SGRO wajarnya sih di 3600!!

ditunggu turun dulu di bawah 2.200 smile) smile) smile) smile)
Multi Quote Quote
Harga jual Sawit Tekan Pendapatan Sampoerna Agro\r\n\r\nIMQ, Jakarta — PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mencatat penurunan pendapatan per 30 September 2012 sekitar 14,5% menjadi Rp2,15 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp2,516 triliun.\r\n\r\nBerdasarkan publikasi resmi perseroan, Rabu (31/10) menyebutkan, penurunan ini disebabkan oleh penurunan volume penjualan dan harga jual produk utamanya, yakni kelapa sawit. Produk lini kelapa sawit, yang terdiri dari CPO dan Inti Sawit memberikan kontribusi sebesar 96% dari total pendapatan perseroan.\r\n\r\n"Sehingga, kontribusi pendapatan dari CPO dan PK dalam periode tersebut masing-masing turun sebesar 11% menjadi Rp1,866 triliun dan 34,5% menjadi Rp204,06 miliar," ungkap manajemen.\r\n\r\nPada triwulan III tahun ini, harga minyak sawit (CPO) di Bursa Derivatif Malaysia terus\r\nmenurun dari Rm3.043 per ton pada 2 Juli hingga Rm2.395 per ton pada 28 September. Harga\r\nrata-rata triwulanan turun sebesar 11%, dari Rm3.218 per ton pada triwulan kedua Rm2.850 per ton pada triwulan tiga.\r\n\r\nPeriode Januari sampai September 2012, harga rata-rata CPO mencapai Rm3.095 per ton, atau 8% lebih rendah jika dibandingkan periode yang sama ditahun sebelumnya.\r\n\r\nSGRO menjual CPO dengan harga rata-rata (setelah dikurangi pajak ekspor) sebesar Rp7.564 per kg dalam triwulan ketiga 2012, atau 6% lebih rendah dari rata-rata triwulan kedua.\r\n\r\n"Di sembilan bulan pertama tahun ini, perseroan membukukan harga jual rata-rata sebesar Rp7.669 per kg (setelah dikurangi pajak ekspor), atau 0,3% lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu di mana sekitar 84% dari total penjualan CPO dijual di pasar domestik," ungkapnya.\r\n\r\nSaat ini, perseroan baru saja memasuki masa panen tinggi yang dimulai pada September 2012. Jumlah produksi Tandan Buah Segar (TBS) pada September sendiri sudah menyumbang 48% dari jumlah produksi di triwulan ketiga yaitu sebesar 499.991 ton, atau 35% lebih tinggi dari triwulan sebelumnya.\r\n\r\nSeluruh peningkatan sebesar 35% tersebut dihasilkan perkebunan Perseroan di wilayah Sumatera Selatan yang naik sebesar 46% sedangkan perkebunan di wilayah Kalimantan turun sebesar 2%. Secara total, wilayah Sumatera Selatan menyumbang 408.001 ton TBS di triwulan ketiga 2012.\r\n\r\nPeriode produksi tinggi terjadi ditengah kondisi sekitar kebun yang terus mengering. Tingkat curah hujan di perkebunan Sumatera Selatan berkurang sebesar 70% pada triwulan ketiga 2012 jika dibandingkan triwulan sebelumnya, sedangkan perkebunan Kalimantan mengalami penurunan sebesar 35%.\r\n\r\nDisisi lain, perkebunan Kalimantan sudah mengalami curah hujan yang kurang dari rata-rata tahun 2011 selama 7 bulan, sedangkan perkebunan Sumatera selama 5 bulan.
Multi Quote Quote
sawit lagi gelap, tp ga alam akan bangit lah. napa di saat cpo murah biodiesel ga ada bunyinya ?
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...