Dahlan Iskan : Kerja, Kerja, Kerja...........

Direksi BUMN yang Main Golf di Jam Kerja Sudah Pasti Dipecat Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan pastikan pecat direksi PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) yang ketahuan main golf saat jam kerja. Pemecatan ini hanya tinggal proses administrasi. "Saat ini sedang proses administrasi di Sesmen (Sekretaris Kementerian BUMN). Sanksinya lebih besar dari digeser, ya dipecat," ujar Dahlan di kantornya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2013). Ia menambahkan, Kementerian BUMN sudah sering mewanti-wanti para direksi untuk tidak keluyuran saat jam kerja. Apalagi sampai bermain golf dengan alasan untuk melakukan lobi dan negosiasi. Direksi BKI yang dituding bermain golf saat hari kerja adalah: Dirut BKI Ibnu Wibowo, Direktur Keuangan dan SDM Anang Sundana, Direktur Teknik Iman Satria Utama, Direktur Pengembangan Usaha Ibrahim Gouse. Menanggapi ancaman sanksi karena main golf saat jam kerja, Direktur Utama BKI Ibnu Wibowo tidak membenarkan ataupun membantah. Ibnu menyerahkan semua proses penilaian kepada pemegang saham yakni Menteri BUMN. "Sudahlah, tanya pak Dahlan, jangan ke kita. Menteri kok dilawan, saya ikhlas disudutkan, saya dicopot sekarang saja Alhamdulillah kok," kata Ibnu. Ibnu menuturkan dirinya siap dicopot dari jabatannya sebagai dirut ketika hasil penyeledikan menyatakan dirinya bersalah. "Kalau yang menugaskan tak happy, saya mau apa. He (Dahlan) is the boss," tambahnya.
Multi Quote Quote
Direksi BUMN Main Golf untuk Lobi Bisnis, Dahlan: Itu Omong Kosong! Jakarta -Beberapa direksi dari salah satu Badan Usaha Usaha Milik Negara (BUMN) ketahuan main golf di jam kerja. Salah satu alasan direksi BUMN bermain golf di siang bolong adalah demi negosiasi dan lobi bisnis. Namun Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak sepakat atas alasan itu. Menurutnya, lobi dan negosiasi bisnis bisa dilakukan di tempat lain yang lebih masuk akal. "Omong kosong. Saya enggak percaya negosiasi bisa dilakukan di lapangan (golf)," kata Dahlan di kantornya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2013). Ia menambahkan, Kementerian BUMN sudah sering mewanti-wanti para direksi untuk tidak keluyuran saat jam kerja. Apalagi sampai bermain golf dengan alasan untuk melakukan lobi dan negosiasi. Beberapa direksi yang dituding bermain golf di jam kerja berasal dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Mereka adalah Dirut BKI Ibnu Wibowo, Direktur Keuangan dan SDM Anang Sundana, Direktur Teknik Iman Satria Utama, Direktur Pengembangan Usaha Ibrahim Gouse. Dahlan mengatakan, awalnya hanya satu direksi yang ketahuan dan langsung ditegur. Namun direksi yang ditegur tersebut langsung ‘'berkicau’' bahwa ia tidak sendirian dan melaporkan direksi lainnya. "Padahal sudah berapa kali ditegaskan jangan main golf saat jam kerja," kata Dahlan.
Multi Quote Quote
Lega Tidak Impor dan Lega di Godean Jakarta -Inilah berita yang paling menggembirakan bagi bangsa Indonesia di akhir tahun 2013 ini: Indonesia berhasil tidak impor beras lagi. Ini karena pengadaan beras oleh Bulog mencapai angka tertinggi dalam sejarah Bulog. Sampai tanggal 25 Desember kemarin Bulog berhasil membeli beras petani sebanyak 3,5 juta ton. Inilah berita yang paling menggembirakan seluruh petani desa Godean, Sleman, Yogyakarta: tanaman padi mereka berhasil mencapai masa panen dengan selamat. Tanggal 3 Januari minggu depan mereka mengundang saya untuk ikut panen raya. Sudah empat tahun lamanya para petani itu hanya bisa menanam padi tapi tidak pernah bisa memanen. Setiap kali padi yang mereka tanam memasuki masa hamil, serbuan tikus merajalela. Ludes. Tumpes. Ngenes. Petani tidak berdaya melawan tikus. Rupanya ada seorang petani Godean yang mendengar bahwa saya lagi gencar-gencarnya melakukan penataan sistem distribusi pupuk. Saya memang keliling desa-desa untuk mengecek apakah sistem baru rayonisasi distribusi pupuk sudah bisa berjalan sampai ke tingkat yang paling bawah. Ke tingkat kios pupuk di desa-desa. Dengan rayonisasi itu tidak akan ada lagi "perang pupuk" antar lima pabrik pupuk raksasa milik BUMN. "Perang" yang hanya mengakibatkan seringnya terjadi kelangkaan pupuk di satu daerah dan penimbunan pupuk di daerah lainnya. Saya dukung penuh konsep rayonisasi dari Dirut PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) Ir Arifin Tasrif ini. Seorang petani Godean rupanya tidak tertarik dengan langkah penting yang mendasar itu. "Yang kami perlukan sederhana saja. Bagaimana kami bisa dibantu memberantas hama tikus," tulis Pak Suroyo, petani itu, dalam SMS-nya kepada saya. Pak Suroyo lantas menceritakan duka nestapa para petani Godean selama empat tahun terakhir. Segera saja saya ke Godean. Mengecek kebenaran pengaduan itu. Ternyata benar. Saya pun mengajak Arifin dan tim PIHC untuk rapat. Apalagi PIHC memang sudah meliliki unit baru bernama "brigade hama". Inilah ujian pertama brigade itu. Rapat dengan kelompok tani pun dilakukan berkali-kali. Untuk merumuskan kesepakatan metode baru "gropyokan tikus". Agar efektif. Hampir 13.000 ekor tikus berhasil ditangkap: hidup atau mati. Setelah itu petani bersemangat lagi menanam padi. Berhasil. Minggu depan panen. Semoga tidak ada gangguan mendadak apa pun dalam lima hari mendatang ini. Gabungan antara pupuk yang tepat, produksi yang meningkat, pemberantasan hama yang konsisten, dan pengadaan beras yang all-out benar-benar membukukan prestasi yang nyata. Sudah bertahun-tahun kita diejek di kampus-kampus, di talk show televisi, di warung-warung, dan di mana saja. Mengapa negara agraris Indonesia sampai impor beras. Kita malu. Kita terhina. Tapi kita tidak boleh menyerah. Tidak boleh hanya diam. Tidak bisa hanya ngomel-ngomel. Hanya rapat-rapat. Hanya berwacana. Kita harus berbuat sesuatu. Dan ternyata bisa. Kita tidak perlu lagi impor beras. Dirut Perum Bulog, Sutarto Alimoeso, menegaskan stok beras di gudang Bulog akhir tahun ini lebih dari dua juta ton. Pak Tarto termasuk sedikit generasi tua di BUMN yang tidak mau kalah dengan generasi lebih mudah. Dia masih kuat seperti kitiran: muter terus ke gudang-gudang Bulog di seluruh sentra produksi beras. Dengan sepatu ketsnya, Pak Tarto sering harus bermalam minggu di gudang beras. Dengan stok beras nasional yang berlebih seperti itu memang ada juga negatifnya: kalau lama tidak disalurkan, kualitas berasnya menurun. Untuk itu saya menerima usulan menarik dari seorang petani di sebuah desa di Bantul. Tahun depan sebaiknya sebagian pengadaan beras Bulog berupa gabah. Agar bisa disimpan lebih lama. Ide yang bagus dan yang aplikatif dari seorang petani kecil. Tahun depan ide itu benar-benar akan dilaksanakan oleh Bulog. Sekitar 20 persen pengadaan Bulog akan berupa gabah. Ini lebih realistis dan hemat daripada membangun silo-silo fakum yang amat mahal. Begitu lega rasanya tutup tahun ini ditandai dengan keberhasilan tidak impor beras selama tahun 2013, dan keberhasilan panen di Godean. Tapi kelegaan itu tidak boleh lama-lama. Tahun 2014 harus bisa bertahan tidak impor beras lagi. Artinya: tetap harus segera kerja, kerja, kerja.
Multi Quote Quote
Genjot Produksi, Dahlan Iskan Pimpin Konsolidasi BUMN Gula Seluruh BUMN yang bergerak di sektor pergulaan akan melakukan konsolidasi di Surabaya, Jawa Timur, besok (13/2). Acara bertajuk Pembahasan Evaluasi Giling 2013 dan Rencana Giling 2014 itu akan dipimpin langsung oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Kali ini yang menjadi tuan rumah adalah PT Perkebunan Nusantara X (Persero) atau PTPN X. Dirut PTPN X Subiyono mengatakan, sektor pergulaan nasional menghadapi sejumlah tantangan yang menuntut kerja keras dan kekompakan semua elemen. Dia mencontohkan anomali iklim tahun lalu yang cukup memberatkan kinerja sektor pergulaan. Walhasil, produksi gula nasional tahun lalu masih stagnan di level 2,5 juta ton. "Kita mencermati siklus anomali semakin memendek, yaitu menjadi tiga tahunan. Sebelum 2013, anomali iklim terjadi pada 2010. Siklus ini memendek karena sebelumnya musim hujan yang berkepanjangan terjadi pada 1998, baru terulang pada 2010 alias 12 tahun kemudian. Ini tantangan, harus ditaklukkan. Bukan dijadikan alasan," kata Subiyono. Pembahasan Evaluasi Giling dan Rencana Giling 2014 ini juga akan membicarakan hal tersebut, termasuk antisipasinya dampak lanjutan anomali iklim terhadap kinerja musim giling tebu 2014. Hal-hal lain yang dikonsolidasikan adalah tantangan di sisi budidaya (on-farm) dan pengolahan di pabrik gula (off-farm). Dari sisi budidaya, sejumlah hal yang perlu dioptimalkan adalah penggunaan varietas unggul dan teknologi pertanian yang tepat guna. "Mekanisasi harus terus didorong untuk mewujudkan praktik budidaya tebu terbaik," ujar Subiyono. Adapun dari sisi pengolahan pabrik gula (off-farm), selama ini masih ada tantangan berupa permesinan yang tua di sejumlah pabrik gula (PG). Secara bertahap perlu dilakukan modernisasi agar PG semakin efisien dan mampu menciptakan kinerja optimal. Subiyono menegaskan, PG harus makin efisien agar bisa menekan biaya pokok produksi, sehingga petani dan PG sama-sama untung. Secara sederhana, efisiensi proses produksi mudah diukur dari kemampuan pabrik dalam menghasilkan ampas yang merupakan limbah padat tebu. "PG yang bisa menghasilkan ampas tebu secara optimal berarti proses gilingnya lancar. PG yang bisa menghasilkan ampas tebu juga menunjukkan bahan baku tebunya berada pada fase pemanenan yang tepat alias sudah tua (masak)," tuturnya. Produksi ampas tebu itulah yang akan digunakan sebagai bahan bakar boiler yang alami dan murah. Sehingga, PG tak harus membeli bahan bakar untuk menggerakkan mesin. Subiyono berharap masa giling pada tahun ini dan tahun-tahun mendatang bisa semakin pendek dengan kapasitas yang optimal. Idealnya musim giling berjalan 160 hari. "Jika musim giling bisa 160 hari dengan kapasitas yang optimal, kita bisa menghilangkan biaya tinggi saat panen karena bisa menghindari hujan," tuturnya. Dia menambahkan, tantangan lainnya yang harus dijawab adalah pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015 di mana perdagangan bebas antar-negara ASEAN akan diimplementasikan. Hal ini mengharuskan PG di Indonesia untuk terus berbenah guna memenuhi ekspektasi konsumen yang semakin tinggi, seperti produksi gula yang higienis dan memenuhi SNI. "PG-PG di seluruh Indonesia juga harus menurunkan biaya pokok produksi agar lebih kompetitif. Di PTPN X biaya pokok produksi berkisar Rp6.000 per kilogram atau terendah di antara BUMN gula lainnya, tapi itu perlu ditekan lagi," kata dia. Tantangan-tantangan itulah yang akan disikapi bersama dalam konsolidasi BUMN Gula sekaligus dicari solusi konkretnya. "Kami berharap tahun ini dan tahun-tahun mendatang sektor gula bisa terus membukukan kinerja yang manis dengan produksi yang kian meningkat," kata Subiyono.
Multi Quote Quote
Sayang kalau Keja…Kerja…Kerja… Dahlan Iskan tidak berkelanjutan Ini Tanggapan Dahlan Iskan Soal ‘'Tol’' Laut Jokowi Jakarta -Gubernur DKI Jakarta yang juga calon presiden 2014-2019 Joko Widodo punya ide mengembangkan ‘'tol’' laut dari Sumatera sampai Papua. Menteri BUMN Dahlan Iskan menanggapi positif ide ini. Mantan Dirut PLN ini mengatakan, program tersebut sebetulnya sedang berjalan, dan tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Namun, kapasitas pelabuhan yang ada masih belum besar. "Pelabuhannya harus dibangun. Itu sekarang kita sudah jalan, tinggal meneruskan," kata Dahlan kala ditemui detikFinance di kawasan Dago, Bandung, Jawa Barat (23/5/2014). Di Sumatera, lanjut Dahlan, sedang dibangun pelabuhan Belawan yang lebih besar dan mampu menampung kapal berkapasitas 3.000 TEUs. Saat ini, pelabuhan Belawan hanya mampu disandari kapal dengan kapasitas 800 TEUs. "Itu nggak cukup. Dengan pelabuhan seperti itu, biaya per ton dari Belawan ke Jakarta bisa Rp 15 juta. Tapi dengan pelabuhan yang baru, nanti 3.000 TEUs. Kalau itu ongkos angkutnya turun dari Rp 15 juta menjadi Rp 8 juta," paparnya. Kemudian, tambah Dahlan, di Jakarta pun sedang dibangun terminal Kalibaru. Di Makassar juga ada pelabuhan baru yang akan dibangun. Kemudian di Sorong (Papua) juga akan dibangun pelabuhan sebesar yang di Makassar tetapi masih terhambat status tanah hutan. "Jadi kalau dari Belawan ke Sorong itu kapasitas sudah 3.000 TEUs semua, baru barang itu jadi. Sebenarnya ini sudah dimulai," tutur Dahlan Jika nanti Jokowi terpilih menjadi presiden, menurut Dahlan, harus berkomitmen meneruskan proyek tersebut. "Jadi saya juga senang," ujarnya. Sebelumnya, Jokowi menyebutkan bahwa konsep ‘'tol’' laut ini adalah mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Kemudian ada kapal besar yang setiap hari lalu-lalang dan menjadi tulang punggung logistik nasional. "Seharusnya ini dirintis oleh pemerintah. Kapalnya pemerintah, Pelni bisa, BUMN lain bisa. Tapi tidak oleh maskapai besar asing," kata Jokowi. Salah satu tujuan dari proyek ini, menurut Jokowi, adalah mempersempit bahkan meniadakan disparitas harga antar wilayah. "Ada kesenjangan dalam pembangunan infrastruktur sehingga menyebabkan harga yang beda antara di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua. Manajemen distribusi logistik ini yang harus diperbaiki," tegasnya.
Multi Quote Quote
Dahlan Iskan Dukung Jokowi-JK TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan Jokowi-JK mendapat tambahan dukungan penting dari Dahlan Iskan. Saat transit di Bandara Sepinggan Balikpapan dalam kunjungan ke Samarinda, Kamis 24/5, JK bertemu Dahlan Iskan dan keduanya pun sempat berbincang bincang sambil menunggu penerbangan lanjutan. Dalam pertemuan singkat ini, JK sapaan akrab M. Jusuf Kalla, sempat menanyakan kepada Dahlan Iskan, "apakah akan mendukung dirinya dan Jokowi pada Pilpres, nanti?" Dan ketika itu secara lugas, Dahlan Iskan, mengatakan siap mendukung, kata JK. Pada kesempatan lain, Dahlan Iskan Meneg BUMN tersebut, sudah mengatakan sulit membendung Jokowi. Jokowi adalah arus besar kecintaan rakyat, dia tidak bisa dibendung itu realitas politik saat ini. "Bila calon lain ingin ngotot pengen jadi Presiden, tapi apakah yang lain dicintai rakyat? Jokowi dicintai rakyat dan sulit terbendung," ujar Dahlan Iskan yang merupakan pemenang Konvensi Demokrat ini. Dukungan Dahlan Iskan ini pun ikut diamini oleh HM Alwi Hamu yang merupakan sahabat dekatnya. Bahkan, menurut Alwi, dukungan tersebut juga diikuti oleh Relawan Demi Indonesia (Relawan DI) yang merupakan pendukung Dahlan Iskan for President pada konvensi Partai Demokrat yang lalu. Relawan DI siap mengalihkan dukungannya pada pasangan Jokowi-JK dengan memaksimalkan jaringannya di seluruh Indonesia. "Tadi malam, Relawan Demi Indonesia siap ikut memenangkan Jokowi JK," tukasnya
Multi Quote Quote
Marzuki Sebut Dahlan Dukung Jokowi-JK karena Cari Menang Saja KOMPAS.com – Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie menyindir Dahlan Iskan karena mendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pemilu Presiden 2014. Menurut Marzuki, Dahlan yang telah resmi menjadi kader Demokrat tidak mengerti ideologi partainya. "Mungkin (Dahlan) mencari orang yang bakal menang, bukan dalam konteks visionernya. Jadi mencari yang bakal menang saja," ujarnya. Dahlan secara terbuka mendukung Jokowi-JK dan mengerahkan semua relawannya untuk membantu memenangkan pasangan tersebut. Dahlan menyatakan telah melapor kepada SBY dan tidak perlu ada pihak yang melarang dengan sikap politik yang diambilnya. SBY diminta tetap netral mengingat posisinya sebagai Presiden RI dan memiliki kewajiban menjaga dan mewujudkan pesta demokrasi berjalan tertib serta fair.
Multi Quote Quote
Alhamdulilah………………Dahlan Iskan masuk nominasi Lanjutkan!!!!! Prediksi Susunan Kabinet Jokowi-JK 2014-2019 Indo Barometer: 1. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Jend TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Jend TNI (Purn) A.M. Hendropriyono 2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Rini MS Soewandi, Faisal Basri 3. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Muhaimin Iskandar, Letjen TNI (Purn) Luhut B Panjaitan 4. Menteri Sekretaris Negara: Maruarar Sirait 5. Sekretaris Kabinet: Andi Widjajanto 6. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo, Djarot Saiful Hidayat 7. Menteri Luar Negeri: Rizal Sukma, Yuri Oktavian Thamrin, Dian Triansyah Djani 8. Menteri Pertahanan: Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhie, Jend TNI Budiman 9. Menteri Perhubungan: Bambang Susantono, Danang Parikesit, Juliari Batubara 10. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Anies Baswedan 11. Menteri BUMN : Dahlan Iskan 12. Menteri Perindustrian: Mahendra Siregar, Rachmat Gobel, Panggah Susanto, Euis Saedah 13. Menteri Sosial: Imam Nachrowi 14. Menteri Hukum dan HAM: Prof.Dr. Jimly Assidiqie, Prof. Denny Indrayana, PhD 15. Menteri Perdagangan: Marie Pangestu, Erwin Aksa, Nus Nuzulia Ishak, Bachrul Chairi, Partogi Pangaribuan, Srie Agustina 16. Menteri Agama: KH Tholchah Hasan, KH Salahudin Wahid, Dr. Ali Maschan Moesa 17. Menteri Komunikasi dan Informasi: Prof. Dr. Bachtiar Aly, Sri Sajekti Sudjunadi, Ferry M. Baldan, Akbar Faisal 18. Menteri Pertanian: Bayu Krisnamurti, Bustanul Arifin, Soleh Solahudin 19. Menteri Pariwisata: AAGN Puspayoga, Rusdi Kirana 20. Menteri Kehutanan: M. Prakosa 21. Menteri Lingkungan Hidup: Chalid Muhammad 22. Menteri Keuangan: Sri Adiningsih, Faisal Basri, Iman Sugema 23. Menteri ESDM: Kurtubi, Effendi MS Simbolon, Darmawan Prasodjo 24. Menteri PPA: Iryanti Sukamdani, Musdah Mulia, Khofifah Indar Parawansa 25. Menteri Kesehatan: Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, Prof. Dr. dr. Akmal Taher, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama 26. Menteri Kelautan dan Perikanan: Erwin Aksa, Arif Satria 27. Menteri PAN: Teten Masduki, Prof. Dr. Eko Prasodjo 28. Menteri PDT: A. Teras Narang, Komaruddin Watubun 29. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Ribka Tjiptaning, Rieke Diah Pitaloka, M Jumhur Hidayat 29. Menteri Perumahan Rakyat: Marwan Djafar 30. Menteri Koperasi dan UKM: Khofifah Indar Parawansa 31. Menteri Pekerjaan Umum : Dr. Hermanto Dardak, Ir. Djoko Murjanto Msc, Ir. Budi Budi Yuwono 32. Menteri Pemuda dan Olahraga: Utut Adianto, Abdul Muti 33. Meneg PPN/Kepala Bapenas: Iman Sugema, Poppy Ismalina 34. Menristek/Kepala BPPT: Prof. Dr. Akhmaloka 35. Kepala BKPM : Lin Che Wei, Erwin Aksa 36. Kepala UKP4: Kuntoro Mangku Subroto, Teten Masduki 37. Jaksa Agung: Todung Mulya Lubis, Kepala BIN, Jend TNI (Purn) Facrul Rozy 38. Panglima TNI: Laksamana TNI Marsetio, Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Jendral TNI Gatot Nurmantyo 39. Kepala Polri: Jend Polisi Sutarman, Komjen Polisi Budi Gunawan
Multi Quote Quote
Dahlan: Dapat Jabatan Oke, Tak Dapat Juga Oke Jakarta -Menteri BUMN Dahlan Iskan menegaskan dirinya tak mengharapkan atau menolak soal kursi menteri di kabinet baru di bawah pemerintahan Jokowi-JK. Ia juga tak mau membebani presiden terpilih Jokowi. "Saya dapat jabatan oke. Tidak dapat sama sekali juga oke. Saya tidak akan merepotkan beliau (Jokowi)," kata Dahlan di sela-sela acara buka bersama di kediaman Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Menteng, Jakarta, Kamis (24/7/2014) Dahlan bercerita soal pengalamannya saat dipilih menjadi menteri BUMN oleh Presiden SBY. Ia mengatakan sempat menghindari tawaran tersebut. "Sikap saya, saya dulu ketika jadi menteri bumn karena diminta Pak SBY, sudah ditugaskan. Saya sudah berusaha menolak, karena saya sedang di PLN (dirut). Tapi beliau menginginkan," tegas Dahlan. Orang nomor satu di kementerian BUMN ini juga kembali menegaskan posisinya terkait peluang kursi menteri pada era presiden terpilih, Jokowi. "Sikap saya sama. Pak Jokowi sekarang sedang repot. Menang tipis, pesaing tidak legowo. Jokowi lagi banyak harus dipikirkan, dalam posisi seperti itu saya tidak ingin merepotkan Pak Jokowi," katanya.
Multi Quote Quote
lh99104 coach outlet online ralph lauren polo outlet pandora jewelry givenchy handbags supreme shirts michael kors outlet store fitflops sandals canada goose outlet online michael kors outlet clearance ugg boots clearance true religion outlet store kate spade handbags ralph lauren outlet online polo pas cher canada goose outlet michael kors uk coach outlet online ugg boots for women canada goose uk michael kors outlet clearance ugg boots ralph lauren outlet uggs outlet online polo ralph lauren polo outlet christian louboutin mbt shoes clearance nike nba jerseys polo ralph lauren outlet online red bottoms cheap ray ban sunglasses pandora outlet cheap ray ban sunglasses christian louboutin polo ralph lauren shirts coach factory outlet ugg boots kate spade purses coach factory outlet canada goose coats uggs outlet christian louboutin canada goose outlet store ugg boots uggs canada tory burch sandals christian louboutin tory burch outlet online coach outlet online coach outlet store online christian louboutin sale canada goose outlet online canada goose jackets louboutin shoes canada goose sale pandora charms christian louboutin supreme uk adidas shoes moncler cheap oakley sunglasses ugg boots clearance ray ban sunglasses outlet ugg boots clearance kate spade christian louboutin ugg boots true religion jeans sale coach factory outlet polo ralph lauren coach factory outlet canada goose polo outlet kate spade new york canada goose coach outlet polo ralph lauren outlet kate spade handbags michael kors handbags michael kors outlet clearance canada goose outlet store north face coach outlet store online kate spade new york michael kors outlet clearance uggs outlet online uggs outlet online ugg boots clearance jordan shoes canada goose outlet online mulberry bags tory burch outlet store michael kors uk jordan shoes tory burch outlet store uggs outlet michael kors outlet store moncler outlet store canada goose jackets sale true religion outlet store lh99104
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...