PT. Harum Energy, harumkah harga sahamnya?

Ada yg tau iver brp n apa ada yg sudah tau dpt brp persen ?
Multi Quote Quote
Penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) PT Harum Energy sepi peminat. Bahkan, investor hanya menawar rendah harga saham perusahaan batubara ini. "Saham perdana Harum hanya dihargai Rp 5.200 per saham hingga Rp 5.300 per saham," bisik sumber KONTAN. Jika ini benar, maka Harum akan menetapkan harga saham perdananya pada batas bawah. Sebabnya, Harum menawarkan harga sahamnya Rp 5.000 per saham hingga Rp 6.300 per saham. Menurut sumber KONTAN, rendahnya penawaran saham perdana Harum ini lantaran investor sudah mendapatkan keuntungan tinggi dari perusahaan batubara yang sudah listing. Investor juga takut tidak mendapatkan keuntungan yang maksimal dari saham ini. Ferry Budiman Tanja, Direktur Utama PT Ciptadana Securities, selaku penjamin pelaksana emisi enggan berkomentar tentang kabar ini. "Saya masih diluar negeri, saya belum tahu," ucapnya. Sementara, Iman D Rachman, Direktur PT Mandiri Securities tidak berhasil dimintai keterangan.
Multi Quote Quote
bumi,pkpk,adro,dll apa ngak cukup tuh,lagiharum ke pd anjualan di gocengan mana laku aya-aya wae…..sebagus apa sih laporan elo…..
Multi Quote Quote
pkpk jangan disebut ntar bandarnya ngambek . . . :rofl: :rofl: :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
setidaknya pkpk hari ini hijau…
Multi Quote Quote
harum , bisa 10000 ngak ya
Multi Quote Quote
Harga saham PT Harum Energy Tbk dalam rangka penawaran umum perdana (IPO) ditetapkan sebesar Rp5.200 per saham. Namun, jumlah saham (size) yang akhirnya dilego ke pasar belum ditentukan. Harga penetapan tersebut jauh di bawah target maksimal yakni Rp6.300 per saham, tetapi masih di atas target minimal yang ditetapkan Rp5.000 per saham. Sumber Bisnis di kalangan pelaku pasar modal yang mengetahui hal tersebut mengatakan hingga kemarin besaran jumlah saham memang belum ditetapkan, sehingga belum diketahui juga apakah rencana opsi penjatahan lebih (greenshoe) akan direalisasikan. Apabila minat pasar terhadap saham emiten di sektor batu bara tersebut mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe), opsi penjatahan lebih sebanyak 65 juta saham terbuka untuk dilakukan. Namun, apabila minat pasar terhadap saham Harum Energy tidak seperti yang diharapkan oleh emiten tersebut dan para penjamin emisinya, maka jumlah saham yang akhirnya dijual ke publik bisa lebih kecil dibandingkan dengan target yang ditetapkan semula yakni maksimal 650 juta saham. Dengan harga yang ditetapkan Rp5.200, maka total dana yang bisa diraup oleh Harum Energy dengan menjual 650 juta sahamnya mencapai Rp3,38 triliun. Adapun, jika opsi penjatahan lebih 65 juta saham dapat dilakukan, maka dana yang bisa diperoleh dari opsi itu sebesar Rp338 miliar. Hingga berita ini diturunkan, Bisnis belum berhasil memperoleh konfirmasi dari pihak Harum Energy maupun para penjamin emisi yang menangani IPO emiten ini yakni PT Ciptadana Securities, PT Mandiri Sekuritas, Deutsche Bank, dan Goldman Sachs. Direktur Harum Energy Ray Antonio Gunara tidak menjawab panggilan telepon dan tidak merespons pesan singkat yang dikirimkan Bisnis ke telepon selulernya. Respons yang sama juga diberikan oleh Direktur Utama Ciptadana Securities Ferry Budiman Tanja dan Head of Investment Banking Mandiri Sekuritas Iman Rachman. Seperti diketahui, PT Karunia Bara Perkasa (KBP), selaku pemegang saham mayoritas Harum Energy, akan menjual maksimal 450 juta sahamnya dalam IPO tersebut. Ditambah dengan 200 juta saham baru, maka total saham yang akan dilepas mencapai 650 juta saham. Saham perseroan ditargetkan bisa tercatat di BEI pada 6 Oktober. Sebagian dana yang diperoleh dari IPO digunakan untuk investasi infrastruktur sebesar US$50 juta, menambah armada pengangkut batu bara sebesar US$30 juta, dan sisanya untuk modal kerja. Selain itu, dana hasil IPO juga akan dipakai untuk melunasi sebagian utang perseroan pada DBS Bank Ltd. Fasilitas pinjaman dari DBS diperoleh pada 30 Maret lalu, yang merupakan fasilitas pinjaman sindikasi berupa pinjaman berulang (revolving credit facility) sebesar US$200 juta. Pada 3 Juni 2010, perseroan menarik pinjaman sindikasi tersebut senilai US$80 juta. Dalam periode 3 bulan pertama tahun ini, Harum Energy mencatat perolehan laba bersih sebesar Rp134,1 miliar, dengan total pendapatan Rp894,7 miliar dan laba usaha Rp163,6 miliar. Sepanjang kuartal I/2010, belanja modal perseroan tercatat sebesar Rp138,4 miliar. Pada tahun ini, Harum Energy menargetkan total belanja modal sebesar US$45,2 juta atau sekitar Rp406 miliar.
Multi Quote Quote
….peringkat harum sbg tambang batu bara no berapa di indonesia..??? 1. bumi,…2.adro…3.itmg….4.indy….5.brau, bener ngak ?
Multi Quote Quote
….peringkat harum sbg tambang batu bara no berapa di indonesia..??? 1. bumi,…2.adro…3.itmg….4.indy….5.brau, bener ngak ? indy masih di bawah byan, brau, ptba, dan harum.
Multi Quote Quote
HARUM namanya saja sudah bagus harum calon kuat ar kanan pas listing, bakal menyesal yang tidak beli
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...