Stop Loss

Sy punya pengalaman CL yg sukses… Sy pernah beli kija di harga 150 sebanyak 500 lot. Waktu itu sy CL diharga 120 semuanya.Saat harga Rp.50 sy masuk 750 lot. Jd sy mshsimpan nih barang… Nggak tau mo di jual di harga brp…dan kapan. Ketika harga di 121 sy msk lg utk trading aja… vol tambahan nggak banyak koq. Jd memang hrs nekad dan berani dan tdk perlu disesali… Peace… :peace:
Multi Quote Quote
Hal ini tergantung seberapa "expert" kita dalam menentukan value suatu saham dan entry point kita. Seberapa expert kita, tentu kita sendiri yang bisa menilai success rate analisa kita. Apabila kita expert dan kita yakin akan valuasi rasio yang kita buat, maka stop loss bisa dibikin agak jauh, atau bahkan tidak perlu stop loss melainkan average down. Keputusan menjual rugi saham yang secara "expert" telah kita analisa tidak hanya bergantung pada kerugian kita di saham tersebut. Bisa saja untuk membangun posisi cash pada waktu bear market, dengan kata lain portfolio management. Jadi terpaksa dijual karena market yang tidak mendukung. There is no hiding place in equity when the market crash, tentu banyak pengalaman di tahun 2008 lalu yang membuktikan hal ini. In the end, nobody is smarter than the market. Whoever feels they are, will surely lose a lot of money.Stop loss sangat penting untuk risk-management. A wise man said, stop-loss removes emotion. Saya sendiri beberapa kali terselamatkan oleh stop-loss. Apalagi kalo main Forex/Options yah? Coba tanpa stop loss smile siap-siap kena Margin Call & pulang tinggal kolor :evil apalagi kalo main forex dan index…. mungkin masih untung bisa pulang pake kolor smile) smile) smile)
Multi Quote Quote
berikut ini cara jual rugi yang diajarin di kursus, mau blue chips, mau gorengan sama saja ada 3 kondisi yang harus terpenuhi semuanya sekaligus: 1. sudah diketahui atau sudah bisa diduga secara fundamental, bahwa earning power emiten kedepannya jelek atau tidak sebagus asumsi sebelumnya –> FA 2. harga saham mulai turun setelah tidak bisa membuat harga tertinggi yang baru –> TA 3. banyak para "sesepuh" atau "senior" atau "embah" diklub-klub saham merekomendasikan beli (despite the falling price) –> BA Jika semua kondisi diatas terpenuhi, maka jual saja sahamnya, tidak perduli diharga berapa kita beli, masa lalu tidak penting, yang penting kita sudah yakin bahwa dimasa depan harga saham akan jadi lebih murah. Bahkan ketika kita sudah terlanjur jatuh cinta dengan sahamnya, jual saja, toh nantinya kita bisa beli diharga yang lebih murah jika kita "sedikit beruntung" (atau lebih tepatnya "tidak terlalu sial&quotsmile, kadang-kadang ketika para bandar yang nyangkut ingin keluar dari posisi, mereka sengaja menaikkan harga sedikit untuk menarik minat beli (demand must be created to absorb the supply), ini adalah kesempatan terbaik kita yang terakhir untuk melepas saham (lumayan kan, ruginya jadi tidak terlalu besar) tau tuh benar apa enggak
Multi Quote Quote
berikut ini cara jual rugi yang diajarin di kursus, mau blue chips, mau gorengan sama saja ada 3 kondisi yang harus terpenuhi semuanya sekaligus: 1. sudah diketahui atau sudah bisa diduga secara fundamental, bahwa earning power emiten kedepannya jelek atau tidak sebagus asumsi sebelumnya –> FA 2. harga saham mulai turun setelah tidak bisa membuat harga tertinggi yang baru –> TA 3. banyak para "sesepuh" atau "senior" atau "embah" diklub-klub saham merekomendasikan beli (despite the falling price) –> BA Jika semua kondisi diatas terpenuhi, maka jual saja sahamnya, tidak perduli diharga berapa kita beli, masa lalu tidak penting, yang penting kita sudah yakin bahwa dimasa depan harga saham akan jadi lebih murah. Bahkan ketika kita sudah terlanjur jatuh cinta dengan sahamnya, jual saja, toh nantinya kita bisa beli diharga yang lebih murah jika kita "sedikit beruntung" (atau lebih tepatnya "tidak terlalu sial&quotsmile, kadang-kadang ketika para bandar yang nyangkut ingin keluar dari posisi, mereka sengaja menaikkan harga sedikit untuk menarik minat beli (demand must be created to absorb the supply), ini adalah kesempatan terbaik kita yang terakhir untuk melepas saham (lumayan kan, ruginya jadi tidak terlalu besar) tau tuh benar apa enggak :applause: :applause: :applause:
Multi Quote Quote
kalo menurut ane….. cutlos itu sah2 aja kok…..tapi harus liat situasinnya…..sebagai contoh pada saat crash taun lalu kita pegang saham KIJA…..misalnya pada saat itu kita beli di 200…..turun terus hingga 50…..kita jual di harga 50……..pada saat yg bersamaankita switch ke saham yg berpotensi seperti ELTY atau DEWA……skarang harga DEWA tertinggi sempat di 280 & ELTY tertinggi di 385……jika kita tahan sampe sekarang maka kerugiang kita saat membeli KIJA sudah tertutupi…..malah mendapatkan untung….bandingkan bila kita Tetep menahan KIJA yg tertinggi hingga sekarang itu cuma di 144…..perbedaannya terlalu jauh…..jadi intinya adalah…..JANGAN RAGU2 UNTUK CL JIKA KITA MELIHAT POTENSI YG LEBIH BESAR DI SAHAM LAIN……tapi semua itu juga tergantung dari keberuntungan & nyali kita masing2 smile smile NB: Portofolio saya terselamatkan berkat metode seperti ini DISC ON andai kutahu…. andai kupunya bola kristal andai kubisa melihat masa depan. smile simple question aja.. kalau punya DEWA 230 dan ELTY 370 enaknya jual tidak ??
Multi Quote Quote
kalo menurut ane….. cutlos itu sah2 aja kok…..tapi harus liat situasinnya…..sebagai contoh pada saat crash taun lalu kita pegang saham KIJA…..misalnya pada saat itu kita beli di 200…..turun terus hingga 50…..kita jual di harga 50……..pada saat yg bersamaankita switch ke saham yg berpotensi seperti ELTY atau DEWA……skarang harga DEWA tertinggi sempat di 280 & ELTY tertinggi di 385……jika kita tahan sampe sekarang maka kerugiang kita saat membeli KIJA sudah tertutupi…..malah mendapatkan untung….bandingkan bila kita Tetep menahan KIJA yg tertinggi hingga sekarang itu cuma di 144…..perbedaannya terlalu jauh…..jadi intinya adalah…..JANGAN RAGU2 UNTUK CL JIKA KITA MELIHAT POTENSI YG LEBIH BESAR DI SAHAM LAIN……tapi semua itu juga tergantung dari keberuntungan & nyali kita masing2 smile smile NB: Portofolio saya terselamatkan berkat metode seperti ini DISC ON andai kutahu…. andai kupunya bola kristal andai kubisa melihat masa depan. smile simple question aja.. kalau punya DEWA 230 dan ELTY 370 enaknya jual tidak ?? DEWA sudah ane jual pas di 270 & ELTY udah ane jual di 330…….skarang posisi ane jadi trader aja dengan dana 30%…..sisanya cash…..pindah dari satu saham ke saham yg lain ……..udah kapok jadi jadi investor kecelakaan…..kalau ada crash lagi baru deh kepikiran jadi investor beneran :rofl: :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...