TEKNIKAL ANALYSIS

Lanjut donk para suhu TA smile
Multi Quote Quote
Karena para suhunya belum mau posting, yo wes, daripada kosong thread-nya, saya posting aja dulu ya.

Konsep support & resistant, just as a reminder, supaya apa yang sudah kita pelajari enggak lupa.

Dari sebuah berita di Metrotvnews.com, Jakarta:
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) akan melakukan penawaran umum saham terbatas I (PUT I) atau right issue pada 2015. Adapun harga pelaksanaan yang ditawarkan perseroan antara Rp1.510-Rp2.400 per saham.

Mengutip prospektus yang dikeluarkan ADHI di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/7/2015), perseroan akan menawarkan sebanyak-banyaknya 1,817 miliar saham baru atau sebanyak-banyaknya sebesar 50,2 persen dari modal ditempatkan dan disetor.
________________________________
OK, kita tau harga saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) Kamis 30 Juli 2015 menurun cukup signifikan. Pada pukul 09.42 harga saham ADHI anjlok hingga 8 persen menjadi Rp2.425 per lembar, bahkan sempat menyentuh harga Rp2.390.

Turunnya harga saham BUMN konstruksi tersebut karena ADHI akan melakukan right issue di bawah harga pasar, dengan harga pelaksanaan Rp1.510 - 2.400.

Dari perspektif technical analysis, harga 1.510 dapat menjadi sebuah support, on the other hand, harga 2.400 dapat menjadi sebuah resistant dalam pergerakan harga ADHI.

Seorang pelajar TA mungkin bertanya: Kenapa?. Bukankah harga-harga tersebut tidak ada dalam previous tops and bottoms ADHI di chart ?, harga-harga tersebut mungkin juga bukanlah harga yang tergaris oleh trendline, kok bisa jadi support & resistant ?.

Jawabannya: Kita harus ingat kembali definisi support & resistant (please google it out).
Hint: Logika yang serupa bisa kita lihat pada penerapan fibonacci retracement/extension), dimana sebuah level harga bisa menjadi potential support/resistance meskipun bukanlah sebuah historical price.

TA is not merely about historical price. Di Fundamental Analyis (FA) ada konsep “Looking beyond the number”, di TA pun semestinya ada.

Selamat main saham.
Multi Quote Quote
Lanjut …

Q : Tapi bukankah Right Issue artinya supply saham ?, jadi menurut teory supply & demand, mustinya harga pelaksanaan Rp1.510 - 2.400 adalah sebuah resistant range.

A : Betul itu, resistant adalah potential supply. Tapi jika kita lihat sudut pandang teori ekonomi, rational actor paradigm. Penjamin Emisi right issue ADHI tentunya tidak ingin bila dagangannya tidak laku bukan ?. Jadi, tindakan rational yang bisa dilakukannya adalah menjaga agar harga pasar ADHI tetap di atas Rp.1.510 sehingga bisa menarik minat pembeli/penebus right issue (yang berpikir bahwa mereka bisa membeli di harga tersebut dan menjual kembali di pasar dengan harga yang lebih tinggi).

Tindakan penjamin emisi dalam menjaga harga pasar tetap di atas Rp.1.510 adalah potential demand, jadi bisa dianggap sebagai sebuah support.

Q : O begono. Tapi kalau begitu ceritanya, bukankah berarti penjamin emisi memiliki insentif untuk menjaga harga pasar berada di atas Rp.2.400 ?, supaya makin menarik minat pembeli/penebus right. Jadi mustinya harga pelaksanaan Rp1.510 - 2.400 adalah sebuah support range.

A : Pinter, bener banget. Tapi saya punya dugaan lain dan saya bisa salah. Dugaan saya adalah: para pembeli/penebus right issue kepingin segera menjual sahamnya di pasar untuk merealisasikan keuntungan. Saya membayangkan ada potential supply di atas harga Rp.2.400 (hence, a resistant).

Technical Analysis (TA) tidak memandang harga pelaksanaan Rp1.510 - 2.400 sebagai fair value saham ADHI saat ini (yang memperhitungkan semua potensi cash flow saat ini dan kedepannya).

TA mengganggap harga tersebut adalah harga kesepakatan yang disanggupi oleh penjamin emisi untuk menjual right yang di issue oleh emiten ADHI, dengan memperhitungkan kondisi pasar saat ini dan kedepannya.

TA menganalisa supply & demand. Tapi seberapapun canggihnya, tetap hasilnya adalah sebuah probabilitas, tetap bisa salah. TA harus dibarengi dengan disiplin cut loss.

Selamat bermain saham
Multi Quote Quote
Topik : Prudent underwriting

Sebagaimana telah diposting sebelumnya, underwriter (penjamin emisi) memperhitungkan kondisi pasar dalam pertimbangan keputusan terkait risiko yang mungkin diambilnya.

Keputusan underwriter untuk menunda right issue ADHI mengisyaratkan bahwa kondisi pasar akhir-akhir ini berada diluar kisaran prediksi sebelumnya.

Berikut ini beritanya:
Bisnis.com
, JAKARTA– PT. Adhi Karya Tbk menunda rencananya untuk melakukan aksi right issue senilai Rp2,09 triliun guna memenuhi kebutuhan dana investasi proyek Light Rail Transit (LRT) Tahap I yang mencapai total Rp12, 56 triliun.

Direktur Utama PT. Adhi Karya Kiswodarmawan mengungkapkan semula pihaknya berencana melakukan aksi right issue pada pekan ini. Namun, niat tersebut terpaksa dibatalkan karena kondisi pasar yang sedang lemah.

“Sambil menunggu (perpres), proses rights issue nuansanya akan tertunda lagi nih, pasar lagi gak kondusif gini. Ya maunya minggu ini tapi gak mungkin kan, pasarnya lagi gak bagus, kalau dipaksain percuma nanti gak dapat duit saya,” ujarnya kepada Bisnis.com, Jumat (28/8/2015).


Technical analysis memperhitungkan tindakan dan tidak memperhitungkan omongan. Bagi technician, tidak penting apa yang diomongkan mengenai prospek ADHI, tapi justru bagian yang penting adalah tindakan untuk menunda right issue.

Bagi trader kecil, adalah bijaksana untuk mengikuti langkah bandar.

Selamat bermain saham
Multi Quote Quote
Topik : Buyback

Sama seperti underwriter (penjamin emisi), treasury manager di perusahaan emiten juga memperhitungkan kondisi pasar dalam pertimbangan keputusan terkait risiko penempatan dana current asset yang dikelolanya.

Keputusan emiten untuk melakukan buyback mengisyaratkan bahwa menurut treasury manager (beserta para konsultannya), kondisi pasar akhir-akhir ini sudah berada dalam kisaran bottoming.

Berikut ini beritanya dari Kontan:

Mandiri dan BNI segera buyback saham
Oleh Galvan Yudistira - Selasa, 29 September 2015 | 21:33 WIB
JAKARTA. Bank pelat merah siap untuk melakukan buyback saham dalam waktu dekat.

Bank Mandiri akan melakukan buyback pada minggu ini.

Lalu, BNI juga akan buyback setelahnya.

Kedua badan usaha milik negara (BUMN) ini akan melakukan buyback dengan mekanisme management and employee stock option plan (MESOP).


Sebagai informasi saham Mandiri pada penutupan Selasa (29/9) ditutup di level 7.775 per saham atau menurun 38,5% dibandingkan awal tahun ini.

Sedangkan saham BNI, pada penutupan Selasa (29/9) ditutup di level 4.070 per saham atau menurun 49,8% dibandingkan awal tahun ini.



Technical analysis memperhitungkan tindakan dan tidak memperhitungkan omongan. Bagi technician, tidak penting apa yang diomongkan mengenai rencana emiten, tapi justru bagian yang penting adalah tindakan untuk melakukan buyback, jika benar mereka melakukannya.

Buyback artinya confidence bahwa the worst condition is over.

Emiten adalah bandar, adalah bijaksana untuk mengikuti langkah bandar. Tapi technician tetap harus selalu check chart, mencari signal pattern dan/atau moving average, apakah market benar-benar sudah bottoming.

Jika benar, berarti sudah saatnya mulai membeli saham-saham pilihan, menurut selera dan wawasan masing-masing.

Nevertheless, ingat selalu bahwa TA, bandar dan semua orang bisa salah, so cut your losses short, always.

Trade at your own risk. Selamat bermain saham.
Multi Quote Quote
Dolar Amerika Serikat rebound pekan ini setelah data pasar tenaga kerja yang lemah Jumat lalu dari Amerika Serikat. Ekonomi Amerika Serikat hanya menambahkan 38.000 pekerjaan pada Mei. Mayoritas pelaku pasar tidak percaya bahwa Fed akan menaikkan suku bunga minggu depan. Tapi pelaku pasar berspekulasi bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Juli. Spekulasi tersebut mendukung dolar Amerika Serikat pekan ini. Diperkirakan bahwa kenaikan suku bunga pada bulan Juli akan tergantung pada data pasar tenaga kerja Amerika Serikat untuk bulan Juni dan referendum tentang keanggotaan Inggris di Uni Eropa pada 23 Juni. Dalam kasus data pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang lemah. Data untuk bulan Juni dan referendum keluarnya Inggris dari Uni Eropa, sangat memungkinkan the Fed akan menunda kenaikan suku bunga. smile http://www.teletrade-asia.com/id/ https://www.facebook.com/TeleTrade-Indonesia-234247566916092/?pnref=story
Multi Quote Quote
You can uncover those companions who consistently state "buddy I murdered him I swear" https://techwarior.com/ (We all know this person)… Taking the various capacities into thought, this might be a standout amongst other Discord Bots for Fortnite players
Multi Quote Quote
The number cruncher gave considers the situation where the probabilities are autonomous. Ascertaining the likelihood is marginally increasingly included when the occasions are needy, and includes probability calculators a comprehension of restrictive likelihood, or the likelihood of occasion A given that occasion B has happened, P(A|B). Take the case of a sack of 10 marbles.
Multi Quote Quote
Weight is related with a decrease in personal satisfaction, less fortunate emotional well-being results, obstructive rest apnea, just as numerous driving reasons for death worldwide,body fats calculator for example, cardiovascular malady, stroke, certain malignancies and diabetes.2 All of these potential inconveniences can diminish an individual's future, and all things considered, stoutness is an ailment that is examined by numerous specialists.
Multi Quote Quote
Coto Movies application, which was already very mainstream as Bobby Movies jumped its approach to progress inferable from the awe inspiring highlights it offers Cotomovies for mac and that too with no problematic promotions or shrouded charges! It is absolutely a major preferred position for motion picture darlings to use the highlights of this application on their PC, and we will demonstrate to you how in a bit.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...