PER dan PBV

intinya perusahaan tbk harus punya gcg yg baik, serius mau mengembangkan perusahaan, tulus…..,jadi tbk sama saja dengan kongsi, kalau kongsi niatnya mau ngeciak partnernya, sudah seharusnya tidak boleh jadi tbk…faktanya banyak perusahaan tbk di indo maupun di negara lain yang tidak punya niat baik….kompleks lah maslahnya, jadi tbk itu enak dapat duit di masyarakat tanpa bayar bunga….
Multi Quote Quote
Nice Note.. Thangs pak.. saya Jadi nambah ilmunya nih :applause: :applause: :applause: TTD Milioneise
Multi Quote Quote
maaf pak , sy masih baru , mau tanya kenapa suatu saham yg per nya sudah tinggi seperti antm , inco, tins, itmg , atau unvr seperti yg bapak tulis , masih di buru orang , sedang yg per nya murah seperti elsa , tbla, bahkan yg minus malah tidak di buru atw di rekomendasikan? mohon bantuannya , sy ucapkan terima kasih atas pelajaran 2 yg bapak berikan semoga TUHAN memberkati bapak sekeluarga, amin Iya ane juga merasa aneh.. ada yang bisa jawab? ane coba bantu Banyak hal penyebab naiknya harga saham selain per dan bv yaitu a l prospek, persepsi, kepercayaan, di goreng, corporat action dlsb. Jadi per dan bv bukanlah satu2nya.
Multi Quote Quote
maaf pak , sy masih baru , mau tanya kenapa suatu saham yg per nya sudah tinggi seperti antm , inco, tins, itmg , atau unvr seperti yg bapak tulis , masih di buru orang , sedang yg per nya murah seperti elsa , tbla, bahkan yg minus malah tidak di buru atw di rekomendasikan? mohon bantuannya , sy ucapkan terima kasih atas pelajaran 2 yg bapak berikan semoga TUHAN memberkati bapak sekeluarga, amin kalo saya liatnya sih, harga sekarang kan mereflesikan harga ke depannya………. Jika per sekarang mahal, , ke depannya mungkin kinerjanya bagus oleh karena harga komoditasnya naik, penjualannya meningkat, sehingga per bakalan murah. Itu yang dilihat dari kacamata awam seperti saya. Contohnya jika per tins sekarang misalnya 40 dengan harga timah misalnya 10.000, tapi harga komoditas sekarang misalnya 40.000, maka jika dianggap biaya dan produksi tetap, per tins tentunya akan menjadi 10. Dalam hal demikian, tentunya saya akan memburu saham tins karena saya tahu ke depannya tins akan murah.
Multi Quote Quote
maaf pak , sy masih baru , mau tanya kenapa suatu saham yg per nya sudah tinggi seperti antm , inco, tins, itmg , atau unvr seperti yg bapak tulis , masih di buru orang , sedang yg per nya murah seperti elsa , tbla, bahkan yg minus malah tidak di buru atw di rekomendasikan? mohon bantuannya , sy ucapkan terima kasih atas pelajaran 2 yg bapak berikan semoga TUHAN memberkati bapak sekeluarga, amin kalo saya liatnya sih, harga sekarang kan mereflesikan harga ke depannya………. Jika per sekarang mahal, , ke depannya mungkin kinerjanya bagus oleh karena harga komoditasnya naik, penjualannya meningkat, sehingga per bakalan murah. Itu yang dilihat dari kacamata awam seperti saya. Contohnya jika per tins sekarang misalnya 40 dengan harga timah misalnya 10.000, tapi harga komoditas sekarang misalnya 40.000, maka jika dianggap biaya dan produksi tetap, per tins tentunya akan menjadi 10. Dalam hal demikian, tentunya saya akan memburu saham tins karena saya tahu ke depannya tins akan murah. Betul,ini jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan diatas. Trader/FM dsb membeli harapan…klo kejadian dimasa depan " worse than expected " ya langsung short. Tapi klo gorengan 3rd/4th liner ga bisa dianalisa kaya gini, bueeedaaaa banget cara/ilmunya smile :peace: :peace: :peace:
Multi Quote Quote
RAJA, CNKO, BTEK, BKDP contoh saham yang dijauhi pemain dan lari kencang
Multi Quote Quote
ADRO Q1 10 BERPATOKAN DGN HARGA BATUBARA 59 USD/ TON, TRUS BILA SEKARANG UDAH 100 USD/ TON MAKA ………………………
Multi Quote Quote
maaf pak , sy masih baru , mau tanya kenapa suatu saham yg per nya sudah tinggi seperti antm , inco, tins, itmg , atau unvr seperti yg bapak tulis , masih di buru orang , sedang yg per nya murah seperti elsa , tbla, bahkan yg minus malah tidak di buru atw di rekomendasikan? mohon bantuannya , sy ucapkan terima kasih atas pelajaran 2 yg bapak berikan semoga TUHAN memberkati bapak sekeluarga, amin ada yang PER murah karena untung jual aset (e.g. elsa), atau laba kurs yang gede (tbla). setelah mengeluarkan "pos luar biasa" (e.g. untung jual aset, laba kurs), kita mendapatkan "operating PER" yang lebih akurat mencerminkan kinerja operasional perusahaan. Contoh ELSA setelah "pos luar biasa" dari jual aset dikeluarkan, operating PE jelas tidak murah lagi (di atas 15x, cmiiw) . jadi harga ELSA skrg mencerminkan hal itu smile my 2 c
Multi Quote Quote
maaf pak , sy masih baru , mau tanya kenapa suatu saham yg per nya sudah tinggi seperti antm , inco, tins, itmg , atau unvr seperti yg bapak tulis , masih di buru orang , sedang yg per nya murah seperti elsa , tbla, bahkan yg minus malah tidak di buru atw di rekomendasikan? mohon bantuannya , sy ucapkan terima kasih atas pelajaran 2 yg bapak berikan semoga TUHAN memberkati bapak sekeluarga, amin ada yang PER murah karena untung jual aset (e.g. elsa), atau laba kurs yang gede (tbla). setelah mengeluarkan "pos luar biasa" (e.g. untung jual aset, laba kurs), kita mendapatkan "operating PER" yang lebih akurat mencerminkan kinerja operasional perusahaan. Contoh ELSA setelah "pos luar biasa" dari jual aset dikeluarkan, operating PE jelas tidak murah lagi (di atas 15x, cmiiw) . jadi harga ELSA skrg mencerminkan hal itu smile my 2 c makanya bung Funda, list yg ane buat 400 emiten itu harus dilihat lebih dalam lagi, banyak banget saham yg PER < 10…….. ga bisa dibahas di satu thread aja, di satu subforum juga ga bs, 1 page subforum 20 thread bs tenggelam2 semua bahasannya belon lg thread banyak tapi satu saham aja smile
Multi Quote Quote
maaf pak , sy masih baru , mau tanya kenapa suatu saham yg per nya sudah tinggi seperti antm , inco, tins, itmg , atau unvr seperti yg bapak tulis , masih di buru orang , sedang yg per nya murah seperti elsa , tbla, bahkan yg minus malah tidak di buru atw di rekomendasikan? mohon bantuannya , sy ucapkan terima kasih atas pelajaran 2 yg bapak berikan semoga TUHAN memberkati bapak sekeluarga, amin ada yang PER murah karena untung jual aset (e.g. elsa), atau laba kurs yang gede (tbla). setelah mengeluarkan "pos luar biasa" (e.g. untung jual aset, laba kurs), kita mendapatkan "operating PER" yang lebih akurat mencerminkan kinerja operasional perusahaan. Contoh ELSA setelah "pos luar biasa" dari jual aset dikeluarkan, operating PE jelas tidak murah lagi (di atas 15x, cmiiw) . jadi harga ELSA skrg mencerminkan hal itu smile my 2 c Yup, betul Funda… nett income sering menipu. Jgn cuman melihat nett income aja………… Sebagai gantinya liat aja operating income karena itu nyawa perusahaan
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...