PT. INTI BANGUN SEJAHTERA, TBK

PT Inti Bangun Sejahtera Tbk menawarkan harga saham perdana di kisaran Rp950-Rp1.250 per saham.\r\n\r\n“Dalam rangka penawaran perdana ini, Perseroan akan melepaskan sebanyak-banyaknya 154.247.000 lembar saham atau setara dengan 15 persen dari seluruh jumlah saham setelah Penawaran Umum Perdana ini dengan nilai nominal sebesar Rp500 per lembar saham dan ditawarkan pada kisaran harga Rp950 – Rp1.250 per saham,” ujar Direktur Utama IBS, Andrie Tjioe, Senin (30/7/2012).\r\n\r\nSementara itu, Associate Director PT Sinarmas Sekuritas, Datin Rasidah mengatakan, pihaknya akan menawarkan saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk kepada investor institusi dan ritel.\r\n\r\nDirektur Utama PT Inti Bangun Sejahtera Tbk, Andrie Tjioe menuturkan, perseroan menerapkan sistem teknologi monitoring terkini dalam memantau dan melakukan sistem reporting yang hampir mendekati real time. Selain itu, secara otomatis memberikan data lapangan yang terkait dengan menara dari waktu ke waktu.\r\n\r\nSistem monitoring ini dilengkapi dengan piranti lunak untuk menyimpan segala informasi di setiap menara sehingga segala percepatan arus informasi dan akurasi data dapat terjaga.\r\n\r\nPerseroan yang bergerak di bidang usaha penunjang telekomunikasi ini menawarkan 154.247.000 lembar saham atau setara 15% dari seluruh saham setelah penawaran umum perdana dengan nilai nominal sebesar Rp500 per saham.\r\n\r\nDana hasil penawaran sekitar 85% akan digunakan untuk pembiayaan modal investasi baik untuk akuisisi menara dan pembangunan menara. Sisanya digunakan untuk modal kerja.\r\n\r\nMasa penawaran umum pada 23-27 Agustus 2012. Pencatatan pada 31 Agustus 2012. Perseroan telah menunjuk PT OSK Nusadana Securities Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas.\r\n\r\nSaat ini Perseroan telah memiliki perjanjian kerjasama jangka panjang dengan seluruh operator telekomunikasi, penyedia layanan Wimax dan perusahaan lain membutuhkan bandwidth coverage.
Multi Quote Quote
Perusahaan penunjang telekomunikasi PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) Tbk mengalokasikan 85% dana hasil penawaran umum perdana (IPO) untuk pembiayaan investasi membangun menara.\r\n\r\n"Kami akan mengalokasikan 85% untuk akuisisi menara dan pembangunan menara dan sisanya digunakan untuk modal kerja," kata Direktur Utama IBS Andrie Tjioe kepada pers di Jakarta, Senin.\r\n\r\nData IBS menyebutkan dalam rangka penawaran perdana perseroan akan melepaskan sebanyak-banyaknya 154.247.000 lembar saham atau setara dengan 15% dari seluruh jumlah saham setelah IPO tersebut dengan nilai niminal sebesar Rp500 per lembar saham. Namun, IBS belum menyebutkan kisaran harga yang ditawarkan untuk IPO.\r\n\r\n"Masa Penawaran Umum direncanakan akan berlangsung pada tanggal 23-27 Agustus 2012 dan mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 31 Agustus 2012," katanya.\r\n\r\nAndrie mengatakan dalam menjalankan usahanya Perseroan menerapkan sistem teknologi monitoring terkini dalam memantau dan melakukan sistem reporting yang hampir mendekati real time dan secara otomatis memberikan data lapangan yang terkait dengan menara dari waktu ke waktu.\r\n\r\n"Sistem monitoring ini juga dilengkapi dengan piranti lunak untuk menyimpan segala informasi di setiap menara sehingga segala percepatan arus informasi dan akurasi data dapat terjaga," katanya.\r\n\r\nSaat ini perseroan telah memiliki perjanjian kerja sama jangka panjang dengan seluruh operator telekomunikasi seperti Indosat, Flexi, Esia, serta penyedia layanan Wimax maupun perusahaan lainnya yang membutuhkan bandwidth coverage.\r\n\r\nIBS berdiri sejak 2006 dan memulai usahanya pada 2007 dengan berfokus pada jasa penyediaan penguatan sinyal (in building solution). "IBS mulai melihat bisnis menara telekomunikasi yang sangat menjanjikan pada 2009 lalu, dan pada 2011 kami mengakuisisi lebih dari 1.870 menara di Indonesia,” katanya.
Multi Quote Quote
PT Inti Bangun Sejahtera Tbk menargetkan pendapatan sekitar Rp400 miliar pada 2012. Hingga kuartal pertama 2012, perseroan baru meraih pendapatan sekitar Rp120 miliar. "Kami menargetkan pendapatan sebesar Rp400 miliar pada 2012. Pada kuartal pertama 2012 kami telah memperoleh pendapatan sekitar Rp120 miliar dan laba sebesar Rp268 miliar. Sedangkan Ebitda sebesar 85% dari pendapatan," ujar Direktur PT Inti Bangun Sejahtera Tbk, Stefanus Sudyatmiko, Senin (30/7/2012). Lebih lanjut ia mengatakan, laba bersih perseroan lebih besar dari pendapatan karena ada gain fair value fixed asset yang besar sehingga dicatatkan di laba. Selain itu, Perseroan akan membangun menara sekitar 150 -300 pada 2012. Satu pembangunan menara sekitar Rp1 miliar. "Kami membutuhkan dana sekitar Rp300 miliar dari pembangunan menara tersebut," kata Stefanus. Stefanus mengatakan, perseroan juga mengharapkan pertumbuhan laba signifikan pada 2012. Hal itu didukung dari pertumbuhan pendapatan pada 2012. Perseroan juga akan membangun 50 menara pada 2012, dan tahun 2013 sebesar 250 menara. Pada 2011, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp82 miliar. Perseroan berdiri sejak 2006 dan memulai usaha 2007 dengan berfokus pada jasa penyediaan penguatan sinyal (in-building solution). Perseroan memiliki induk usaha yaitu PT Infrastruktur Bisnis Sejahtera yaitu in building solution dan tower. Pada Maret 2012, perseroan melakukan spin off usaha in building dengan tower. "Kami mulai melakukan akuisisi sejak 2009. Lalu kami melakukan akuisisi dalam jumlah besar pada akhir tahun 2011 karena melihat bisnis tower yang cukup menjanjikan. Kami telah mengakuisisi lebih dari 1.870 menara yang tersebar dengan sebagian besar konsentrasi di Jawa, Bali, dan Sumatra," kata Stefanus.
Multi Quote Quote
smile smile smile kenapa ada osk nusantara? bikin bete aja! smile smile smile
Multi Quote Quote
smile smile smile kenapa ada osk nusantara? bikin bete aja! smile smile smile OSK Nusadana bung, bukan Nusantara smile
Multi Quote Quote
smile smile smile kenapa ada osk nusantara? bikin bete aja! smile smile smile OSK Nusadana bung, bukan Nusantara smile smile smile smile iya, boss. thanks! kinerja calon emiten sebenarnya cukup baik, tapi sayangnya ada si kartu mati osk jadi u.w, jadi ane pilih jadi penonton aja. smile smile smile
Multi Quote Quote
KSC-ers ada yg ikut? ane tertarik sama ipo yg satu ini tp koki nya ada OSK nya sich jadi ada ragu overview dari DH: http://www.sinarmassekuritas.co.id/download%5CIPO%20INTI%20BANGUN%20SEJAHTERA.pdf barusan ketemu dari LK DSSA: smile Pada tanggal 27 Desember 2011, Perusahaan menandatangani perjanjian jual beli infrastruktur dengan PT Inti Bangun Sejahtera (IBS), pihak ketiga. Perusahaan menjual 1.211 menara telekomunikasi beserta sarana-sarana penunjangnya yang telah beroperasi penuh dan 93 menara telekomunikasi yang masih dalam tahap penyelesaian kepada IBS dengan harga jual sebesar Rp 690.380.000.000. IBS telah menerbitkan obligasi konversi kepada Perusahaan dengan nilai nominal sebesar Rp 690.380.000.000 sebagai pembayaran atas transaksi jual beli menara telekomunikasi. Obligasi konversi tersebut jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2013 dengan tingkat bunga 3% per tahun. ps: buat moderator kl boleh thread ini di merge sama yg ane buat: http://klubsaham.com/index.php?name=PNphpBB2&file=viewtopic&t=12960&start=0&postdays=0&postorder=asc&highlight=
Multi Quote Quote
OSK nusadana emang track record IPO nya busuk banget ya ? contohnya apa bro ? kalau sinarmas sekuritas gimana trackrecordnya ?
Multi Quote Quote
jawa itu aja yg buat trauma osk: bsde, jawa, gpra, dssa, roti, ipol, mbss dh: bsim, ptis, gems, tele
Multi Quote Quote
Denger2 pada cuma dapet 1-2 lot ya?
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...