Pentingnya melakukan STOPLOSS.

disciplined cutloss jelas penting … baik bagi teknikal or fundamental oriented person smile kalau buat fundamentally oriented person, biasanya karena salah analisa fundamentalnya … everybody including buffet, soros, etc have cut loss before … ane juga pernah cut loss di unsp .. dalam tuh .. lugi 50% smile( smile :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: Sama dong Boss…. Jadi ingat kenangan terburukku….. UNSP buy harga 2.500…. Jual murah di 1.200….. :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: :cry: ha ha ha…rugi 50% gak perlu pake nangis…. ane mah di enrg…380….setelah setahun gak naek-2….ya dilepas di 120…. cowl….sempat numpang di 360…..buang di 110….. kbri….ini top juga…sempat punya di 200….akhirnya buang di 55… nah, telat emang….tapi, ya, sudahlah…semua ada hikmahnya…. untung memang menyenangkan…. tapi rugi punya caranya sendiri untuk membuat kita lebih berani….. :peace: Akur Bro…. :peace: :peace: :peace: :peace:
Multi Quote Quote
ane masih pegang BTEL 445 dari 2007, ga balik2 modal smile( smile( smile( smile( smile( wah, kalau b7 nasibnya nggak mungkin bisa seperti asii dan kawan2. no comment deh. :hug: smile smile smile smile Emang B7 itu gak boleh disimpan kayaknya…. Buat swing kiri kanan aja… smile smile smile smile smile
Multi Quote Quote
ane masih pegang BTEL 445 dari 2007, ga balik2 modal smile( smile( smile( smile( smile( wah, kalau b7 nasibnya nggak mungkin bisa seperti asii dan kawan2. no comment deh. :hug: smile smile smile smile Emang B7 itu gak boleh disimpan kayaknya…. Buat swing kiri kanan aja… smile smile smile smile smile tapi untuk pemula (gak pake 70…he he he)…lebih baik hindari aja dech saham-2 sport jantung begini…. untungnya sich gak seberapa…buntungnya itu yang bisa bikin kita bunuh diri…..
Multi Quote Quote
ane masih pegang BTEL 445 dari 2007, ga balik2 modal smile( smile( smile( smile( smile( wah, kalau b7 nasibnya nggak mungkin bisa seperti asii dan kawan2. no comment deh. :hug: smile smile smile smile Emang B7 itu gak boleh disimpan kayaknya…. Buat swing kiri kanan aja… smile smile smile smile smile tapi untuk pemula (gak pake 70…he he he)…lebih baik hindari aja dech saham-2 sport jantung begini…. untungnya sich gak seberapa…buntungnya itu yang bisa bikin kita bunuh diri….. Kok bisa sport jantung yach…. :-? :-? :-? :-? :-? :-? :-?
Multi Quote Quote
Pentingnya Cut Loss (dan hubungannya dengan monyet Capuchin)\r\n\r\nHalo! Kami tahu, belum saatnya bicara hal ini, karena di masa bullish ini, even monkey can make money. (monyet pun bisa untung). Tapi mau bagaimanapun juga, ini satu keahlian yang perlu Anda kuasai sebagai trader, yaitu keahlian cut loss.\r\n\r\nAnda kalau sudah beberapa bulan di pasar modal pasti pernah paling tidak coba-coba membeli saham-saham “gorengan” yang naiknya cepat, turunnya juga cepat. Pernahkah mengalami beli di puncak harga? Contoh: DOID 1800? ENRG? Pernah? Kenapa Anda tidak cut-loss? Mungkin karena Anda tidak mengetahui seni cut-loss di dalam pikiran Anda, atau Anda tidak mengelola modal Anda dengan baik? Atau kasus lainnya… Anda kecepatan taking profit dan saham tersebut naik terus dan “diluar jangkauan Anda”. Jika begitu, baca terus, namun sebelumnya ijinkan kami membagi sebuah cerita.\r\n\r\nCeritanya bukan tentang manusia, tapi tentang monyet. Ya, monyet. Cerita ini kami ambil dari bab terakhir buku “Superfreakonomics” karya Steven D. Levitt dan Stephen J. Dubner, duo pengarang favorit kami, dan junto sebuah penelitian akademik berjudul “Are Investors Reluctant to Realize Their Losses?” Anda akan mengerti nanti hubungannya.\r\n\r\nMonyet\r\n\r\nSeorang ilmuwan yang bernama Keith Chen meneliti sekelompok monyet Capuchin yang lucu dengan memberikan sejenis logam yang ada lubang di tengahnya, seperti uang logam Cina, kemudian memberikan perlakuan khusus, buah anggur, dan makanan. Ilmuwan ini dengan sabar mengajari monyet-monyet tersebut tentang nilai logam tersebut sebagai uang. Kesimpulan dari penelitian berbulan-bulan tersebut secara singkat adalah… monyet pun bisa mengerti nilai uang.\r\n\r\nNamun bukan itu yang kami soroti di sini. Yang kami soroti adalah setelah mengerti uang, Chen melanjutkan penelitiannya tentang perilaku monyet tersebut jika dihadapkan dengan dua pilihan yang irasional. Bentuknya undian dengan dua ilmuwan:\r\n\r\nIlmuwan yang pertama mulai dengan memegang satu buah anggur, kemudian dilakukan undian lempar koin. Jika koin menghadap ke atas, maka si monyet mendapatkan anggur yang dipegang, dan diberikan satu anggur tambahan, jadi satu keping “uang” miliknya bisa ditukar dua anggur.\r\nIlmuwan yang kedua mulai dengan memegang dua buah anggur, kemudian sama, dilakukan undian lempar koin. Bergantung pada undian, maka kadang-kadang ilmuwan mengambil satu anggur yang dijanjikan dan hanya membolehkan menukar satu “uang” dengan satu anggur.\r\n\r\nJadi, secara rata-rata, monyet tersebut entah mendapat sebuah anggur atau dua buah anggur. Secara rasional, pilihan pertama dan kedua sebenarnya sama saja… Tapi hal ini yang menarik dan tampaknya irasional. Monyet-monyet tersebut jauh lebih suka (“preferensi kuat”) ilmuwan yang pertama. Tidak rasional!\r\n\r\nManusia\r\n\r\nSekarang kita lanjutkan ke penelitian kedua, yang ini tentang manusia. Untuk menulis artikel “Are Investors Reluctant to Realize Their Losses“, Terrance Odean telah meneliti 10.000 investor\r\n\r\nKesimpulan yang dia ambil: ”these investors demonstrate a strong preference for realizing winners rather than the losers” (terjemahan: investor-investor ini menunjukkan preferensi/lebih suka untuk merealisasikan keuntungan daripada kerugian).\r\n\r\nWah, ternyata perilaku monyet dan investor secara kebanyakan sama tentang uang!\r\n\r\nTrader\r\n\r\nSetelah Anda baca tulisan di atas, tentu Anda tidak mau disamakan dengan monyet. Lalu, ilmu trading yang benar bagaimana? Cut losses short, let profits run. (terjemahan: potong rugi secepatnya, biarkan laba terus berjalan).\r\n\r\nDalam trading saham, apalagi trend trading, Anda mengikuti sebuah kecenderungan. Sebuah saham yang sedang naik, cenderung untuk terus naik, dan saham yang turun, cenderung terus turun. Dari sini sudah terlihat bahwa sekali Anda salah, maka Anda akan cenderung terus rugi jika tidak cut loss, dan sebaliknya.\r\n\r\nDalam praktek, Anda perlu mengikuti kereta saham yang naik, dan keluar dari saham turun dengan cepat. Setelah naik kereta saham naik tersebut, Anda tinggal berpegangan erat dan average pada titik-titik tertentu, tapi tidak merealisasikan keuntungan. Tapi bagaimana kalau market ternyata melawan Anda? Anda perlu cut loss dengan cepat, karena cut loss pertama adalah yang paling baik. Semakin jauh Anda merugi, semakin tidak ingin Anda cut loss. Ini psikologi manusia (investor), dan monyet. Sama saja!\r\n\r\nIstilahnya, Anda malas untuk cut loss. “reluctant to realize their losses”\r\n\r\nPesan moralnya: Jangan malas donk. Ini uang Anda yang sedang berjatuhan nilainya…\r\n\r\nMari kita asumsikan bahwa alami untuk malas cutloss karena menyakitkan. Tapi berbeda dengan slogan Body Shop, yang alami sangat tidak baik di dunia trading saham. Trader yang baik telah berhasil menggunakan otaknya untuk melakukan yang tidak alami. Kenapa kami bilang begitu? Karena dia tahu bahwa dengan cut losses short (walaupun sakit), dan let profits run (walaupun gatal), secara finansial dia akan lebih baik. Lama-lama dia akan kebal. Kalau menang dia tidak sombong dan buat pengumuman, kalau kalah pun dia tidak pasang wajah seram. Ini adalah kedewasaan pikiran seseorang dalam trading, yang cuma bisa didapatkan dari jam terbang.\r\n\r\nSebagai ilustrasi, anak kecil kalau disuruh gosok gigi sebelum tidur juga tidak mau, karena gosok gigi sebelum tidur itu tidak natural. Tapi karena dididik terus oleh orang tuanya, lama-lama dia mengerti dan melakukan hal yang tidak natural tersebut karena keuntungannya (tidak sakit gigi) jauh melebihi kerugiannya (lima menit sebelum tidur bergumul dengan odol). Lama-lama gosok gigi sebelum tidur menjadi second nature…\r\n\r\nM. Scott Peck dalam sebuah buku self-help berjudul “The Road Less Travelled” pernah berujar, satu-satunya cara untuk mengatasi penderitaan adalah dengan disiplin. Salah satu alat disiplin adalah menunda pemuasan (delaying gratification). Kami tulis ulang, satu-satunya cara untuk mengatasi rugi di bursa saham adalah dengan disiplin. Let profits run adalah bentuk delaying gratification di bursa saham.\r\n\r\nJika cuma mengikuti ego, maka hasilnya adalah rugi banyak dan untung sedikit sebagai hasil dari cut profits short dan let losses run (cara alami, monyet juga bisa), bukannya rugi sedikit dan untung banyak dari cut losses short and let profits run! (yang benar yang kedua ya…)\r\n\r\nCutloss memang sakit, dan kita sering gatal untuk profit taking (untuk pamer dan traktir teman, istri, dan sahabat). Dan cutloss artinya mengakui “Saya salah!” Kadang ini yang sulit, terutama bagi pria. Tapi Anda harus sadar, Anda harus cepat-cepat cutloss, dan menunda merealisasikan keuntungan, karena cuma dengan begitu portofolio Anda akan terus naik dan tumbuh. Biarkan hal tersebut menjadi second nature Anda.\r\n\r\nHanya dengan begini, Anda akan jadi trader yang jadi pemenang, bukan monyet, dan bukan trader kebanyakan (85%) yang terus merugi.
Multi Quote Quote
Tulisan yang sangat bagus, Pak Herman. Saya kira seluruh user KSC wajib setidaknya 1x baca tulisan ini sebelum memulai trading. Saya pun pernah mengalami masa2 itu (anti cut loss) dan sekarang menanggung bebannya, buka kartu saja deh, saya punya ENRG harga 1100, ya benar 1100 dimana sekarang tinggal 110, ironis memang. Tapi setelah memulai proses, saya mulai belajar untuk evaluasi trading dengan cepat untuk menentukan rugi sekarang atau ambil resiko untuk hold.
Multi Quote Quote
Tulisan yang sangat bagus, Pak Herman. Saya kira seluruh user KSC wajib setidaknya 1x baca tulisan ini sebelum memulai trading. Saya pun pernah mengalami masa2 itu (anti cut loss) dan sekarang menanggung bebannya, buka kartu saja deh, saya punya ENRG harga 1100, ya benar 1100 dimana sekarang tinggal 110, ironis memang. Tapi setelah memulai proses, saya mulai belajar untuk evaluasi trading dengan cepat untuk menentukan rugi sekarang atau ambil resiko untuk hold. :applause: :applause: :applause: yg penting tahu salahnya gimana, maka ke depannya anda bisa menuai untung. Kebanyakan orang malu mengakui salahnya . Ini bukannya membuat mereka tambah pintar tapi membuat mereka tambah bodoh dan akhirnya rugi melulu di saham……..
Multi Quote Quote
Tulisan yang sangat bagus, Pak Herman. Saya kira seluruh user KSC wajib setidaknya 1x baca tulisan ini sebelum memulai trading. Saya pun pernah mengalami masa2 itu (anti cut loss) dan sekarang menanggung bebannya, buka kartu saja deh, saya punya ENRG harga 1100, ya benar 1100 dimana sekarang tinggal 110, ironis memang. Tapi setelah memulai proses, saya mulai belajar untuk evaluasi trading dengan cepat untuk menentukan rugi sekarang atau ambil resiko untuk hold. :applause: :applause: :applause: yg penting tahu salahnya gimana, maka ke depannya anda bisa menuai untung. Kebanyakan orang malu mengakui salahnya . Ini bukannya membuat mereka tambah pintar tapi membuat mereka tambah bodoh dan akhirnya rugi melulu di saham…….. smile smile smile mau lulus dari kejamnya bursa, mesti bisa cut loss sambil ketawa ketiwi. yang sering terjadi sampai detik ini mah pada average down sampai dananya ludes dan sahamnya tetap nggak naik2. udah sifat manusia itu yang nggak mau mengakui kesalahan posisinya. makanya 85% pemain saham itu loss. ini fakta yang nggak bisa dipungkiri. smile smile smile
Multi Quote Quote
Hayooo ngaku satu per satu siapa yang pernah LOSS dan CL Saya pernah Loss san sampai sekarang masih LOSS … ELTY(thn 95 an) dulu beli di 1850 sekarang di 130 Pernah juga di CL sama perusahaan karena perusahannya bangkrut … hahaha Pernah main segudang saham isinya Warrant semua … tetapi yang ini untungnya selamat CL rugi dikit … setelah itu akrhinya expire nilainya 5 rupiah yang asalnya 500 an Tetapi itu semua pembelajaran … Sakit rasanya ? yup Stress ? jelas Kapok ? tidak Kita kalau sudah mengalami banyak kesalahan berarti sudah lebih pengalaman dari orang yang belum pernah salah. Kalau kita sudah mengalami kesalahan banyak berarti jalan menuju kesuksesan semakin terbuka, asal kita mau belajar dari kesalahan tersebut. Good LUCK
Multi Quote Quote
CUT LOSS itu mudah diucapkan, kadang sulit dilakukan. Contoh: Anda beli saham X harga 2000. Rencana cut loss kalau harga turun 1900. waktu closing, harga saham X jadi 2050. Tentu anda belum cut loss. Tapi malamnya ada berita yg sangat negatif tentang saham X. Besoknya, harga saham X pada pembukaan langsung turun ke 1700. Pertanyaannya, apakah anda akan menjualnya di harga 1700?
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...