PT. Saranacentral Bajatama

Jadwal Penawaran Umum: (tentative) Book Building : 23 November - 2 Desember 2011 Pernyataan efek􀀘f : 9 Desember 2011 Penawaran : 13-15 Desember 2011 Penjatahan : 19 Desember 2011 Distribusi Saham secara elektronik : 21 Desember 2011 Pengembalian uang pemesanan : 21 Desember 2011 Pencatatan saham : 22 Desember 2011 Sector : basic industries Kisaran harga : IDR250 - IDR 425 Kisaran PER : 11.25x - 19.13x Underwriter : Makinta Securites Penawaran Umum  Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 400,000,000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal IDR 100 per saham atau sebesar 22,22% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah penawaran umum yang ditawarkan dengan harga penawaran pada kisaran IDR 250 - IDR 425 per saham. Rencana Penggunaan Dana  Sekitar 50% akan digunakan untuk pembelian mesin pelapis warna guna menunjang pengembangan kapasitas pabrik.  Sekitar 50% akan digunakan untuk menambah modal kerja. Dewan Komisaris dan Direksi  Dewan Komisaris: Komisaris Utama : Soediarto Soerjoprahono Komisaris : Ibnu Susanto Komisaris Independen : Bas􀀘anus Fritz Josef Lumanauw  Dewan Direksi: Direktur Utama : Handaja Susanto Direktur : Pandji Surya Soerjoprahono Direktur : Entario Widjaja Susanto Direktur Tidak Terafiliasi : Suryani Kamil Kegiatan Usaha Perseroan merupakan produsen baja lapis seng yang menggunakan Cold Rolled Coil (CRC) sebagai bahan baku utamanya selain Ingot sebagai pelapis. Untuk menghasilkan baja lapis seng (BjLS) dan baja lapis aluminium seng (BjLAS), Perseroan telah menggunakan teknologi Non-Oxida􀀠on Furnace (NOF). Baja dilapisi dengan seng agar tahan terhadap proses korosi. Produk-produk perseroan merupakan bahan baku bagi berbagai industri sebelum akhirnya dijual kepada konsumen akhir. Industri-industri utama yang membeli produk Perseroan diantaranya adalah industri bangunan & konstruksi, industri mesin & alat kelistrikan, industri otomo 􀀘f dan industri peralatan kantor. Risiko Usaha  Risiko kecelakaan karena membawa bahan kimia berbahaya 1. Risiko turunnya harga pasar produk baja lapis seng 2. Risiko 􀀘dak tersedianya pasokan bahan baku 3. Risiko yang berkaitan dengan teknologi mesin produksi 4. Risiko kredit 5. Risiko persaingan usaha 6. Risiko produk subs􀀘tusi 7. Risiko pencemaran lingkungan  Risiko yang berkaitan dengan kondisi di Indonesia 1. Risiko yang berkaitan dengan perekonomian dan moneter 2. Risiko nilai tukar valuta asing 3. Risiko likuiditas 4. Risiko suku bunga 5. Peraturan pemerintah yang berkaitan dengan industri baja  Risiko yang berkaitan dengan investasi pada saham perseroan 1. Harga saham yang berfluktuasi 2. Penjualan saham perseroan dalam jumlah besar 3. Kemampuan perseroan untuk membayar dividen di masa yang akan datang. Prospek Usaha  Tingkat konsumsi baja di Indonesia yang masih cukup rendah dibandingkan dengan negara-negara lain, misalnya terhadap negara-negara tetangga di ASEAN pun masih jauh lebih rendah. Tingkat konsumsi baja Indonesia jauh di bawah Singapura (637.6 kg per jiwa), Malaysia (229.2 kg per jiwa), dan Thailand (163 kg per jiwa). Bahkan 􀀘ngkat konsumsi baja Singapura sudah melewa􀀘 􀀘ngkat konsumsi negara-negara yang jauh lebih maju di Asia seper􀀘 Jepang dan China. Hal ini menunjukkan potensi untuk kenaikan konsumsi masih sangat 􀀘nggi di masa-masa mendatang.  Saat ini sektor konstruksi dan proper􀀘 serta industri manufaktur mulai kembali bergairah seiring makin maraknya di industri-industri tersebut mulai memakai baja lapis. Hal ini juga didukung oleh produk-produk berbahan baja lapis yang semakin bervariasi, seper􀀘 genteng baja (roo􀀢ile steel) yang cenderung semakin digemari karena ringan tapi kuat dan didukung dengan banyaknya pilihan warna. Produk baja lapis seng merupakan produk yang 100% dapat diproduksi ulang (recyclable), tanpa kehilangan unsur kimia dan fisik. Keunggulan Kompe􀀣􀀣f  Keunggulan Tim Manajemen  Teknologi NOF Keunggulan teknologi NOF dengan teknologi konvensional adalah sebagai berikut: 1. Lapisan seng dapat bertahan dari korosi lebih lama, yaitu sekitar 10 tahun dibandingkan dengan teknologi konvensional yang berumur 2 tahun 2. Permukaan lapisan dari produk yang sudah jadi memperlihatkan kilapan metalik dan 􀀘dak ada kedalaman alur-alur batas spangle, berbeda dengan mesin konvesional dimana produk yang dihasilkan kurang mengkilap dan masih ada kedalam alur-alur batas spangle 3. Kualitas lockforming dimana ketahanan lapisan dapat tetap terjaga walaupun produk tersebut ditekuk ataupun dilipat sampai sudut kemiringan nol 4. Warna yang dilapiskan ke produk BjLS dan BjLAS hasil teknologi NOF 􀀘dak mudah berubah dibanding teknologi konvensional yang menghasilkan produk yang mudah berubah warnanya karena proses oksidasi 5. Tingkat polusi yang jauh lebih rendah dibanding teknologi konvensional yang mengharuskan penggunaan 􀀘mbal (Pb) untuk proses pembersihan baja sebelum dilapis seng yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan juga menghasilkan asap  Pengedalian Proses dan Produk a. Pengendalian kualitas b. Pengendalian bahan baku logam dasar c. Pengendalian bahan baku pelapis 55% Al dan 45% Zn d. Pengendalian produk Strategi dan Pengembangan Usaha  Strategi Pemasaran Untuk meningkatkan penjualan, Perseroan berusaha untuk memperluas segmen pelanggan. Segmen baru yang dituju Perseroan adalah segmen rangka atap dari baja dimana selama ini pembangunan perumahan menggunakan rangka kayu. Rangka atap baja memiliki kelebihan lebih tahan lama daripada rangka atap kayu dan an􀀘 rayap.  Startegi Bisnis Dalam jangka pendek Perseroan akan memfokuskan pada dua target. Pertama adalah meningkatkan produksi hingga mencapai kapasitas 10,000 ton per bulan. Kedua adalah meningkatkan penjualan produk ke segmen konstruksi terutama untuk bangunan 􀀘nggi (high-rise building), perkakas rumah, dan otomo􀀘f. Implementasi dari program ini adalah dengan meningkatkan ak􀀘vitas pemasaran Perseroan.  Pengembangan Usaha Untuk meningkatkan kinerja finansial Perseroan, Perseroan merencanakan untuk memasuki bisnis pewarnaan (pre painted) pada produk BjLS dan BjLAS. Dalam jangka panjang, Perseroan menargetkan untuk dapat masuk ke bisnis produksi CRC sebagai bahan baku baja lapis seng. Integrasi ke rantai nilai ini dipandang perlu untuk menjamin pasokan bahan baku ke pabrik Perseroan. Perluasan usaha tersebut juga dapat memperkuat struktur usaha karena Perseroan menjadi lebih terintegrasi yang membuat risiko bisnis menjadi lebih kecil. Persaingan Usaha Perusahaan-perusahaan berikut merupakan pesaing terdekat Perseroan dalam industri baja lapis seng dan/atau aluminium seng yang menggunakan teknologi NOF Nama Perusahaan - Produk PT Essar Indonesia - Baja lapis seng PT BlueScope Steel Indonesia - Baja lapis seng dan aluminium PT Fumira - Baja lapis seng Kinerja Keuangan dan Valuasi  Hingga akhir tahun 2011, perseroan memproyeksikan laba yang dapat dicapai sebesar IDR 40 miliar, dimana hingga September 2011 laba yang telah diraih perseroan sebesar IDR 21 miliar. Sementara untuk tahun 2012, perseroan menargetkan laba sebesar IDR 78 miliar. Megacu pada proyeksi laba tersebut, maka es􀀘masi EPS setelah IPO adalah sebesar IDR 22.22 untuk tahun 2011 dan IDR 43.33 untuk tahun 2012.  Berdasarkan rentang harga penawaran sebesar IDR 250-425 per saham, maka proyeksi PER 2011 perseroan berada pada kisaran 11.25x - 19.13x, sedangkan PER 2012 berada pada kisaran 5.77x - 9.81x . Sebagai perbandingan, PER rata-rata emiten pada industri logam versi Reuters adalah sebesar 31.83x.
Multi Quote Quote
lebih baik inai seperti nya…eps 158 per kuartal 3..per 2-3x..roe dan roa cantik… smile smile smile
Multi Quote Quote
IPO Saranacentral Bajatama ditawarkan IDR 250\r\n\r\n• Harga penawaran umum perdana PT Saranacentral Bajatama Tbk\r\nsebanyak 400 juta lembar saham baru ditetapkan IDR 250 per saham\r\natau level terendah dari kisaran harga yang ditawarkan pada masa\r\nbookbuilding yaitu IDR 250‐IDR 425 per saham.\r\n• Dengan harga penawaran IDR250 per saham maka total dana segar\r\nyang akan diperoleh perseroan dari IPO ini mencapai IDR 100 miliar.\r\nJumlah saham perdana yang dilepas tersebut setara dengan 22,22%\r\ndari seluruh modal disetor perseroan pasca penawaran umum.\r\n• Berdasarkan hasil penawaran umum yang dilakukan sejak 12‐14 Desember,\r\nseluruh pemesan merupakan berasal dari investor domestik\r\ndan tidak terdapat investor asing. Oversubsrcibe diklaim sebanyak\r\n1,4 kali dari jumlah saham yang ditawarkan.
Multi Quote Quote
he…… he…… ar kanan y ke 1 ……………..
Multi Quote Quote
ada kbr bookbuilding ama polling dapat brp??
Multi Quote Quote
ha……. ha………… cuman dpt 23 aja ……. tahu gitu ……… ???? mka …….. ???? srakah.com
Multi Quote Quote
he…… he…… ar kanan y ke 1 …………….. smile smile smile makanya jangan under estimate. salut buat makinta. smile smile smile
Multi Quote Quote
situasi kondisi mendung
Multi Quote Quote
mulai lagi nich ………… butuh pgamanan & konsen lebih ……..
Multi Quote Quote
bung ed dapat brp % bookbuilding?
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...