PT. Tower Bersama

EPS-nya:392M/4,76M=82,35 shg PER-nyasmile asumsi harga terendah):1675/82,35=20,34 Sedangkan ROE-nya tetap,krn tidak terpengaruh jumlah saham shg:392M/848M=46% Mohon tanggapan maupun koreksi dr rekan2 KSC :hug:
Multi Quote Quote
paling tidak masih lebih bagus dari kompetitornya, sarana menara nusantara (towr) yang per nya minus 109.87, annual eps minus 76, dan pbv 7.89. tower bersama listing di saat yang tepat ketika saingannya itu lagi terpuruk sehingga diharapkan minat investor akan beralih dari towr dan mencari alternatif yang lebih sehat. satu hal lagi, tujuan kita beli saham2 perdana bukanlah untuk investasi, tapi menjualnya di hari pertama (kalau nggak a.r). dan peluang saham2 itu untuk naik lebih besar daripada kemungkinan turunnya. walaupun kinerjanya pas2an seperti brau dan gren, tetap aja ditarik naik. yang gagal paling2 1 atau 2 saham dari 10 saham yang listing. dengan risk yang jauh lebih kecil dari reward tersebut, maka selamat mengantri bookbuilding tower bersama yang akan segera dibuka dalam waktu dekat. terimakasih,bung Herman atas tanggapannya! Memang betul sekali yg dikatakan bung Herman,bermain saham IPO ,kurang perlu fundamental,tetapi setelah mendapat keterangan dari perusahaan sejenis yg dikatakan bung Herman,saya makin yakin utk ikut IPO-nya! :hug:
Multi Quote Quote
paling tidak masih lebih bagus dari kompetitornya, sarana menara nusantara (towr) yang per nya minus 109.87, annual eps minus 76, dan pbv 7.89. tower bersama listing di saat yang tepat ketika saingannya itu lagi terpuruk sehingga diharapkan minat investor akan beralih dari towr dan mencari alternatif yang lebih sehat. satu hal lagi, tujuan kita beli saham2 perdana bukanlah untuk investasi, tapi menjualnya di hari pertama (kalau nggak a.r). dan peluang saham2 itu untuk naik lebih besar daripada kemungkinan turunnya. walaupun kinerjanya pas2an seperti brau dan gren, tetap aja ditarik naik. yang gagal paling2 1 atau 2 saham dari 10 saham yang listing. dengan risk yang jauh lebih kecil dari reward tersebut, maka selamat mengantri bookbuilding tower bersama yang akan segera dibuka dalam waktu dekat. terimakasih,bung Herman atas tanggapannya! Memang betul sekali yg dikatakan bung Herman,bermain saham IPO ,kurang perlu fundamental,tetapi setelah mendapat keterangan dari perusahaan sejenis yg dikatakan bung Herman,saya makin yakin utk ikut IPO-nya! :hug: kebetulan aja momentumnya tepat. :peace:
Multi Quote Quote
wow.. mahal bgt yah… thks sorry,bung Getz,yg benar PER-nya 20,34,sementara ROE-nya 46%! Sesuai dengan keterangan yg dikatakan bung Herman bahwa dibanding perusahaan sejenis,dpt dilihat bahwa praktis PER PT Tower Bersama relatif murah! Dapat dipahami,menurut hemat saya: perusahaan menara telekomunikasi ini berat di investasi awal,krn bangun menara sangat mahal,dibanding ongkos sewanya! Akan tetapi dengan berlangsungnya waktu,tinggal menerima ongkos sewanya saja,sehingga PER-nya dr waktu ke waktu akan semakin murah :hug:
Multi Quote Quote
wow.. mahal bgt yah… thks sorry,bung Getz,yg benar PER-nya 20,34,sementara ROE-nya 46%! Sesuai dengan keterangan yg dikatakan bung Herman bahwa dibanding perusahaan sejenis,dpt dilihat bahwa praktis PER PT Tower Bersama relatif murah! Dapat dipahami,menurut hemat saya: perusahaan menara telekomunikasi ini berat di investasi awal,krn bangun menara sangat mahal,dibanding ongkos sewanya! Akan tetapi dengan berlangsungnya waktu,tinggal menerima ongkos sewanya saja,sehingga PER-nya dr waktu ke waktu akan semakin murah :hug: mirip seperti bisnis jalan tol. susah2 di awal, bersenang2 kemudian. smile
Multi Quote Quote
Saya bingung nih :perusahaan sekelas Trilyunan gini,ekuitasnya "cuma"848M,sementara hutangnya 2,557T!!! Jangan2 kekayaan konglomerat2 apabila dikurangi hutangnya jangan2 malah minus :#-o
Multi Quote Quote
Saya salut dengan anda ,bung Herman! :applause: :applause: :applause: Saya pernah baca di salah-satu thread bahwa anda mengundurkan diri dari dunia saham,krn anda berpegang pada sumpah yg diucapkan istri untuk anda! Anda benar2 perfect gentleman! Dan ,yg membuat saya lebih kagum, anda tetap aktif di KSC utk membantu yg lain( spt saya) smile dalam mencapai financial freedom :applause:
Multi Quote Quote
Saya bingung nih :perusahaan sekelas Trilyunan gini,ekuitasnya "cuma"848M,sementara hutangnya 2,557T!!! Jangan2 kekayaan konglomerat2 apabila dikurangi hutangnya jangan2 malah minus :#-o hutang itu dalam neraca ada di posisi pasiva. lawannya ada di aktiva yang bisa berupa kas, investasi, piutang, persediaan, dan aktiva tetap. kalau seluruh aktiva itu dilikuidasi, dananya cukup untuk melunasi hutang dan bahkan tersisa buat pemegang sahamnya yaitu berupa ekuitas. jadi selama kolom ekuitas di pasiva itu plus, pemilik perusahaan masih tetap jaya walaupun suatu saat dia membubarkan bisnisnya. smile timbul pertanyaan, kenapa hutang bisa tinggi? coba bung alex kalau mau kredit mobil, berapa uang kas yang harus dimiliki? paling mentok cukup 30% kan? nah, 30% itu disebut ekuitas, 70% adalah hutang bank/leasing. ekuitas + hutang = 100% ada di pos pasiva (kanan). pos lawannya adalah aktiva tetap di pos aktiva (kiri). perusahaan yang baru established biasanya hutangnya gede. setelah lama beroperasi, mereka akan menyimpan keuntungan dalam ekuitasnya sehingga lambat laun perbandingan hutang dan ekuitas (debt equity ratio) nggak terlalu jauh lagi. itu dengan catatan setiap akumulasi laba bersihnya ditahan dan nggak melakukan ekspansi atau membagikan deviden. :peace:
Multi Quote Quote
hutang itu dalam neraca ada di posisi pasiva. lawannya ada di aktiva yang bisa berupa kas, investasi, piutang, persediaan, dan aktiva tetap. kalau seluruh aktiva itu dilikuidasi, dananya cukup untuk melunasi hutang dan bahkan tersisa buat pemegang sahamnya yaitu berupa ekuitas. jadi selama kolom ekuitas di pasiva itu plus, pemilik perusahaan masih tetap jaya walaupun suatu saat dia membubarkan bisnisnya. timbul pertanyaan, kenapa hutang bisa tinggi? coba bung alex kalau mau kredit mobil, berapa uang kas yang harus dimiliki? paling mentok cukup 30% kan? nah, 30% itu disebut ekuitas, 70% adalah hutang bank/leasing. ekuitas + hutang = 100% ada di pos pasiva (kanan). pos lawannya adalah aktiva tetap di pos aktiva (kiri). perusahaan yang bagu established biasanya hutangnya gede. setelah lama beroperasi, mereka akan menyimpan keuntungan dalam ekuitasnya sehingga lambat laun perbandingan hutang dan ekuitas (debt equity ratio) nggak terlalu jauh lagi. itu dengan catatan setiap akumulasi laba bersihnya ditahan dan nggak melakukan ekspansi atau membagikan deviden. Terimakasih banyak bung Herman,satu informasi yg penting bagi saya dalam memahami fundamental suatu perusahaan :hug:
Multi Quote Quote
hutang itu dalam neraca ada di posisi pasiva. lawannya ada di aktiva yang bisa berupa kas, investasi, piutang, persediaan, dan aktiva tetap. kalau seluruh aktiva itu dilikuidasi, dananya cukup untuk melunasi hutang dan bahkan tersisa buat pemegang sahamnya yaitu berupa ekuitas. jadi selama kolom ekuitas di pasiva itu plus, pemilik perusahaan masih tetap jaya walaupun suatu saat dia membubarkan bisnisnya. timbul pertanyaan, kenapa hutang bisa tinggi? coba bung alex kalau mau kredit mobil, berapa uang kas yang harus dimiliki? paling mentok cukup 30% kan? nah, 30% itu disebut ekuitas, 70% adalah hutang bank/leasing. ekuitas + hutang = 100% ada di pos pasiva (kanan). pos lawannya adalah aktiva tetap di pos aktiva (kiri). perusahaan yang bagu established biasanya hutangnya gede. setelah lama beroperasi, mereka akan menyimpan keuntungan dalam ekuitasnya sehingga lambat laun perbandingan hutang dan ekuitas (debt equity ratio) nggak terlalu jauh lagi. itu dengan catatan setiap akumulasi laba bersihnya ditahan dan nggak melakukan ekspansi atau membagikan deviden. Terimakasih banyak bung Herman,satu informasi yg penting bagi saya dalam memahami fundamental suatu perusahaan :hug: nggak ada apa2 yang bisa saya sumbangkan, bozz. you''re welcome! :hug:
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...