Peringatan....

Efek Buruk Kecanduan Pornografi\r\n\r\nVIVAnews – Di dunia kesehatan, menonton film atau gambar porno dikenal dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan seksual yang telah menurun. Tapi jangan berlebihan apalagi sampai kecanduan. Pria yang kecanduan, dalam jangka panjang, rentan mendapat masalah seksual.\r\n\r\nStudi menunjukkan pria yang memanjakan diri dengan rangsangan visual seperti pornografi, rentan terkena gangguan yang disebut Sexual Attention Deficit Disorder (SADD). Dalam jangka panjang, penderitanya akan sulit memiliki hubungan seksual yang sehat dengan pasangannya. Sebab, stimulus seks hanya dapat dipicu melalui gambar visual atau grafis, bukan wanita sebenarnya.\r\n\r\nPakar kesehatan seksual, Dr Rajan Bhonsle, menjelaskan dampak pornografi dan sejenisnya terhadap hubungan dewasa. SADD dapat ditelusuri dari beberapa sebab utama.\r\n\r\nBentuk eksplisit seperti pornografi, pedofilia, voyeurisme, aktivitas seks lebih dari dua orang dan aktivitas menyimpang lain menimbulkan ketidakpekaan saat bercinta. Dalam jangka panjang, mereka akan sulit merasakan kenikmatan dengan aktivitas seks normal. Sehingga, mereka cenderung merasakan seks menyimpang sebagai kebutuhan agar menjaga rangsangan seks tetap tinggi.\r\n\r\nSeperti dikutip Times of India, aktivitas seksual dengan rangsangan gambar atau video porno membuat seseorang sulit bila dirangsang pasangan. Ini pula yang menimbulkan permasalahan dalam pernikahan dalam waktu lama.\r\n\r\nPenyebab umum lain SADD adalah hubungan seksual dengan banyak pasangan sebelum menikah. Karena terbiasa dengan banyak pasangan sulit meletupkan gairah seks hanya pada satu pasangan.\r\n\r\nPria kecanduan seks biasanya telah memiliki gambaran tentang bagaimana wanita seharusnya. Dan, pasangan yang tidak sesuai harapannya mungkin menimbulkan kekecewaan yang berpengaruh pada gairah seks. Komunikasi intens akan membantunya lepas dari masalah ini.\r\n\r\nBerbeda dari kecanduan umumnya, mengobati kecanduan seksual sangat rumit dan butuh waktu lama. Ada baiknya menjauhkan anak dan remaja dari pornografi sejak dini.\r\n\r\nMenurut Bhonsle, ada beberapa cara untuk menanganinya:\r\n\r\n- Hilangkan pornografi\r\n\r\nSaat gairah memuncak, lebih baik mengenang memori dan sejarah erotis Anda ketimbang sambil melihat gambar atau video porno.\r\n\r\n- Dekat dengan pasangan\r\n\r\nSaling berbagi fantasi seks dan tak malu bereksperimen membuat gairah fisik dan seksual tetap terjaga.\r\n\r\n\r\n\r\nperingatan ini khusus buat Evo dan Untarman :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
Efek Buruk Kecanduan Pornografi\r\n\r\nVIVAnews – Di dunia kesehatan, menonton film atau gambar porno dikenal dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan seksual yang telah menurun. Tapi jangan berlebihan apalagi sampai kecanduan. Pria yang kecanduan, dalam jangka panjang, rentan mendapat masalah seksual.\r\n\r\nStudi menunjukkan pria yang memanjakan diri dengan rangsangan visual seperti pornografi, rentan terkena gangguan yang disebut Sexual Attention Deficit Disorder (SADD). Dalam jangka panjang, penderitanya akan sulit memiliki hubungan seksual yang sehat dengan pasangannya. Sebab, stimulus seks hanya dapat dipicu melalui gambar visual atau grafis, bukan wanita sebenarnya.\r\n\r\nPakar kesehatan seksual, Dr Rajan Bhonsle, menjelaskan dampak pornografi dan sejenisnya terhadap hubungan dewasa. SADD dapat ditelusuri dari beberapa sebab utama.\r\n\r\nBentuk eksplisit seperti pornografi, pedofilia, voyeurisme, aktivitas seks lebih dari dua orang dan aktivitas menyimpang lain menimbulkan ketidakpekaan saat bercinta. Dalam jangka panjang, mereka akan sulit merasakan kenikmatan dengan aktivitas seks normal. Sehingga, mereka cenderung merasakan seks menyimpang sebagai kebutuhan agar menjaga rangsangan seks tetap tinggi.\r\n\r\nSeperti dikutip Times of India, aktivitas seksual dengan rangsangan gambar atau video porno membuat seseorang sulit bila dirangsang pasangan. Ini pula yang menimbulkan permasalahan dalam pernikahan dalam waktu lama.\r\n\r\nPenyebab umum lain SADD adalah hubungan seksual dengan banyak pasangan sebelum menikah. Karena terbiasa dengan banyak pasangan sulit meletupkan gairah seks hanya pada satu pasangan.\r\n\r\nPria kecanduan seks biasanya telah memiliki gambaran tentang bagaimana wanita seharusnya. Dan, pasangan yang tidak sesuai harapannya mungkin menimbulkan kekecewaan yang berpengaruh pada gairah seks. Komunikasi intens akan membantunya lepas dari masalah ini.\r\n\r\nBerbeda dari kecanduan umumnya, mengobati kecanduan seksual sangat rumit dan butuh waktu lama. Ada baiknya menjauhkan anak dan remaja dari pornografi sejak dini.\r\n\r\nMenurut Bhonsle, ada beberapa cara untuk menanganinya:\r\n\r\n- Hilangkan pornografi\r\n\r\nSaat gairah memuncak, lebih baik mengenang memori dan sejarah erotis Anda ketimbang sambil melihat gambar atau video porno.\r\n\r\n- Dekat dengan pasangan\r\n\r\nSaling berbagi fantasi seks dan tak malu bereksperimen membuat gairah fisik dan seksual tetap terjaga.\r\n\r\n\r\n\r\nperingatan ini khusus buat Evo dan Untarman :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl:\r\nbung wandi dokter spesialis operasi, kandungan dan spesialis kelamin apa kecanduan pornografi juga?\r\nmalah dokter sudah tahu luar dalam porno itu loh, bisa-bisa para dokter kelamin kandungan di pukul fpi karena pornografi :rofl:
Multi Quote Quote
Ntar ane kasih gambar porno biar di locked lhoo….. :evil :evil smile
Multi Quote Quote
Multi Quote Quote
:rofl: Porno !!! Banned !!!
Multi Quote Quote
:rofl: Porno !!! Banned !!! kk EVO kan Bozz Yakuza jadi di KSC siapa yang berani Banned :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
:rofl: Porno !!! Banned !!! kk EVO kan Bozz Yakuza jadi di KSC siapa yang berani Banned :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: bentar lage dia malah mau jadi presiden….sapa braniiii…. smile smile smile
Multi Quote Quote
Efek Buruk Kecanduan Pornografi\r\n\r\nVIVAnews – Di dunia kesehatan, menonton film atau gambar porno dikenal dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan seksual yang telah menurun. Tapi jangan berlebihan apalagi sampai kecanduan. Pria yang kecanduan, dalam jangka panjang, rentan mendapat masalah seksual.\r\n\r\nStudi menunjukkan pria yang memanjakan diri dengan rangsangan visual seperti pornografi, rentan terkena gangguan yang disebut Sexual Attention Deficit Disorder (SADD). Dalam jangka panjang, penderitanya akan sulit memiliki hubungan seksual yang sehat dengan pasangannya. Sebab, stimulus seks hanya dapat dipicu melalui gambar visual atau grafis, bukan wanita sebenarnya.\r\n\r\nPakar kesehatan seksual, Dr Rajan Bhonsle, menjelaskan dampak pornografi dan sejenisnya terhadap hubungan dewasa. SADD dapat ditelusuri dari beberapa sebab utama.\r\n\r\nBentuk eksplisit seperti pornografi, pedofilia, voyeurisme, aktivitas seks lebih dari dua orang dan aktivitas menyimpang lain menimbulkan ketidakpekaan saat bercinta. Dalam jangka panjang, mereka akan sulit merasakan kenikmatan dengan aktivitas seks normal. Sehingga, mereka cenderung merasakan seks menyimpang sebagai kebutuhan agar menjaga rangsangan seks tetap tinggi.\r\n\r\nSeperti dikutip Times of India, aktivitas seksual dengan rangsangan gambar atau video porno membuat seseorang sulit bila dirangsang pasangan. Ini pula yang menimbulkan permasalahan dalam pernikahan dalam waktu lama.\r\n\r\nPenyebab umum lain SADD adalah hubungan seksual dengan banyak pasangan sebelum menikah. Karena terbiasa dengan banyak pasangan sulit meletupkan gairah seks hanya pada satu pasangan.\r\n\r\nPria kecanduan seks biasanya telah memiliki gambaran tentang bagaimana wanita seharusnya. Dan, pasangan yang tidak sesuai harapannya mungkin menimbulkan kekecewaan yang berpengaruh pada gairah seks. Komunikasi intens akan membantunya lepas dari masalah ini.\r\n\r\nBerbeda dari kecanduan umumnya, mengobati kecanduan seksual sangat rumit dan butuh waktu lama. Ada baiknya menjauhkan anak dan remaja dari pornografi sejak dini.\r\n\r\nMenurut Bhonsle, ada beberapa cara untuk menanganinya:\r\n\r\n- Hilangkan pornografi\r\n\r\nSaat gairah memuncak, lebih baik mengenang memori dan sejarah erotis Anda ketimbang sambil melihat gambar atau video porno.\r\n\r\n- Dekat dengan pasangan\r\n\r\nSaling berbagi fantasi seks dan tak malu bereksperimen membuat gairah fisik dan seksual tetap terjaga.\r\n\r\n\r\n\r\nperingatan ini khusus buat Evo dan Untarman :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl:\r\n\r\nmustahil menghapus pornografi….wong dedengkotnya boz yakuza…. smile :rofl:
Multi Quote Quote
Efek Buruk Kecanduan Pornografi\r\n\r\nVIVAnews – Di dunia kesehatan, menonton film atau gambar porno dikenal dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan seksual yang telah menurun. Tapi jangan berlebihan apalagi sampai kecanduan. Pria yang kecanduan, dalam jangka panjang, rentan mendapat masalah seksual.\r\n\r\nStudi menunjukkan pria yang memanjakan diri dengan rangsangan visual seperti pornografi, rentan terkena gangguan yang disebut Sexual Attention Deficit Disorder (SADD). Dalam jangka panjang, penderitanya akan sulit memiliki hubungan seksual yang sehat dengan pasangannya. Sebab, stimulus seks hanya dapat dipicu melalui gambar visual atau grafis, bukan wanita sebenarnya.\r\n\r\nPakar kesehatan seksual, Dr Rajan Bhonsle, menjelaskan dampak pornografi dan sejenisnya terhadap hubungan dewasa. SADD dapat ditelusuri dari beberapa sebab utama.\r\n\r\nBentuk eksplisit seperti pornografi, pedofilia, voyeurisme, aktivitas seks lebih dari dua orang dan aktivitas menyimpang lain menimbulkan ketidakpekaan saat bercinta. Dalam jangka panjang, mereka akan sulit merasakan kenikmatan dengan aktivitas seks normal. Sehingga, mereka cenderung merasakan seks menyimpang sebagai kebutuhan agar menjaga rangsangan seks tetap tinggi.\r\n\r\nSeperti dikutip Times of India, aktivitas seksual dengan rangsangan gambar atau video porno membuat seseorang sulit bila dirangsang pasangan. Ini pula yang menimbulkan permasalahan dalam pernikahan dalam waktu lama.\r\n\r\nPenyebab umum lain SADD adalah hubungan seksual dengan banyak pasangan sebelum menikah. Karena terbiasa dengan banyak pasangan sulit meletupkan gairah seks hanya pada satu pasangan.\r\n\r\nPria kecanduan seks biasanya telah memiliki gambaran tentang bagaimana wanita seharusnya. Dan, pasangan yang tidak sesuai harapannya mungkin menimbulkan kekecewaan yang berpengaruh pada gairah seks. Komunikasi intens akan membantunya lepas dari masalah ini.\r\n\r\nBerbeda dari kecanduan umumnya, mengobati kecanduan seksual sangat rumit dan butuh waktu lama. Ada baiknya menjauhkan anak dan remaja dari pornografi sejak dini.\r\n\r\nMenurut Bhonsle, ada beberapa cara untuk menanganinya:\r\n\r\n- Hilangkan pornografi\r\n\r\nSaat gairah memuncak, lebih baik mengenang memori dan sejarah erotis Anda ketimbang sambil melihat gambar atau video porno.\r\n\r\n- Dekat dengan pasangan\r\n\r\nSaling berbagi fantasi seks dan tak malu bereksperimen membuat gairah fisik dan seksual tetap terjaga.\r\n\r\n\r\n\r\nperingatan ini khusus buat Evo dan Untarman :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: :rofl:\r\n\r\nmustahil menghapus pornografi….wong dedengkotnya boz yakuza…. smile :rofl:\r\nTak Mampu "Ngeseks", Suami Lapor Polisi\r\nKompas\r\nKompas - Jumat, 28 Januari\r\n\r\n * Kirim\r\n * Kirim via YM\r\n * Cetak\r\n\r\n Tak Mampu "Ngeseks", Suami Lapor Polisi\r\n\r\nBERLIN, KOMPAS.com — Seorang warga Jerman pergi ke kantor polisi untuk minta perlindungan dari istrinya. Bukan karena kasus kekerasan dalam rumah tangga, tetapi karena pria keturunan Turki tersebut sudah tak sanggup lagi melayani tuntutan seks istrinya.\r\n\r\nKepada polisi, sang suami bercerita, ia sudah empat tahun terakhir ini terpaksa tidur di sofa untuk menghindari istrinya, yang ia nikahi 18 tahun silam dan sudah memberi dua anak. ”Ia memutuskan untuk menceraikan istrinya dan pindah rumah agar bisa beristirahat. Ia sudah tak sabar bisa datang ke kantor dalam keadaan segar,” tutur polisi di sebuah kota di Jerman barat daya, Rabu (26/1/2011).\r\n\r\nPria tersebut mengaku saat ini tak bisa beristirahat dengan tenang karena, meski ia sudah tidur di sofa ruang tamu, istrinya selalu menyusul dan menuntut dia melakukan ”tugas suami”. ”Ia minta bantuan polisi agar bisa tidur nyenyak pada malam hari,” ungkap polisi tersebut.
Multi Quote Quote
INILAH.COM, Jakarta – Hati-hati bermain-main dengan ular, apalagi jika buah dada Anda dalam posisi terbuka. Ular sepertinya doyan “nyosor” juga. Tidak percaya?\r\n\r\nAda baiknya Anda menyimak kejadian cukup menyenyak dan mengerikan yang dialami seorang model asal Israel Orit Fox. Ular sanca memang dikenal sebagai reptil jinak dan tidak berbisa. Binatang melata itu pun acapkali diajak bercengkerema oleh para penyayang binatang.\r\n\r\nPara penari juga seringkali mengajak ular tersebut dalam aksi lenggak lenggok tubuh untuk menambah daya tarik dan minat pengunjung.\r\n\r\nTidak terkecuali dengan Orit Fox. Dia mencoba bermain-main dengan ular itu saat tampil di saluran televisi Spanyol Telecino. Awalnya, Fox mencoba mengajak ular sebesar lengan orang dewasa itu bercengkerama. Kedua tangannya memegangi ular itu dan mengangkatnya di depan muka sang model tersebut. Fox bahkan sempat menggoda ular tersebut dengan menjulurkan lidahnya di depan mulut ular itu.\r\n\r\nEntah karena menolak berciuman dengan sang model Israel itu, mult dan kepala ular yang hampir menempel ke lidah Fox itu tiba-tiba menukik ke arah bawah. Dan, upss, si ular malah menyasar payudara Fox yang dua-duanya menyembul lebih dari separuh bagiannya.\r\n\r\nUlar itu kemudian menggigit payudara kiri Fox yang kemudian panic dan berusaha menahan ular agar tidak menggigit lebih dalam lagi. Seorang kru dengan sigap turut membantu membebaskan Fox dari gigitan ular binal itu.\r\n\r\nSang model kemudian dilarikan ke rumah sakit dan disuntik antitetanus dan mendapatkan perawatan. Tetapi, yang sial justru si ular nakal itu. Reptil itu malah akhirnya mati setelah “menyosor’ buah dada Fox. Usut punya usut, si ular mati karena keracunan karena sempat mengisap payudara Orit Fox yang mengandung silikon. \r\n\r\nPERINGATAN BUAT YG SUKA NYOSOR … INI CONTOH AKIBATNYA: smile
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...