Tarik Ulur Subsidi BBM tak berujung......

18 Kasus dalam jangka waktu Setahun http://data.tribunnews.com/foto/berita/2012/6/2/Kebakaran_Busway_1.jpg Yang ditutupi adalah CONVERTER KIT BBGnya bikinan mana dan kemungkinan inilah yang menjadi penyebabnya? Kamis, 20.10.2011Bus Transjakarta jurusan Pinangranti - Pluit Kamis pagi meledak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas Pinangranti, Jakarta Timur. Meledaknya bus Transjakarta koridor 9 itu terjadi saat pengisian bahan bakar gas. Akibat kejadian itu, 2 pramudi bus Transjakarta dan satu petugas BBG mengalami luka.
Multi Quote Quote
Sasaran Konverter BBG Pemerintah Tak Jelas Walau kerap diberitakan bahwa pemerintah sudah menyediakan 15.000 konverter BBG untuk kendaraan umum dan instansi pemerintahan, peruntukkannya masih dinilai mengambang. Perwakilan dari konsultan jenis BBG CNG menyebut bahwa konverter BBG yang disediakan tidak secara jelas disebutkan untuk tipe mesin berbahan bakar bensin ataukah diesel solar. "Kapasitas mesin berbeda-beda. Ada 1.300 cc, 1.400 cc, 1.500 cc, dan 1.600 cc. Lantas apakah cocok untuk bensin dan diesel," ungkap Direktur PT Setindo Raya Erwin Wijaya di Kementerian ESDM, Jakarta. Atas tolok ukur tersebut, dia mengimbau perlunya konverter yang sekiranya bisa digunakan untuk mengakomodasi semua faktor. Ia bersama timnya pun mengaku sedang mengembangkannya. "Jika peruntukannya tidak tepat, bisa jadi mobil bermasalah gara-gara pakai konverter," ungkapnya. Ia juga memaparkan bahwa komposisi gas berbeda-beda, bisa mengandung metan 70 persen, bisa pula 95 persen. Dengan demikian walaupun gas alam cenderung murah dan tidak perlu banyak proses, perlu diperhatikan bahwa komposisinya tidaklah sama. Converter Kit dibagi-bagikan ke Angkot2 hanya untuk dapat cairkan "duit proyek", mau dipakai terus atau kagak EGP……. Emang Gue Pikirin smile(
Multi Quote Quote
Pemerintah Anggarkan Rp 15 Miliar untuk Konverter BBG Pemerintah secara bertahap memanfaatkan anggaran dua kementerian pada masa awal konversi BBM ke BBG. Setelah sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan anggaran dan sudah mulai dimanfaatkan dengan menyediakan dan memasangkan perangkat konverter ke sejumlah kendaraan umum, kini giliran Kementerian Perindustrian mengambil peran. "Tahun ini, sudah mulai pakai anggaran Kementerian ESDM. Tahun depan, anggaran Kementerian Perindustrian," ujar Menteri Perindustrian, MS Hidayat, di Kementerian ESDM, Jakarta, seraya menambahkan bahwa anggaran dari kementeriannya Rp. 500 miliar - Rp. 600 miliar untuk teknologi ini. Ia juga menginformasikan bahwa di tahun ini Kementerian ESDM sudah menyediakan sekitar 15.000 konverter BBG, yang terbagi menjadi 14.000 unit untuk angkutan umum dan 1.000 unit untuk percontohan, antara lain kendaraan dinas pemerintah. Perangkat tersebut disediakan secara impor. Program konversi ini pun dinilai harus didukung sejumlah hal, termasuk ketersediaan pasokan BBG, stasiun pengisian BBG, dan konverter itu sendiri. "Kita sambil mempersiapkan industrinya di Indonesia, termasuk BUMN dan investor asing," tambahnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian ESDM membuka tender dalam pengadaan konverter BBG. Mereka mendorong pihak swasta untuk bekerja sama dengan turut serta menyediakan konverter kit untuk menyukseskan kebijakan ini.
Multi Quote Quote
Pertamina: Bensin Premium Bakal Habis 19 November 2012 Jakarta - PT Pertamina (Persero) memperkirakan kuota Premium yang telah ditetapkan dalam APBN-P 2012 sebesar 24,37 juta Kilo Liter (KL) akan habis pada 19 November 2012. Menurut Direktur Pemasaran dan Niaga baru Pertamina, Hanung Budya Yuktyanta, perkiraan tersebut berdasarkan realisasi kuota Premium hingga 31 Mei 2012 yang telah mencapai 11,22 juta KL atau 110,8 persen dari kuota bulan Mei sebesar 10,12 juta KL. "Melihat profil penyaluran sampai dengan tanggal 31 Mei 2012 dan kebijakan konsumsi BBM PSO mulai Juni 2012, volume kuota untuk produk Premium akan habis pada tanggal 19 November 2012," imbuh Hanung di DPR, Jakarta, Senin (25/6/2012). Hanung menjelaskan, penyebab meledaknya kuota Premium adalah melonjaknya penjualan mobil yang mencapai 338 ribu unit dari bulan Januri hingga April 2012 serta naiknya harga minyak dunia sehingga menimbulkan disparitas harga antara BBM bersubsidi dan non subsidi. "Disparitas harga memicu kemungkinan adanya penimbunan BBM oleh pihak-pihak yang tindak bertanggung jawab yang dapat berdampak pada meningkatnya konsumsi BBM secara signifikan," imbuh Hanung. Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana mengatakan DPR dan pemerintah secara serius akan memikirkan masalah meledaknya kuota premium bersubsidi yang disalurkan oleh Pertamina. Menurutnya, mobil mewah yang menggunakan BBM bersubsidi masih menjadi salah satu faktor penyebab membengkaknya kuota BBM bersubsidi tersebut. "Mobil mewah kan masih sebatas himbauan yang dipaksa menggunakan BBM bersubsidi itu mobil dinas pemerintah, BUMN, perkebunan dan pertambangan yang lain kan masih belum," tegasnya.
Multi Quote Quote
PGN Ingin ‘'Dikerdilkan’' Peranannya Seperti Pertamina Dulu Jakarta - Pengamat BUMN, Muhammad Said Didu mengungkapkan ada agenda tersembunyi dibalik kisruh harga gas di hilir dan hulu. Dirinya melihat ada upaya ingin mengecilkan peran PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). "Ini sama terjadi dengan PT Pertamina dulu, lihat saja saat ini Pertamina harus bersaing mati-matian untuk dapat proyek Migas di Indonesia, ini saya rasa sama, PGN akan dikerdilkan perannya," kata Said kepada detikFinance, Senin (9/7/2012). Menurut Said, dirinya menduga seperti program diversifikasi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) nantinya akan membuat peran PGN semakin besar. "Jika program diversifikasi BBM ke BBG ini berjalan lancar,maka tidak ada lagi yang bisa menandingi PGN, yang seperti inilah ada orang-orang yang ingin menghalanginya," ujar Said. Apalagi menurut Said, ada pernyataan yang bilang pipa milik PGN seharusnya open accsess agar pihak lain bisa juga menggunakan. "Kenapa harus dipaksa PGN open-accsess, pipanya milik PGN sendiri, hak-nya dia dong mau dipakai sendiri, yang bangun pipa dari uangnya (PGN) sendiri bukan orang-orang yang minta tersebut," tegas Said. Untuk itu dirinya meminta agar pemerintah tidak terpengaruh dengan upaya-upaya pengecilan peran PGN tersebut. "BUMN harus dilindungi," tandasnya.
Multi Quote Quote
PGN Ingin ‘'Dikerdilkan’' Peranannya Seperti Pertamina Dulu Jakarta - Pengamat BUMN, Muhammad Said Didu mengungkapkan ada agenda tersembunyi dibalik kisruh harga gas di hilir dan hulu. Dirinya melihat ada upaya ingin mengecilkan peran PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). "Ini sama terjadi dengan PT Pertamina dulu, lihat saja saat ini Pertamina harus bersaing mati-matian untuk dapat proyek Migas di Indonesia, ini saya rasa sama, PGN akan dikerdilkan perannya," kata Said kepada detikFinance, Senin (9/7/2012). Menurut Said, dirinya menduga seperti program diversifikasi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) nantinya akan membuat peran PGN semakin besar. "Jika program diversifikasi BBM ke BBG ini berjalan lancar,maka tidak ada lagi yang bisa menandingi PGN, yang seperti inilah ada orang-orang yang ingin menghalanginya," ujar Said. Apalagi menurut Said, ada pernyataan yang bilang pipa milik PGN seharusnya open accsess agar pihak lain bisa juga menggunakan. "Kenapa harus dipaksa PGN open-accsess, pipanya milik PGN sendiri, hak-nya dia dong mau dipakai sendiri, yang bangun pipa dari uangnya (PGN) sendiri bukan orang-orang yang minta tersebut," tegas Said. Untuk itu dirinya meminta agar pemerintah tidak terpengaruh dengan upaya-upaya pengecilan peran PGN tersebut. "BUMN harus dilindungi," tandasnya. Sorry yg saya highlight itu bullshit banget… "anak perusahaan" pertamina tuh kalo tender proyek nilainya bisa 2x lipat nilai riil proyeknya dan hebatnya bisa menang lagi, bagaimana bisa bersaing secara benar dan fair? :8-|
Multi Quote Quote
Dari milih DPR nya saja sudah ruwet, gimana ga jadi benang bundet kecemplung aspal. :rofl: :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
"tender proyek nilainya bisa 2x lipat nilai riil proyeknya", Beberapa puluh tahun yang lalu Indonesia pernah heboh waktu Sumitro Djojohadikusumo bilang APBN bocornya 30%, eh ternyata saat Republik Indonesia menjelang umur 67 Tahun bocornya bukan mampet malahan jadi 50% ( contoh paling hangat saat ini ya proyek alat simulasi mengemudi/ Driving Simulator di Korlantas - Polri, Nilai Mark-upnya: Rp 122,428 milyar (Nilai proyek Rp 196,868 milyar - Harga faktur Rp 74,44 milyar))
Multi Quote Quote
Hari Bebas BBM Subsidi - SPBU Tidak Jual Premium Pada 2 Desember 2012 23/11/2012 15:40 Gerakan nasional sehari tanpa bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan mulai diterapkan pada 2 Desember 2012. Pada saat itu, SPBU di Jawa- Bali dan 5 kota besar di Indonesia dilarang menjual BBM bersubsidi yakni premium. Jangan2 Pemerintah main Ketoprak lagi, sehari menjelang hari H diBATALkan.
Multi Quote Quote
VP Corporate and Communication Pertamina, Ali Mundakir menyatakan Pertamina juga siap mendukung Gerakan Nasional Hari Tanpa Bensin Bersubsidi yang diprakarsai oleh BPH Migas sebagai satu langkah inisiatif lainnya untuk mengamankan kuota BBM bersubsidi hingga akhir tahun. Gerakan tersebut akan dilaksanakan di Jawa-Bali dan 5 kota besar lainnya di luar Jawa, yaitu Medan, Batam, Palembang, Balikpapan dan Makasar, pada 2 Desember 2012 dari pukul 06.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB. "Selama program itu berlangsung, SPBU tetap beroperasi, namun hanya untuk melayani pembelian bensin non subsidi. Kami yakin antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan ini akan setinggi antusiasme ketika program earth hour berlangsung. Gerakan ini diperkirakan dapat menghemat sekitar 120 KL bensin bersubsidi senilai Rp600 miliar," tutup Ali
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...