PT. Adi Sarana Armada, Tbk

Kegiatan Usaha : Penyewaan kendaraan bermotor/alat transportasi darat, jual beli kendaraan bekas, jasa pengurusan transportasi/logistik dan jasa penyediaan juru mudi Jumlah Emisi Saham : Sebanyak-banyaknya 1.360.000.000 (satu miliar tiga ratus enam puluh juta ) lembar saham Harga Penawaran : Rp360 - Rp600,- per lembar saham Penjamin Pelaksana : PT Bahana Securities dan PT Buana Capital Periode Bookbuilding : s/d 24 Oktober 2012
Multi Quote Quote
PT Adi Sarana Armada\r\nGd. Graha Kirana Lt. 6\r\nJl. Yos Sudarso No. 88\r\nJakarta Utara 14350\r\nIndonesia\r\nPhone | (62-21) 6583 7227\r\nFax | (62-21) 6583 7117\r\nsc@assarent.co.id\r\n\r\nDulu, rental kendaraan hanya kita kenal untuk kebutuhan pribadi yang bersifat harian. Kini sewa mobil banyak dimanfaatkan perusahaan sebagai solusi transportasi. Pertimbangan ini dipicu faktor biaya, tenaga dan resiko.\r\nAturan baru yang dikeluarkan Bank Indonesia mewajibkan Down Payment (DP) mobil minimal 30%. Selain menyebabkan distorsi bagi cash flow perusahaan, jumlah yang tidak sedikit ini bisa saja dialokasikan untuk kebutuhan ekspansi usaha atau memenuhi working capital perusahaan. Belum lagi resiko depresiasi tinggi yang harus dihadapi perusahaan setiap tahunnya.\r\nSaat membeli mobil, perusahaan bukan hanya membayar harga unitnya saja. Masih ada biaya-biaya langsung yang turut menyertai, seperti pajak. Bahkan, perusahaan seharusnya bisa menikmati tax shield bila memilih untuk mengalih-dayakan kebutuhan transportasinya. Pengeluaran ini akan dicatat sebagai expense. Angka Return on Asset (ROA) dan Current Ratio perusahaan pun dapat dipoles lebih cantik karena perusahaan terhindar dari penambahan aset dan utang dari pembelian kendaraan.\r\nDalam proses penyusunan anggaran, sewa mobil memberikan kejelasan alokasi pembebanan per cost center. Elemen risk transfer menjadi nilai tambah tersendiri karena perusahaan tidak perlu direpotkan dengan berbagai biaya tak terduga yang harus muncul saat servis atau kecelakaan. Seperti belum cukup, masih ada berbagai biaya lain untuk asuransi, perawatan kendaraan, sumber daya manusia dan lain sebagainya.\r\nPerusahaan tentu ingin semua sumber daya yang dimilikinya terfokus hanya pada core business. Menyewa mobil merupakan solusi transportasi yang sederhana. Perusahaan hanya perlu membayar sewa mobil bulanannya, tanpa harus direcoki begitu banyak tagihan yang menyedot perhatian.\r\nASSA Rent hadir dengan solusi total untuk memenuhi kebutuhan penyewaan mobil perusahaan. Pelanggan juga tidak perlu was-was dengan kebutuhan jasa pengemudi/ driver handal. Hingga kini, ASSA Rent mengelola lebih dari 2 ribu driver dengan standar SMART driver (Sehat, Melayani, Ahli, Rapi dan Terpercaya) dan safety driving.\r\nSemua produk ASSA Rent didukung oleh sistem penunjang terintegrasi, di antaranya Call Center 24 jam by Avaya, Emergency Road Assistance 24 jam, iStar support system dan asuransi kecelakaan.\r\nSebagai salah satu pemain terbesar di industri rental kendaraan, ASSA Rent juga terbuka pada peluang-peluang bisnis baru. Bila perusahaan Anda membutuhkan solusi transportasi yang mumpuni dan terpercaya, segera hubungi kami di 500-369.\r\n\r\nSistem manajemen terpadu berstandar internasional yang dibuktikan dengan sertifikasi ISO 9001:2008, ISO 14001:2004 dan OHSAS 18001:2007 yang dimiliki ASSA Rent merupakan bukti komitmen ASSA untuk selalu memberikan kualitas pelayanan terbaik dengan standar mutu yang dijaga ketat. ASSA Rent juga senantiasa memperhatikan aspek lingkungan dan keamanan dalam setiap produknya.\r\n\r\nASSA Rent (dahulu Adira Rent) awalnya beroperasi dengan 819 unit di tahun 2003. Namun, di awal tahun 2011 ASSA Rent sudah memiliki lebih dari 8.000 armada. Dengan peningkatan rata-rata 30% setiap tahunnya, hal ini merupakan sebuah prestasi yang mengundang decak kagum. Tak ayal, perusahaan yang telah memiliki 26 cabang dan service point di kota-kota besar di Indonesia ini pun berhasil menyabet gelar sebagai Perusahaan Rental Mobil dengan Pertumbuhan Tertinggi di Indonesia (Rekor Bisnis 2011).\r\nMengawali 2012 dengan lebih dari 10.000 unit, ASSA Rent tetap dapat mempertahankan prestasinya dan kembali berhasil menyabet penghargaan dari Rebi sebagai “Perusahaan Rental Mobil Korporasi & Logistic Transporter dengan Pertumbuhan Tertinggi & Tercepat Selama 3 tahun Terakhir”.\r\n\r\nASSA Rent menerima penghargaan sebagai Indonesia’s Most Admired Companies (IMAC) 2011 dalam kategori Car Rental dari Bloomberg Business Week dan Frontier.Terpilihnya ASSA sebagai pemenang menunjukkan komitmen dan konsistensi ASSA Rent dalam meningkatkan Customer Satisfaction kemudian diimplementasikan terhadap kualitas pelayanan dan kualitas armada yang diberikan kepada para pelanggan, sehingga menjadikan ASSA Rent dipercaya masyarakat sebagai market leader dalam industri car rental.\r\n\r\nSebagai business unit dari ASSA yang telah berjalan sejak 2005, ASSA Logistics tumbuh dan berkembang dengan cepat dalam layanan transportasi dan warehouse komersial dengan positioning yang kuat sebagai mitra terpercaya dalam solusi layanan logistik. Atas kinerja dan prestasi luar biasa dalam hal kepemimpinan, inovasi teknologi, pelayanan pelanggan dan pengembangan strategi produk, ASSA Logistics berhasil mendapatkan penghargaan untuk kategori “Emerging Logistics Service Provider of the Year” (Perusahaan Penyedia Layanan Logistik Domestik dengan Pertumbuhan Terbaik tahun 2011) dalam Indonesia Excellence Award 2011 yang diselenggarakan oleh Frost & Sullivan, sebuah perusahaan konsultan manajemen dan riset bisnis internasional.\r\n\r\nMenyambut pertumbuhan pasar kendaraan rental yang kian meningkat di daerah-daerah, ASSA Rent terus melakukan pengembangan infrastruktur dengan melakukan relokasi dan pembangunan branch baru. Seperti, di Makassar, Medan, Bandung, Gresik, Lampung, dan Pekanbaru.\r\n\r\nCeruk peluang bisnis bagi industri sewa mobil melaju pesat seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat di Indonesia dan membuat banyak perusahaan bertumbuh besar. Alat transportasi pun semakin dibutuhkan untuk memudahkan mobilisasi demi kepentingan bisnis. "Sekarang memang banyak jasa sewa mobil yang berdiri atau tumbuh karena kebutuhan perusahaan semakin banyak. Baik itu transportasi karyawan hingga transportasi untuk mengangkut hasil tambang," Prodjo Sunarjanto, Presiden Direktur PT Adi Sarana Armada (ASSA), salah satu perusahaan sewa mobil perusahaan terbesar di Indonesia.\r\nDia mengakui sebelum ini industri sewa mobil untuk perusahaan memang sudah banyak pemainnya, tetapi dengan pertumbuhan ekonomi seperti ini membuat bisnis semakin menggiurkan. Oleh karena itu dia berharap ekonomi Indonesia bisa terus meningkat atau setidaknya terjaga agar ritme industri sewa mobil bisa terus bertahan. "Kalau pertumbuhan ekonomi jelek atau anjlok kayak waktu tahun 1998, ya kacau. Perusahaan pada bangkrut, tingkat sewa juga menurun drastis," ungkapnya.\r\nPendorong lainnya adalah persentase Return on Equity (ROE) atau rasio tingkat pengembalian atas modal yang tinggi yang mengindikasikan apakah perusahaan dikelola dengan baik dan efisien. Semakin tinggi persentase artinya semakin efisien sebuah perusahaan dikelola. "Perusahaan kami tahun ini menargetkan ROE mencapai 18%," harapnya. Dia menambahkan, model bisnis sewa mobil memang padat modal sehingga modal yang dibutuhkan tinggi.\r\nCara manajemen dan skema keuangan pun menjadi penting untuk menghasilkan keuntungan. "Banyak perusahaan yang salah menerapkan hal ini karena tidak menyadari industri ini memiliki skema yang berbeda, jadi banyak perusahaan yang tidak berkembang atau malah bisa tutup. Salah satu skema yang biasa terjadi adalah kompetisi dengan harga murah, tidak memperhitungkan banyak hal hingga akhirnya kekurangan dana untuk berkembang," tambahnya. Oleh karena itu, ASSA memutuskan tidak akan main banting-bantingan harga.\r\nRisiko yang tersebar juga menjadi andalan industri sewa mobil untuk terus melaju pertumbuhannya. Prodjo menjelaskan, banyak bank yang berminat memberikan pinjaman karena kemungkinan gagal bayar sangat kecil. Alasannya, industri sewa mobil merupakan bisnis padat modal berupa mobil atau kendaraan lainnya. Modal ini pun bisa dicairkan dengan cara menjual sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.\r\n"Kita kan bisnis padat modal, banyak mobil yang kita miliki yang harganya minimal Rp 150 juta. Kalau ada utang atau apa-apa yang butuh uang kita tinggal jual. Apalagi kalau ekonomi sedang anjlok berarti harga mobil dan kurs dolar meningkat, artinya harga jual mobil bekas juga meningkat. Pengalaman saya waktu tahun 1998, harga mobil Rp 30 juta bisa dijual Rp 100 juta," jelasnya. Hal ini membuat risiko perusahaan tersebar sehingga cenderung lebih aman. "Oleh karena itu, bank juga selalu siap meminjamkan uangnya karena senang dengan bisnis model industri sewa mobil," tegasnya.\r\n\r\nMenyambut hari Lebaran nan suci, masyarakat Indonesia pun beranjak pulang ke kampung halaman, bertemu sanak saudara yang telah lama tak berjumpa. Untuk membantu mewujudkan tradisi mudik dan bertemu keluarga tercinta, PT Adi Sarana Armada (ASSA) meluncurkan program mudik Lebaran 2012, yaitu "Mudik Nyaman Bareng ASSA".\r\nProgam mudik Lebaran ini akan berlaku sejak 14 Agustus 2012 hingga 25 Agustus 2012 dan dilakukan serempak di lebih dari 30 jaringan ASSA yang tersebar di seluruh Indonesia. Mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, hingga keluar Pulau Jawa. Dalam program ini terdapat dua paket sewa mobil yang ditawarkan, yaitu paket 7 hari dan 10 hari.\r\n"Bisnis ASSA biasanya bermain di sewa mobil jangka panjang dan tidak bermain di jangka pendek. Tapi kami berpikirASSA harus memberikan sesuatu untuk mendukung terselanggaranya mudik saat ini," ujar Maickel Tilon, Direktur ASSA. Dia menambahkan, jasa ASSA sendiri dibutuhkan karena meningkatnya permintaan masyarakat akan jasa sewa mobil.\r\nProgram ini sendiri secara khusus akan ditawarkan kepada karyawan dari perusahaan-perusahaan yang telah menjadi mitra kerja ASSA selama ini. "Setelah ditawarkan kepada pihak korporasi, baru setelah itu ditawarkan kepada karyawan pihak-pihak yang direferensi mitra kerja," ujar Jany Candra, Direktur ASSA.\r\nJumlah armada yang akan dikerahkan ASSA untuk program sewa mobil ini sebanyak 10% dari total jumlah armada yang dimiliki saat ini. Hingga Agustus 2012, ASSA telah memiliki jumlah armada lebih dari 10 ribu armada sehingga yang akan disewakan kepada pemudik mencapai lebih dari seribu armada. "Kami ingin selalu memberikan pelayanan lebih kepada para mitra kerja kami," ujar Candra.\r\nProgram "Mudik Nyaman Bareng ASSA" bisa diatur sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan pelanggan. Sistem penyewaan yang akan digunakan adalah sistem penyewaan lepas kunci atau dengan jasa pengemudi. Tarif untuk paket tujuh hari dengan sistem lepas kunci berkisar antara Rp 3,5 juta hingga Rp 5,6 juta dan paket 10 hari berkisar antara Rp 4 juta hingga Rp 6,4 juta. Tambahan biaya antara Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu akan dikenakan jika waktu penyewaan bertambah setiap jamnya. Jenis mobil yang bisa dipilih umumnya tipe yang cocok untuk berkendara bersama keluarga.\r\nBagi yang mudik menggunakan pesawat dan bingung akan naik apa untuk mencapai kampung halaman tak perlu bingung. Dengan jaringan ASSA yang luas hingga ke area Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi, mudah bagi ASSA untuk memberikan berbagai kemudahan yang menguntungkan pemudik yang ingin sewa mobil. Mobil yang disewa akan diantarkan oleh ASSA ke bandara dan setelah itu penyewa bisa langsung menikmati mobil sewaannya, bisa dengan mengemudi sendiri ataupun menggunakan jasa pengemudi.\r\nASSA tak berhenti sampai disitu dalam menyediakan berbagai kemudahan. Tengok saja mobil pengganti, layanan darurat 24 jam, mobil service, bengkel rekanan, serta asuransi siap membantu \r\ndan melancarkan perjalanan mudik bersama orang-orang tercinta. Dengan adanya hal ini, diharapkan pemudik tak mengalami hambatan berarti dalam perjalanan mudiknya.\r\nSelain menawarkan kepada karyawan mitra kerja, tak lupa ASSA juga menyediakan berbagai macam paket sewa mobil untuk mitra kerjanya yang ada di berbagai macam industri terkait tradisi mudik ini. ASSA memberikan kesempatan kepada mitra kerja untuk merencakan dan memberikan fasilitas mudik kepada karyawannya sebagai sebuah bentuk penghargaan.\r\n\r\nASSA Rent sebagai salah satu perusahaan penyedia solusi transportasi terbesar di Indonesia, saat ini telah memiliki armada lebih dari 6000 unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Di bawah naungan TRIPUTRA GROUP, ASSA Rent yang pada saat berdirinya di tahun 2003 mengusung brand ADIRA Rental menyediakan layanan car rental, logistic, driver services, dan used car trading terus maju dan berkembang dengan cepat dan dinamis.\r\nDalam rangka memperkuat profil dan posisi perusahaan di dunia otomotif, meningkatkan brand image, dan menyediakan servis terbaik kepada para pelanggan, pada tahun 2010 yang lalu ASSA Rent melakukan perubahan dan berdiri mandiri terlepas dari brand ADIRA.\r\n\r\nASSA (PT Adi Sarana Armada) adalah salah satu perusahaan layanan transportasi terbesar di Indonesia yang menyediakan solusi transportasi yang mencakup penyewaan kendaraan untuk korporasi, logistik, serta layanan pengemudi.\r\nAwalnya, ASSA dirintis pada tahun 2003 dengan armada awal sejumlah 819 kendaraan di bawah nama Adira Rent. Pada bulan Oktober 2010, perusahaan resmi berganti nama menjadi ASSA, dengan komitmen utama untuk senantiasa menyediakan kualitas layanan terbaik dan menjadi "Trusted Partner in Transportation Services". Sistem manajemen mutu, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja juga dikedepankan. Semua hal tersebut direalisasikan melalui perolehan sertifikasi ISO 9001:2008, ISO 14001:2004 dan OHSAS 18001:2007.\r\nSeiring perkembangan usaha yang pesat, saat ini ASSA mengelola lebih dari 10.000 kendaraan dan 2.400 pengemudi, yang melayani lebih dari 500 korporasi di Indonesia. Kami juga telah memperluas wilayah layanan ke hampir semua kota besar utama dan memberikan jaminan kelancaran operasional melalui lebih dari 590 bengkel perbaikan resmi, dengan didukung layanan 24 jam dari ASSA Solution Center.\r\n\r\nMenyediakan solusi transportasi menyeluruh berupa sewa bulanan dan tahunan yang aman, nyaman dan terpercaya untuk mendukung kelancaran usaha korporasi. Tersedia berbagai pilihan kendaraan operasional baik dengan ataupun tanpa pengemudi sesuai kebutuhan perusahaan Anda.\r\nPilihan tepat untuk keperluan transportasi sewa harian dan mingguan dengan berbagai ragam oopsi yang dapat disesuaikan dengan jenis kebutuhan Anda.\r\nASSA Rent juga membantu perusahaan Anda untuk mengelola kendaraan yang disewa dengan sistem pooling. Pengaturan pemakaian kendaraan dan biaya dilakukan secara sistematis sesuai dengan kebutuhan operasional menggunakan sistem terintegrasi serta didukung dengan laporan dan analisa secara periodik untuk mencapai optimalisasi pemakaian unit dan efisiensi biaya perusahaan.\r\nASSA Logistics menyediakan layanan logistik terintegrasi penuh yang mencakup:\r\n Transportasi berbasis jumlah perjalanan\r\n Manajemen distribusi-pengiriman\r\nLayanan kami dirancang untuk berbagai jenis industri dan diimplementasikan secara terintegrasi dengan disesuaikan kepada kebutuhan dan permintaan pengguna.\r\nASSA Driver Services menyediakan tenaga pengemudi yang ramah, profesional, dan berpengalaman, yang siap untuk ditempatkan kapan saja, sehingga perusahaan Anda terbebas dari kerumitan proses rekrutmen, penempatan dan pengembangan para pengemudinya.\r\nPelengkap terbaru dalam bidang usaha ASSA adalah jasa jual beli mobil bekas berkualitas tinggi, baik secara ritel ataupun partai besar, dengan jaringan yang terus diperluas di berbagai kota utama di Indonesia.\r\n\r\nKeseluruhan sistem operasional ASSA terhubung dan terintegrasi penuh dengan program iSTAR, yang memungkinkan kantor pusat untuk berinteraksi dan memperoleh data dari kantor cabang dan perwakilan di seluruh Indonesia secara real time.\r\nKependekan dari Appearance, Quick response, Understanding cutomer, Courtesy, Accuracy, Right solution, dan Easy to access, yang merupakan standar pelayanan ASSA untuk memastikan pelanggan menerima kualitas pelayanan yang optimal dari staf kami.\r\nSemua kendaraan milik ASSA dilindungi oleh asuransi, yang merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan pelayanan yang aman, nyaman dan terstandarisasi.\r\nASSA menyediakan 24 hours emergency road assistance 7 hari seminggu untuk menjamin keamanan dan kenyamanan berkendara bagi pengguna mobil kami.\r\nMobil Servis siap dikirim untuk melakukan perbaikan kecil di tempat, sementara Motor Servis siap menjangkau lokasi yang lebih darurat. Teknisi kami selalu siap melayani sesuai jadwal servis.\r\nKami menyediakan Solution Center yang beroperasi 24 jam 7 hari seminggu menggunakan teknologi Avaya berstandar internasional, untuk memastikan agar kami dapat selalu membantu Anda kapan pun dibutuhkan, baik saat kendaraan mogok, terjadi kecelakaan, ataupun untuk memberi info mengenai layanan ASSA.\r\n\r\nKomisaris \r\nPresiden Komisaris Hadi Kasim\r\nKomisaris Ir. Rudyanto Hardjanto\r\nKomisaris Independen Thomas Honggo Setjokusumo\r\n\r\nDireksi \r\nPresiden Direktur Drs. Prodjo Sunarjanto\r\nDirektur Hindra Tanujaya\r\nDirektur Maickel Tilon\r\nDirektur Jany Candra\r\nDirektur Tidak Terafiliasi Rallyati Arianto Wibowo\r\n\r\nHadi Kasim, Presiden Komisaris\r\nWarga Negara Indonesia, 53 tahun.\r\nLahir di Jakarta pada tanggal 14 Maret 1959. Beliau meraih gelar Diplom-Ingenieur bidang studi Arsitektur dari jurusan Manajemen Proyek dari Technische Hochschile Braunschweig, Jerman pada tahun 1989 dan meraih Certificate dari jurusan Arsitektur dari Fh Rheinland - Pfalz, Mainz, Jerman pada tahun 1988.\r\nMenjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2011. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris PT Agro Multi Persada (2011-sekarang), Direktur PT Trikirana Investindo Prima (2010-sekarang), Komisaris PT Garmindo Bina Utama (2010-sekarang), PT Triputra Agro Persada (2010-sekarang), Komisaris PT Daya Adira Mustika (2009-sekarang), Komisaris PT Dharma Polimetal (2009-sekarang), Presiden Komisaris PT Puninar Sarana Raya (2009-sekarang), Presiden Komisaris PT Intra Investindo Prima (2008-sekarang), Presiden Komisaris PT Pakoakuina (2008-sekarang), Presiden Komisaris PT Inkoasku (2008-sekarang), Presiden Direktur PT Triputra Investindo Arya (2008-sekarang) dan Komisaris PT Binabusa Internusa (2005-sekarang). Sebelumnya beliau juga pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris Perseroan (2009-2011), Komisaris PT Puninar Raya (2009-2011), Presiden Komisaris PT Palingda Nasional (2008-2011), Presiden Direktur PT Inkoasku, PT Palingda Nasional, PT Pakoakuina (1999-200smile, Manajer Umum PT Tridarma Wisesa (1996-199smile, Direktur Pengelolaan PT Mitra Kumkang Shoe (1994-1996), Manajer Proyek PT Dharma Polimetal & PT Taiyo Arya Nugraha (1990-1994), Arsitek, DYCKERHOFF UND WIDMANN GMBH, Jerman (198smile dan Asisten Instruktur Tingkat Universitas dalam Institute Ujian Materi - ARMSTADT Jerman (1983-1987).\r\n\r\nDrs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati, Presiden Direktur\r\nWarga Negara Indonesia, 52 tahun.\r\nLahir di Malang pada tanggal 30 November 1959. Beliau meraih gelar Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 2010 dan meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1985.\r\nMenjabat sebagai Presiden Direktur sejak tahun 2011. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Astra International - Toyota Sales Operation (Auto 2000) (2005-2010), Pengurus Koperasi Astra (2000-2010), Komisaris PT Serasi Autoraya (2006-2007), Presiden Komisaris\r\nPT Toyo Fuji Logistic (2005-2007), Direktur Astra Mitra Ventura (2000-2005), Presiden Direktur PT Serasi Autoraya (1994-2005), Presiden Direktur PT Brahmayasa Bahtera (1994-2000), General Manager PT Serasi Autoraya (1991-1994), Direktur Pengelolaan PT Uagasakti, General Manager PT HARFIT dan Corporate Controller CCM Holding Company (1987-1990), Corporate Controller Putera Group, Manajer Umum Putih Purname dan Manajer Akuntansi dan Keuangan PT PUPAR (1983-1987) dan Auditor KAP Sidharta & Co (1982-1983).
Multi Quote Quote
Dalam tempo lima tahun, PT Adi Sarana Armada (Assa Rent) sembuh dari sakit dan mampu tumbuh pesat mengembangkan unit bisnis baru. Tahun ini, perusahaan penyedia jasa sewa mobil ini berharap sudah melantai di bursa saham. Bagaimana perjalanan Assa Rent ini dan strategi ke depan? Berikut penuturan Prodjo Sunarjanto, Presiden Direktur Assa Rent, kepada Andri Indradie, wartawan KONTAN, Rabu (3/10).\r\n\r\nMenurut sejarahnya, perusahaan ini berdiri tahun 2003 dengan nama Adira Rent. Kemudian, Bank Danamon membeli unit bisnis finance (asuransi dan perusahaan pembiayaan) bersama dengan brand “Adira”. Karena perjanjian itulah, Adira Rent kemudian berubah menjadi Assa Rent pada Oktober 2010.\r\n\r\nDulu, perusahaan ini masih kecil dan keadaannya terseok-seok karena orang yang pegang bukan yang berpengalaman di bisnis ini. Pada 2007, pemegang saham (Theodore Permadi Rachmat) mengundang saya masuk untuk memperbaiki dan melakukan perubahan. Turn around. Agar turn around punya speed, saya ajak tim yang dulu pernah bekerja bersama dengan saya. Saya sendirian tidak mungkin bisa.\r\n\r\nKalau baru masuk, biasanya kan pelajari dulu, business model-nya seperti apa, industrinya bagaimana, key success factor-nya apa saja, mana yang merupakan competitive advantage kami. Untuk bisa sukses, apa yang harus dilakukan. Nah, itu kami pelajari, pilih, dan kami yakini. Kalau kami bisa sempurna dalam proses di poin-poin ini, kami akan unggul dalam persaingan. Sehingga, gerak majunya juga makin cepat.\r\n\r\nSelama lima tahun, bersama tim, saya membenahi sumber daya manusia (SDM), sistem, business model, termasuk funding-nya. Kami berhasil melakukan turn around dengan metode top-down. Anda tahu, tidak bisa melakukan perubahan dengan model demokrasi atau bottom-up.\r\n\r\nSekarang, turn around itu sudah selesai. Sistem sudah terbangun dengan baik, pelayanan sudah baik dan customer mengapresiasi. Bahkan, atas permintaan mereka juga, unit bisnis kami berkembang dari hanya jasa rental mobil, sekarang menjadi jasa transportasi untuk logistik, car pooling, jual mobil bekas (galeri mobil), dan driver services.\r\n\r\nLima tahun pertama adalah tahap pembenahan, lima tahun berikutnya harus growth. Seperti sekarang ini, kami sudah mulai growth. Saya selalu terapkan five years planning. Tentu saja ada rencana tiap tahun.\r\n\r\nNah, untuk growth, kami juga harus melihat, apa key success factor-nya. Apakah orang, teknologi, infrastruktur, atau apa? Kami juga pilah-pilah itu. Di masa lima tahun ini, mulailah dari level middle manager kami ajak partisipatif agar mereka bisa menerjemahkan plan ke dalam action. Tidak lagi top-down, tapi juga bottom-up. Nama proses ini negosiasi.\r\n\r\nSekarang, kami punya sekitar 10.000 kendaraan, dengan customer sekitar 500 korporasi, 2.400 driver, 14 cabang, dan sekitar 590 bengkel perbaikan resmi. Tahun ini, saya ingin fokus ekspansif pada core business yang ada dulu, sembari mengadakan pengembangan SDM, infrastruktur, dan modal.\r\n\r\nKalau core business mau berkembang, otomatis kami juga membutuhkan pengembangan SDM dan infrastruktur. Nah, untuk semua ekspansi itu, butuh modal. Karena, selama ini kami memang punya keterbatasan modal. Kenapa? Karena bisnis ini sangat padat modal. Tanpa dana baru, pertumbuhan bisnis ini terbatas.\r\n\r\nDalam strategic plans, kami memiliki berbagai alternatif pendanaan. Biasanya, kan, minta pemegang saham, pinjam bank, menerbitkan obligasi, atau IPO (initial public offering) alias jual saham perdana di bursa.\r\n\r\nKalau terus-terusan meminta pemegang saham, mereka biasanya mulai alergi. Kami harus mandiri. Pinjam bank sudah sering, biasanya sekitar Rp 750-an miliar. Menerbitkan obligasi juga bisa. Namun, kini, kami mulai memikirkan rencana untuk IPO.\r\n\r\nRencananya, sekitar 30% saham akan kami lepas dengan target meraup dana antara Rp 500 miliar–Rp 600 miliar, tergantung situasi pasar. Sebagian hasil IPO ini nanti untuk melunasi utang, sebagian besar lainnya untuk ekspansi. Perinciannya ekspansi bisnis itu sekitar 20% untuk mengembangkan infrastruktur dan 80% untuk membeli mobil baru.\r\n\r\nKenapa infrastruktur? Kunci sukses di bisnis ini kan, antara lain, SDM yang kuat, sistem teknologi yang terintegrasi, punya outlet dan bengkel di mana-mana, serta pelayanan yang bagus dan memberi solusi.\r\n\r\nFokus bisnis kami ini adalah nasabah korporasi. Mereka ini biasanya mengutamakan pelayanan, keandalan, dan solusi. Kalau kami tak bisa kasih solusi, apa bedanya kami dengan jasa rental “yang di pinggir-pinggir jalan”? Iya, kan?\r\n\r\nUntuk target jangka sangat panjang, terpikir juga bisnis ke warehousing. Tetapi, saat ini, saya rasa belum bisa. Karena, kami juga harus melihat kekuatan cash flow. Penyewaan warehouse tidak seperti mobil yang bisa dijual. Tapi, menurut saya, prospek warehousing cukup bagus walaupun banyak yang harus dipersiapkan, seperti sistem, keamanan, dan tetek bengek lain-lainnya.\r\n\r\nKekuatan dan ancaman\r\n\r\nModel bisnis perusahaan ini padat modal (capital intensive). Kami memiliki sekitar 10.000 mobil, itu senilai sekitar Rp 1,6 triliun. Dalam lima tahun ke depan, kami menargetkan mobil bisa mencapai 22.000 kendaraan. Itu target minimum. Artinya, uang yang kita sediakan harus sebesar Rp 1,6 triliun lebih. Okelah, misalnya, memperoleh pinjaman dari bank, tapi duit sendiri kan harus punya. Misalnya, bank minta 30% aja. Itu sudah Rp 400-an miliar.\r\n\r\nMeski demikian, saya yakin pasar di bisnis ini sangat besar. Karena, bagaimana pun transportasi masih sangat dibutuhkan.\r\n\r\nMari coba kita lihat market size-nya. Dari total penjualan mobil, misalnya mencapai satu juta unit kendaraan, sekitar 30% atau katakanlah sekitar 300.000, itu korporasi. Kalau dalam lima tahun ke depan, artinya ada sekitar 1,5 juta kendaraan. Dari jumlah itu, terlihat peluang yang besar untuk bisnis ini.\r\n\r\nKarena itu, kami menargetkan aset kendaraan kami bisa tumbuh menjadi 22.000 unit. Saya masih optimistis bisa growth. Sekarang ini saja, bisnis kami tumbuh sekitar 30% per tahun.\r\n\r\nApa kekuatan saya? Pertama, tim yang kuat. Di tempat kami, koordinasi dan jenjang antarlevel tidak “panjang”. Ini justru mendukung karena tim jadi kuat.\r\n\r\nKedua, budaya perusahaan. Kami punya filosofi AQUCARE (Appearance, Quick response, Understanding customer, Courtesy, Accuracy, Right Solution, dan Easy to access). Ini semacam tools “bahasa” untuk menerjemahkan pelayanan menjadi action.\r\n\r\nKetiga, dukungan pemegang saham. Untuk mendukung perusahaan ini, pemegang saham bervisi jangka panjang. Mereka harus seperti industrialis, tidak seperti trader. Kalau mental trader kan dua tahun uang harus kembali. Di bisnis ini tidak bisa begitu. Harus punya passion jangka panjang.\r\n\r\nApa yang paling saya takutkan adalah kondisi ekonomi Indonesia. Ini yang paling mengancam bisnis seperti ini. Apa yang jadi concern saya adalah para karyawan.\r\n\r\nMaka, saya bikin sesering mungkin karyawan tidak menetap lama di satu unit bisnis saja, tetapi muter agar punya skill yang variatif. Selain itu, juga ada penumbuhan semangat entrepreneurship. Jadi, kalau nanti ada sesuatu karena kondisi ekonomi, mereka masih bisa bertahan.\r\n\r\nBanyaknya kompetitor tidak akan menjadi ancaman bagi Assa Rent. Market ini masih sangat besar. Semua masih bisa tumbuh tinggi.
Multi Quote Quote
Triputra Grup, baby astra
Multi Quote Quote
….kalo Om Ben yang borong nich saham, gimane yach…..hi…hi….. smile smile smile smile
Multi Quote Quote
Jadwal Penawaran Umum: (tentative) Masa Penawaran Awal : 15-25 October 2012 Pernyataan efektif : 02 November 2012 Penawaran : 06-07 November 2012 Penjatahan : 08 November 2012 Distribusi Saham Elektronik : 09 November 2012 Refund : 09 November 2012 Pencatatan di BEI : 12 November 2012 Kisaran PER : 9.5x - 15.0x PER Industry : 21.9x Perseroan merupakan bagian dari Grup Triputra yang merupakan kelompok usaha yang dikelola dan dimiliki oleh T.P. Rachmat. Grup Triputra bergerak di berbagai sektor usaha antara lain agribisnis, manufaktur, pertambangan dan jasa perdagangan. Penawaran Umum PT Adi Sarana Armada Tbk melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak-banyaknya sejumlah 1,360,000,000 saham biasa dengan nilai nominal Rp 100 setiap lembar saham yang mewakili 40.03% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum, yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp 360 -Rp 600 per lembar saham. Perseroan juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (ESA) sebanyak-banyaknya 68,000,000 saham atau sebanyak-banyaknya 5.0% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum. Adapun rencana penggunaan dana hasil penawaran umum ini adalah sebagai berikut: 1. Sebesar 58.00% akan digunakan untuk penambahan armada atau kendaraan baru; 2. Sekitar 32.00% akan pembayaran pinjaman bank Perseroan; dan 3. Sekitar 10.0% untuk pengembangan infrastruktur dan jaringan usaha. Pelanggan terbesar ASSA Rent adalah PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), PT Circleka Indonesia Utama, PT Coca Cola Distribution Indonesia dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP). 30 Juni 2012: - Pendapatan = 353.61 m - Laba komprehensif = 10.59 m - Liabilities = 1,369.13 m - Equity = 203.14 m - NPM = 2.99% - DER = 6.74 kali Margin keuntungan bersihnya tipis karena laba operasional mesti mengcover beban bunga utang yang besar. Dengan IPO, jumlah utang bank akan menurun drastis.
Multi Quote Quote
Sektornya sih ‘'males’' yah…. tapi ‘'manajemen / owner’'nya yg sepertinya oke… Ikutan pesen bung H.Sanjay ?? smile
Multi Quote Quote
Sektornya sih ‘'males’' yah…. tapi ‘'manajemen / owner’'nya yg sepertinya oke… Ikutan pesen bung H.Sanjay ?? smile smile smile smile masih ragu2. ada 2 kendala: underwriternya kartu mati, bisnisnya low profit. smile smile smile
Multi Quote Quote
Sektornya sih ‘'males’' yah…. tapi ‘'manajemen / owner’'nya yg sepertinya oke… Ikutan pesen bung H.Sanjay ?? smile smile smile smile masih ragu2. ada 2 kendala: underwriternya kartu mati, bisnisnya low profit. smile smile smile satu lagi…kode sahamnya bukan NEHI kan…. smile smile smile :rofl: :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
Sektornya sih ‘'males’' yah…. tapi ‘'manajemen / owner’'nya yg sepertinya oke… Ikutan pesen bung H.Sanjay ?? smile smile smile smile masih ragu2. ada 2 kendala: underwriternya kartu mati, bisnisnya low profit. smile smile smile satu lagi…kode sahamnya bukan NEHI kan…. smile smile smile :rofl: :rofl: :rofl: smile smile smile kodenya kemungkinan: assa. smile smile smile
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...