NEOLIB - NEOLIBERALISME

Solusinya sudah jelas kembali ke uud 45. Mega pro dengan tim yang solid tidak akan sewenang wenang seperti sby menjual 44 bumn. Termasuk timah, AKK, BEGO LAH LOE - PRIVATISASI ITU TUJUANNYA SUPAYA BUMN2 LEBIH TRANSPARAN, LIAT PLN (ADALAH SALAH SATU BUMNPALING JAHANAM) MISALNYA_KRAKATAU STEEL PRIVATISASI , SAHAMNYA DIBELI 100INVESTOR, OTOMATIS ADA 100 PASANG MATA YG IKUT AWASI… BEGONYA AMIT2 LOE PLN_JAHANAM_ DIMANA 2 PLN SERING PADAM LAMPU!!! Kalau krisis kata sby karena krisis global. Eh tapi pada waktu naik, malah diklaim sby sebagai hasil menghutang dia debanyak 550 T. Padahal kalau mau klaim krisis karena krisis global MAKA KALAU PERTUMBUHAN JUGA KARENA PERTUMBUHAN GLOBAL INI BARU ADIL
Multi Quote Quote
CATATAN SELAMA 5 TAHUN UANG JAJAN SBY 1 T. DENGAN KEMUNGKINAN TERBESAR 200M TAHUN PERTAMA UNTUK RENOVASI RUMAH SBY. MAKANYA DPR PADA AWAL TAHUN IKUTAN MINTA RENOVASI RUMAH.
Multi Quote Quote
Solusi hanya satu yaitu Pemimpin yang baik adalah yang mentaati UUD 1945 pasal 33. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk SEBESAR-BESAR KEMAKMURAN RAKYAT. Bukannya menguras Sumber Daya Alam sebesar-besarnya dan dijual kepada NEGARA PEMBERI HUTANG LUAR NEGERI, dan sebagai Imbalannya TERUS MENERUS MENAIKKAN HUTANG LUAR NEGERI. Ho ho ho… silahkan saja pemerintah eksploit itu minyak, batu bara, semuanya seperti UUD 45 pasal 33. Memangnya engineer, dokter, para profesional mau kerja gratisan? Silahkan saja buat yang mau kerja suka rela. Memangnya kapital (otak atau finansial) mau datang tanpa dibayar? Cari sendiri sana! Saya sih tidak mau….. Hapuskan pasal 33 itu. Nonsens. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mengefisienkan penggunaan uang pajak. Hapuskan MPR, DPA, Departemen-departemen tak berguna (Dep Agama, sosial, peranan wanita, olah raga dan pemuda, tenaga kerja, PAN, DPRD II,…..). Hampuskan BUMN dan monopolinya…., hapuskan bea masuk dan bea ekspor.
Multi Quote Quote
KEBIJAKAN NEOLIB DI INDONESIA Yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia ketika itu sangat berbeda. Tim Ekonomi neolib menjual bank dengan harga sangat murah, sedangkan di dalamnya terdapat OR yang adalah tagihan kepada pemerintah dalam jumlah sangat besar. Yang paling mencolok penjualan BCA yang 97% dimiliki oleh pemerintah, diinjeksi dengan OR sebesar Rp. 60 trilyun, tetapi dijual dengan ekuivalen Rp. 10 trilyun saja. Alasannya karena harus menuruti perintah IMF tentang kapan harus dijual. Ruginya Rp. 50 trilyun, belum lagi assets-nya yang bernilai Rp. 53 trilyun dijual dengan harga Rp. 20 trilyun. Kebijakan yang sangat tidak dapat dipahami olah akal sehat ini didasarkan atas paham bahwa campur tangan pemerintah harus seminimal mungkin, yaitu pemerintah tidak boleh memiliki bank terlalu lama. Menunggu sampai kondisi ekonomi membaik agar harganya lebih tinggi saja tidak boleh. Faktor lain ialah harus nurut IMF 100%. Di AS dan Eropa dalam krisis sekarang IMF tidak dianggap sama sekali. AS mencetak uang. Manusia yg mendesign, menyetujui, dan mengontrolnya, adalah BAJINGAN NEOLIB sejati. Manusianya masih pada hidup, dan pada ikut ikutan kampanye, seolah olah tidak punya beban masa lalu. Manusia NEOLIB saat ini pintar dalam berdebat, alasan menjual BUMN BUMN sehat adalah untuk kepentingan rakyat. Seolah olah dia berbuat begitu untuk kepentingan masyarakat. smile SBY teruskan saja ya….asal kalau pesawat terbang, helikopter jatuh melulu…JANGAN DILANJUTKAN ya smile
Multi Quote Quote
Mega pro = Negara berdaulat, sejahtera, aman, hingga anak cucu. sby= hancur lebur negara ini masuk ke jurang hutang. Bagi anda yang anggota demokrat dan golkar, Jika ingin pindah masuk ke PDIP, kami akan selalu membuka pintu untuk anda sekalian. berdaulat? bukannya jaman mega kita kehilangan sipadan ligitan??? Putusan Mahkamah Internasional/MI,International Court of Justice (ICJ) tanggal 17-12-2002 yang telah mengakhiri rangkaian persidangan sengketa kepemilikan P. Sipadan dan P. Ligitan antara Indonesia dan Malaysia mengejutkan berbagai kalangan. Betapa tidak, karena keputusan ICJ mengatakan kedua pulau tersebut resmi menjadi milik Malaysia.Disebutkan dari 17 orang juri yang bersidang hanya satu orang yang berpihak kepada Indonesia. Hal ini telah memancing suara-suara sumbang yang menyudutkan pemerintah khususnya Deplu dan pihak-pihak yang terkait lainnya. Dapat dipahami munculnya kekecewaan di tengah-tengah masyarakat, hal ini sebagai cermin rasa cinta dan kepedulian terhadap tanah air.
Multi Quote Quote
Saya mau contoh manusia indonesia NEOLIB itu siapa? Yang mana ada di bawah ini? 1. SBY 2. JK 3. Megawati 4. Boediono 5. Sri Mulyani (jelas bukan, karena tugas Menkeu dimana mana juga begitu) 6. Laksamana Sukardi 6. Taufik Kiemas 7. Kwik Kian Gie (gak mungkin juga, dia malahan yg menentang jual jual BUMN) 8. Thukul Arwana (mungkin juga) yang pasti yang suka jual jual BUMN, jual fixed asset (kapal tanker, gedung dll) dengan harga murah khan! "Ask not what your country can do for you - ask what you can do for your country" smile
Multi Quote Quote
Setujuuuuu terlalu banyak faktor2 yg hanya menguras keuangan negara macam yg anda list dibawah. Solusi hanya satu yaitu Pemimpin yang baik adalah yang mentaati UUD 1945 pasal 33. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk SEBESAR-BESAR KEMAKMURAN RAKYAT. Bukannya menguras Sumber Daya Alam sebesar-besarnya dan dijual kepada NEGARA PEMBERI HUTANG LUAR NEGERI, dan sebagai Imbalannya TERUS MENERUS MENAIKKAN HUTANG LUAR NEGERI. Ho ho ho… silahkan saja pemerintah eksploit itu minyak, batu bara, semuanya seperti UUD 45 pasal 33. Memangnya engineer, dokter, para profesional mau kerja gratisan? Silahkan saja buat yang mau kerja suka rela. Memangnya kapital (otak atau finansial) mau datang tanpa dibayar? Cari sendiri sana! Saya sih tidak mau….. Hapuskan pasal 33 itu. Nonsens. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mengefisienkan penggunaan uang pajak. Hapuskan MPR, DPA, Departemen-departemen tak berguna (Dep Agama, sosial, peranan wanita, olah raga dan pemuda, tenaga kerja, PAN, DPRD II,…..). Hampuskan BUMN dan monopolinya…., hapuskan bea masuk dan bea ekspor.
Multi Quote Quote
Setujuuuuu terlalu banyak faktor2 yg hanya menguras keuangan negara macam yg anda list dibawah. Solusi hanya satu yaitu Pemimpin yang baik adalah yang mentaati UUD 1945 pasal 33. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk SEBESAR-BESAR KEMAKMURAN RAKYAT. Bukannya menguras Sumber Daya Alam sebesar-besarnya dan dijual kepada NEGARA PEMBERI HUTANG LUAR NEGERI, dan sebagai Imbalannya TERUS MENERUS MENAIKKAN HUTANG LUAR NEGERI. Ho ho ho… silahkan saja pemerintah eksploit itu minyak, batu bara, semuanya seperti UUD 45 pasal 33. Memangnya engineer, dokter, para profesional mau kerja gratisan? Silahkan saja buat yang mau kerja suka rela. Memangnya kapital (otak atau finansial) mau datang tanpa dibayar? Cari sendiri sana! Saya sih tidak mau….. Hapuskan pasal 33 itu. Nonsens. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mengefisienkan penggunaan uang pajak. Hapuskan MPR, DPA, Departemen-departemen tak berguna (Dep Agama, sosial, peranan wanita, olah raga dan pemuda, tenaga kerja, PAN, DPRD II,…..). Hampuskan BUMN dan monopolinya…., hapuskan bea masuk dan bea ekspor. Pemikiran orang ksc kenapa pendek dan cederung pakai kaca mata kuda. Fanatik tanpa otak. Jika ada yang terbukti lebih baik dari sby dan jk. kenapa harus pilih sby, yang terbukti menjual gelora bung karno dengan setengah harga. Dan semua bangunan dep keu dengan sepertiga harga.
Multi Quote Quote
Tunjukkan mana ada yg lebih baik daripada yg lainnya, semuanya sama saja. Kalau mau yg benar2 lebih baik naikkan GusDur….Presiden PALING MELEK selama ini. Setujuuuuu terlalu banyak faktor2 yg hanya menguras keuangan negara macam yg anda list dibawah. Solusi hanya satu yaitu Pemimpin yang baik adalah yang mentaati UUD 1945 pasal 33. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk SEBESAR-BESAR KEMAKMURAN RAKYAT. Bukannya menguras Sumber Daya Alam sebesar-besarnya dan dijual kepada NEGARA PEMBERI HUTANG LUAR NEGERI, dan sebagai Imbalannya TERUS MENERUS MENAIKKAN HUTANG LUAR NEGERI. Ho ho ho… silahkan saja pemerintah eksploit itu minyak, batu bara, semuanya seperti UUD 45 pasal 33. Memangnya engineer, dokter, para profesional mau kerja gratisan? Silahkan saja buat yang mau kerja suka rela. Memangnya kapital (otak atau finansial) mau datang tanpa dibayar? Cari sendiri sana! Saya sih tidak mau….. Hapuskan pasal 33 itu. Nonsens. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mengefisienkan penggunaan uang pajak. Hapuskan MPR, DPA, Departemen-departemen tak berguna (Dep Agama, sosial, peranan wanita, olah raga dan pemuda, tenaga kerja, PAN, DPRD II,…..). Hampuskan BUMN dan monopolinya…., hapuskan bea masuk dan bea ekspor. Pemikiran orang ksc kenapa pendek dan cederung pakai kaca mata kuda. Fanatik tanpa otak. Jika ada yang terbukti lebih baik dari sby dan jk. kenapa harus pilih sby, yang terbukti menjual gelora bung karno dengan setengah harga. Dan semua bangunan dep keu dengan sepertiga harga.
Multi Quote Quote
Setujuuuuu terlalu banyak faktor2 yg hanya menguras keuangan negara macam yg anda list dibawah. Solusi hanya satu yaitu Pemimpin yang baik adalah yang mentaati UUD 1945 pasal 33. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk SEBESAR-BESAR KEMAKMURAN RAKYAT. Bukannya menguras Sumber Daya Alam sebesar-besarnya dan dijual kepada NEGARA PEMBERI HUTANG LUAR NEGERI, dan sebagai Imbalannya TERUS MENERUS MENAIKKAN HUTANG LUAR NEGERI. Ho ho ho… silahkan saja pemerintah eksploit itu minyak, batu bara, semuanya seperti UUD 45 pasal 33. Memangnya engineer, dokter, para profesional mau kerja gratisan? Silahkan saja buat yang mau kerja suka rela. Memangnya kapital (otak atau finansial) mau datang tanpa dibayar? Cari sendiri sana! Saya sih tidak mau….. Hapuskan pasal 33 itu. Nonsens. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mengefisienkan penggunaan uang pajak. Hapuskan MPR, DPA, Departemen-departemen tak berguna (Dep Agama, sosial, peranan wanita, olah raga dan pemuda, tenaga kerja, PAN, DPRD II,…..). Hampuskan BUMN dan monopolinya…., hapuskan bea masuk dan bea ekspor. Pemikiran LUNAMAnYA kenapa pendek dan cederung pakai kaca mata kuda. Fanatik tanpa otak. Jika ada yang terbukti lebih baik dari sby dan jk. kenapa harus pilih sby, yang terbukti menjual gelora bung karno dengan setengah harga. Dan semua bangunan dep keu dengan sepertiga harga. :applause: :applause: :applause:
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...