CAPRES 2014 - SATRIA PININGIT KETUJUH

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) kembali mirilis hasil jajak pendapat yang menggambarkan terpuruknya posisi Partai Demokrat dibandingkan dengan dukungan pada Pemilu 2009 lalu. Berdasarkan survei 1-12 Februari 2012 di 33 provinsi Indonesia, Partai Demokrat berada di urutan ke-2 setelah Partai Golkar akibat isu korupsi di tubuh partai tersebut. Menurutnya, apabila diadakan pemilu pada saat ini, peta dukungan publik yaitu Partai Golkar 15,5 persen, Partai Demokrat 13,7 persen, PDI Perjuangan 13,6 persen, Gerindra 4,9 persen, dan PPP 4,9 persen. Sementara PKB 4,6 persen, PKS 3,7 persen, Hanura 1,2 persen, dan partai lainnya 1,2 persen. Uniknya, dari 2.050 responsen yang mengaku belum tahu akan memilih partai apa, jumlahnya justru paling besar yaitu 28,9 persen (undecided voters), lebih besar dari dukungan para parpol. Pada Pemilu 2009, dukungan suara untuk Partai Demokrat mencapai 21 persen. Burhanuddin mengatakan selama sistem dinastokrasi (pemilihan pemimpin berdasar kedekatan dan keturunan tokoh tertentu) yang banyak diterapkan partai Indonesia belum diganti sistem meritokrasi (pemilihan pemimpin berdasar pada kemampuan), akan semakin besar kecenderungan masyarakat untuk tidak menentukan pilihan.
Multi Quote Quote
Presiden RO… ROHOT SITOMPUL jadi presiden RI asyik juga neh….. smile
Multi Quote Quote
kalo habib resik…gimanaaaaaa……. smile smile smile :rofl: :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
kalo habib resik…gimanaaaaaa……. smile smile smile :rofl: :rofl: :rofl: si pecundang arab tai inikan bagian urusan perkakas wanita….. :siul: smile
Multi Quote Quote
Kejayaan Nusantara Muncul pada 2012 Sujiwo Tejo SAYA yakin tak lama lagi Nusantara kembali berjaya. Ramalan ke-8 Jayabaya tentang kembalinya Sabdo Palon Noyo Genggong akan terwujud sebentar lagi. Dua makhluk gaib yang kemunculannya dipercaya menandai kejayaan Nusantara itu mungkin keluar sekitar 2012. Ini kalau kita klop-klopkan prakiraan rekan-rekan peminat dunia paranormal tanah air dan suku Maya. Kisaran kemunculan makhluk gaib itu pada 2012-2016. Sementara peristiwa besar dunia yang sudah diramalkan suku Maya adalah kiamat pada 21 Desember 2012. Ramalan suku bangsa ahli perbintangan yang hidup di selatan Meksiko itu mengguncang dunia ilmiah tahun lalu karena tanda-tandanya juga mulai terbaca oleh ilmu pengetahuan. Ramalan ke-8 Jayabaya kita yakini akan terjadi dalam waktu singkat jika peristiwa nyata akhir-akhir ini kita lihat sebagai pertanda. Misalnya, gerakan rakyat mengumpulkan koin solidaritas buat Prita Mulyasari juga kita yakini sebagai pertanda awal terjadinya ramalan ke-7 Jayabaya, yaitu Tikus pithi anoto baris. Dengan kata lain, terjadi barisan pemberontakan rakyat dari berbagai penjuru Nusantara. Misalnya, gejolak di berbagai daerah yang nyaris rata di Nusantara atas kacaunya daftar pemilih tetap pada pemilu lalu, gerakan sejuta Facebooker untuk mendukung Bibit dan Chandra. Kemudian gerakan nyaris semiliar koin buat Prita, meratanya demo nasabah kasus Bank Century, dan terperangahnya masyarakat atas terbitnya buku Gurita Cikeas karya George Junus Aditjondro…. Semua itu kalau diibaratkan musik adalah intro bagi lagu mars. Itulah mars barisan pemberontakan rakyat semesta. Itulah makna Tikus pithi anoto baris alias tikus pithi menata barisan. Tikus pithi adalah tikus kecil-kecil kemerahan yang bisa merubung dan menggerogoti, bahkan baju dan celana yang sedang kita pakai. *** Saya yakin ramalan ke-8 Jayabaya akan terbukti tak lama setelah ramalan ketujuhnya berlangsung. Dan, saya yakin ramalan ketujuhnya terbukti karena enam ramalan sebelumnya sudah terbukti. Yaitu, Murcane Sabdo palon noyo genggong (runtuhnya Majapahit), Semut ireng anak-anak sapi (masuknya Belanda), Kebo nyabrang kali (Belanda kenyang dan hengkang), Kejajah saumur jagung karo wong cebol kepalang (penjajahan Jepang selama 3,5 tahun sama angkanya dengan usia jagung 3,5 bulan), Pitik tarung sak kandhang (perang saudara di zaman Bung Karno), dan Kodok ijo ongkang-ongkang (tentara berkuasa di era Soeharto). Bagi yang tak percaya nubuat, nujum, atau ramalan, baiklah saya sampaikan pesan dari para sejarawan. Mereka mengingatkan kita, setiap tempat memiliki siklus sejarahnya masing-masing. Nusantara, menurut studi mereka, memiliki cakra manggilingan alias putaran 700 tahunan. Lihatlah kisaran 2012 adalah 700 tahunan waktu dari kejayaan Majapahit, dan dua kali 700 tahunan dari kejayaan Sriwijaya. Bagi yang tak percaya klenik, terawangan alias ‘'’'penglihatan'''', baiklah juga saya sampaikan pesan dari dunia ilmiah, yakni fisika modern temuan abad ke-20. Bahwa chaos alias kekacauan akan terdorong ke arah chaos lebih lanjut sampai akhirnya ke puncak chaos. Di dalam puncak chaos itulah nanti terkandung energi internal yang mendorong keadaan kembali normal. Pertanyaan saya, kurang chaos bagaimana lagi keadaan sekarang? Dan sekarang bukankah keadaan chaos itu tampak makin mengarah pada chaos lanjutan? Pada puncak chaos nanti, tak diperlukan lagi energi eksternal -misalnya campur tangan Amerika dan negara-negara asing lain- untuk mengembalikan keadaan menjadi normal. Pengembalian pada keadaaan normal akan terdorong dengan sendirinya oleh energi internal. Dan, kekuatan energi internal itulah yang sebenarnya menjadi landasan keyakinan orang banyak yang tak pernah luntur, yakni akan munculnya Satriya Piningit. *** Saya yakin ramalan ke-8 Jayabaya segera terwujud karena tanda-tanda yang diisyaratkan rekan-rekan dari dunia paranormal cocok dengan orang-orang dari dunia ilmiah. Sebagai pendukung ramalan Jayabaya dari abad ke-11, ramalan Ronggowarsito sekitar 1,5 abad sebelum ditemukan teori chaos fisika modern, juga sesuai dengan prinsip-prinsip teori chaos. Awal chaos adalah zaman Kalatida, zaman kekacauan pribadi-pribadi, sudah ditunjukkan setidaknya sejak era Soeharto yang berlanjut hingga era reformasi dan kemudian ditandai kacaunya penyelenggaraan Pemilu 2009. Chaos tersebut berlanjut ke ambang puncak chaos, yakni zaman Kalabendu, zaman kekacauan kolektif yang menyebabkan antara lain masyarakat tergugah meresponsnya dengan gerakan sejuta Facebookers untuk Bibit-Chandra atau pengumpulan koin untuk Prita. Setelah Kalatida dan Kalabendu serta energi internal yang terkandung dalam Kalabendu cocok dengan teori chaos, Ronggowarsito jauh sebelum teori chaos ditemukan sudah meramalkan Kalasuba, zaman kesejahteraan setelah kita melewati Kalatida yang selanjutnya memuncak ke Kalabendu. Saya yakin zaman Kalasuba akan muncul di Nusantara. Buku Prof Arysio Nunes dos Santos, Atlantis: The Lost Continent Finally Found terbitan 2005, menunjukkan bahwa kerajaan Atlantik yang pernah berjaya dan sampai sekarang masih misterius bisa jadi tempatnya tidak di mana-mana, melainkan ya… Nusantara ini. Temuan pakar Amerika Latin yang terjemahan Indonesianya terbit Desember 2009 itu seakan memperkukuh studi kurang lebih 30 tahun Dennys Lombard melalui bukunya Nusa Jawa: Silang Budaya. Lombard, antropolog Prancis, menggarisbawahi secara lebih detail dan meyakinkan soal betapa istimewanya kedudukan Nusantara dahulu, sekarang, maupun -seharusnya- di masa yang akan datang. Dan izinkan saya untuk selalu yakin pada harapan itu
Multi Quote Quote
"Tikus pithi anoto baris" = konotasi yang paling pas saat ini adalah jaringan "penyatuan pendapat" melalui sarana social networking yang ada saat ini facebook, twitter, bbm. GDP Indonesia yang sudah mencapai US$ 3000 memeperkuat group masyarakat yang memanfaatkan sarana berbasis IT ini dan jangan heran nanti di pemilu 2014 kekuatannya akan jauh lebih besar daripada yang tradisional dipakai sebelumnya yaitu mengumpulkan massa di lapangan2 dan stadion2 untuk di propagandai dengan orasi/pidato2 omong kosong. Bukan Tafsir yang diperkirakan selama ini yaitu, timbulnya barisan pemberontakan rakyat Nusantara dari berbagai penjuru.
Multi Quote Quote
pre si indent smile
Multi Quote Quote
Dahlan Iskan: Kalau Jadi Presiden, Biar Tuhan Yang Putuskan Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengungkapkan sampai saat ini dirinya hanya fokus bekerja sebagai Menteri BUMN. Apakah dirinya berniat jadi capres di 2014? Dalam acara Ernst and Young Enterprenur, Dahlan ditanya, setelah menjadi pengusaha, Dirut PLN, dan menteri, apa yang akan dilakukan oleh Dahlan? Sontak pertanyaan yang dilontarkan oleh moderatir acara kepada Dahlan disambut teriakan para undangan yang hadir: "Presiden!" Teriakan ini ramai diucapkan berulang kali pada acara yang dilakukan di Hotel Four Seasons, Jakarta, Jumat (11/5/2012). Menanggapi hal ini, Dahlan hanya santai saja menanggapinya. Dia hanya menjawab, dirinya tidak punya partai politik, tidak punya posisi di partai sebagai kendaraan politik. "Jadi kalau jadi presiden, biar Tuhan yang putuskan," tukas Dahlan.
Multi Quote Quote
"….Dahlan hanya santai saja menanggapinya. Dia hanya menjawab, dirinya tidak punya partai politik, tidak punya posisi di partai sebagai kendaraan politik", ketua Pembina PD mestinya diam2 juga mengkalkulasi untuk mengambil DI jadi Capres atau paling tidak Cawapres dengan trade-in Jaringan Media JPNN ( Jawa Pos News Network) milik DI untuk membendung TV-Onenya Ical dan kolaborasi Metro/Media Group + MNCnya Hary Tanoe mendukung Paloh :-?
Multi Quote Quote
POLITIK - PILPRES Selasa, 15 Mei 2012 , 06:49:00 Kiemas Imbau Capres Tua Mundur JAKARTA - Politikus senior PDIP Taufik Kiemas "buka kartu" terkait dengan gagasan untuk mempertemukan tiga tokoh politik senior. Mereka adalah Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical), dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Melalui pertemuan tersebut, Kiemas berharap tiga pentolan parpol besar itu bisa duduk bersama membicarakan regenerasi kepemimpinan nasional. "Saya ajak mereka berkumpul supaya anak-anak muda bisa jalan," katanya di gedung parlemen kemarin (14/5). Dia menyampaikan, tahun mendatang merupakan tahun anak muda. "Sekarang yang tua harus jadi busur," tegasnya. Kekuatan anak muda yang bergerak di arus bawah, lanjut Taufik, sudah tidak bisa dibendung. Ketika SBY, Megawati, dan Ical melakukan pertemuan "tiga kaki", pergerakan anak-anak muda tersebut akan mendapat saluran yang sehat. "Kalau mereka sampai tidak diberi jalan keluar, tidak diberi saluran, arus bawah itu akan datang seperti zaman dulu. Jadi, harus ada antisipasi agar tidak njomplang," ungkap ketua MPR tersebut. Dia mengingatkan, generasi yang sekarang masuk "golongan tua" itu termasuk yang ikut menuntut regenerasi pada zaman Soeharto. Bahkan, ada yang eksis sejak zaman Bung Karno. "Masak sekarang mereka harus diteriaki juga agar mau regenerasi? Nggak boleh lah begitu. Ada masanya masing-masing. Jangan sampai mereka itu dipaksa (untuk melakukan regenerasi, Red) oleh arus bawah seperti zaman Soeharto," ujar Kiemas. Sebelumnya, SBY tidak mungkin maju lagi pada Pilpres 2014 karena terbentur batas dua periode yang diatur konstitusi. Sementara itu, Megawati yang lahir di Jogjakarta pada 23 Januari 1947 akan berusia 67 tahun pada 2014. Ical bahkan lebih tua. Pria kelahiran Jakarta, 15 November 1946, tersebut pada 2014 akan berusia 68 tahun. "Rakyat kan tahu sendiri sekarang butuh penyegaran. Nah, yang tua mengawal yang muda. Jangan kita terus yang mau duduk di atas," katanya. Kiemas optimistis banyak stok pemimpin muda yang tersebar di berbagai partai dan ruang pengabdian. "Di pimpinan MPR, pimpinan DPR, menteri, itu kan banyak," ungkapnya. Dia menegaskan, dirinya bakal memfasilitasi pertemuan lintas elite tersebut. "Karena itu, saya akan berusaha sekuat tenaga," tegasnya. Mensesneg Sudi Silalahi juga mengapresiasi pertemuan yang digagas Kiemas tersebut. "Tentu pertemuan-pertemuan itu bagus. Dari pertemuan tersebut, diharapkan ada musyawarah. Ada hasil yang diperoleh," katanya seusai bertemu Kiemas di gedung parlemen, 4 Mei lalu. Sudi juga merespons positif isu regenerasi kepemimpinan nasional yang diembuskan Kiemas melalui pertemuan tiga elite tersebut. "Saya kira, kapan pun dan di mana pun, regenerasi itu penting," tegasnya.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...