "Tapi supaya paling tidak ada unsur keadilan dan kita harus menjadi contoh, kenapa kita harus meniru negara lain. Negara kita ada prinsip hidup juga, masalah keadilan itu penting iya kan? fearness itu kan penting ya kita bukan sistem pajak yang lebih adil," tandasnya. loh bukannya di tiap transaksi kan uda dikenain pajak juga kan?? (yg termasuk di dalam fee itu) si fuad memang kurang kerjaan nih - ciri2 orang yg susah liat orang senang dan senang liat orang susah
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...