Pentingnya melakukan STOPLOSS.

Saya tersentak oleh tulisan Senior Speculator ttg "Ada Warrent Buffet di BEI". Kenapa? Kelemahan terpenting KSC adalah, tidak ada quick link untuk newbies seperti saya untuk dengan cepat mendapatkan hal2 penting dari pengalaman KSC''ers. Karena itu, saya ingin membuat beberapa daftar kesimpulan penting yg nantinya dapat menjadi bahan rujukan para new KSC-ers seperti saya. Mohon ma''af, jika saya tidak tahu keberadaan link itu. Saya nantinya akan mengambil tidak lebih dari 7 alasan terpenting kenapa harus Cut Loss. Dan "Mengurangi Kerugian" tentulah tidak bisa dimasukkan dalam daftar ini karena judulnya juga sudah "Cut Loss" Alasan #1 Untuk mendapatkan gain in Volume. Ada dua jenis gain dalam perdagangan saham, gain in value, dan gain in volume. Ilustrasi, tgl 5 Sep 2008, beli 20 lots AALI pada 16100 (support tanggal 19 Aug 2008 adalah 16100). Tanggal 9 Sept 2008, Jual 20 lots AALI di 15100 (karena sudah >6% dibawah previous support). Dengan Cut Loss, kemaren bisa beli 23.7 lots AALI di harga 12750. (ini hanya sekedar ilustrasi) Silahkan teman-teman dan para senior menambahkan, tetapi ada baiknya jika sekalian di susun kembali urutan alasan2 nya….. sehingga diakhir, saya bisa secara statistik memilih ke-7 alasan itu dalam urutan keutamaannya. Bravo KSC…. TimurLaut
Multi Quote Quote
Alasan pertama jelas sama dengan bung Timur Laut yaitu mendapatkan gain in Volume. Dengan uang yang sama kita bisa membeli lebih banyak. Tidak membeli lebih banyak pun kita masih ada sisa duit. Alasan kedua buat saya adalah menghilangkan stress & beban mental. Bayangkan jika harus menahan floating loss gede apalagi ngelihat saham-saham yang laen pada naek. Bung Timur Laut sepertinya serius nih di saham. Semoga sukses bung!
Multi Quote Quote
jangan mau cut loss kecuali fundamental tipu2
Multi Quote Quote
^ ^ Meskipun Fundamental bagus tidak ada salahnya untuk cut loss kemudian buy back lagi di harga bawah. Istilahnya short sell saham sendiri. Kita bisa mendapat volume gain seperti bung TimurLaut
Multi Quote Quote
Coba simulasikan di saham TRUB… Kira kira bisa dapet tjoan berapa…
Multi Quote Quote
betul, ilustrasinya benar, tetapi kalau begitu kita cut loss harganya naik gimana, apa ngak puyeng dua kali, dan naiknya cuma tipuan, jadi cutloss boleh tetapi emosi yg dijaga
Multi Quote Quote
kalo situasi kaya gini duit berapapun bisa abis kalo di cut loss melulu…
Multi Quote Quote
Strategi ‘'cut loss’' itu bukan berarti kita aktif transaksi, lalu kalau salah segera cut loss! Kalo gitu ya jelas duit cepat abis. Tapi pikir dong, duit abis itu bukan karena cutloss-nya… tapi karena OVER CONFIDENCE & OVER TRADING! smile) 7 Alasan "cut loss" versi saya adalah: 1. JAGA MODAL. Masih punya duit untuk ‘'fight another time’' smile 2. JAGA PERASAAN Saya bisa lebih memahami bahwa perasaan saya, prediksi saya… tidaklah sempurna. Saya bisa salah dan saya mau buru-buru mengakui kesalahan prediksi saya… sebelum terlambat dan makin berat untuk mengakuinya… 3. JAGA SIKAP Kalau lagi untung, jadi tidak merasa lebih pandai/ lebih jago, bersyukur… Kalau rugi , jadi bisa merasakan kebersamaan ‘'sakit’'nya sesama investor. Malah masih bisa beryukur juga, terhindar dari kerugian yg lebih dalam… 4. WAKTU INSTROPEKSI / EVALUASI Persis setelah cutloss, ada waktu meng-evaluasi dengan tenang sehingga benar-benar memahami, mengapa saya rugi. Biasanya sih… karena ‘'emosi’' : serakah yg tidak tepat, atau takut yg tidak tepat. smile 5. MEMBENTUK KARAKTER Kalau rugi terus… kalau cut loss terus = looser? Itu mah pilihan / pendapat para looser! %-( Ini akan membentuk karakter. Selama setelah jatuh, bisa bangkit lagi dan maju… apakah seorang ‘'looser’' ? Bagaimana supaya bisa bangkit lagi dan maju? Ingat nomer 1 di atas! smile 6. Alasan untuk selalu KERJA KERAS & CERDAS Kerugian ‘'memaksa’' kita lebih rajin, berpikir ulang. Mencari celah. Kerja lagi, belajar terus, harus lebih cerdas, cari-cari cara dan info terus-menerus. 7. menjadi lebih BIJAKSANA Kalau rugi modal , masih bisa dicari lagi… Kalau hilang kepercayaan diri, masih bisa di-therapy Jangan sampai hilang kepercayaan dari Tuhan & sesama… Goodluck ! :hug:
Multi Quote Quote
INDONESIA STOCK TRADE INFORMATION : Informasi Investasi, Saham, Pasar Modal, Forex, Bursa saham & Bisnis Indonesia => http://sefindotrader.blogspot.com Information about Make Money Online, Online Business, Online Marketing, Online Publisher, Affiliate & Referall Indonesia => http://onestopay.blogspot.com
Multi Quote Quote
Bagi pemula, cutloss adalah kata yang mengerikan untuk didengar. Belum untung kok dah mau jual ??? Jual rugi pula ? lha, apa apaan ilmu ini ? kok ada ilmu cutloss pula? begitulah yang sering kita dengar……… Pokoknya saya kaga akan menjual saham ini sebelum saya untung………Itu juga perkataan yang sering kita dengar……..Cutloss pula walau bagi pemain lama, adalah hal yang haram untuk dilakukan……Bedakan antara pemain lama dengan pemain profesional……… Ada teman saya yang main tmpi belinya di 4625, ketika harga turun menyentuh 4525, saya menyuruhnya melakukan cutloss…..walau dia dah main lama, dia tetap enggan melakukan cutloss..katanya baru turun 100, kok mesti cutloss ? masa saya langsung rugi 5 juta padahal baru hari ini saya beli ? waktu itu dia belinya 100 lot….Tak berapa lama kemudian, hari itu juga close di 2950. Dia rugi sebanyak 83.750.000 hari itu juga……..Tapi lantaran sampai dengan sekarang dia belum menjualnya, tentunya ruginya ga lagi menjadi 83 juta tetapi telah membengkak menjadi 225 juta…bandingkan dengan modal dia 231 jt…berarti modalnya dah terkikis menjadi < 3 % alias rugi sebanyak 97%……… Dengan memakai perhitungan matematika yang sederhana, kita mengetahui penurunan 50% , mesti diimbangi dengan kenaikan 100%. Penurunan 90% mesti diimbangi dengan kenaikan sebesar 900%. Tmpi dari 4625 turun ke 120, terjadi penurunan sebesar 97%. Agar tmpi bisa naik kembali ke 4625, dibutuhkan kenaikan sebesar 3750%………….Mungkin ga tmpi bisa naik 3750%? Ada saham ga yang kenaikannya bisa mencapai 3750% ?? Jawabannya anda sendiri yang tahu……kalo mau menghibur diri sih jawabannya ya bisa………….. Dari logika sederhana ini pula , seharusnya kita mengetahui betapa penting dan krusialnya sebuah stoploss point………Setiap kita memasuki pasar, saat itu juga titik cutloss point dah mau ditentukan…Jika nyentuh titk yang kita tetapkan sebagai titik cutloss, lakukan segera cutloss-nya…Jangan ragu ragu ……Keragu-raguan anda menentukan modal anda. Pasar saham ga cocok buat peragu. Jangan pernah berpikir: Akh,…tenang aja, toh nanti besok naik lagi. Ternyata besoknya turun lagi. Anda berpikir lagi: Masa besok turun lagi? dah keterlaluan tuh, dah 2 hari merah, pasti besok naik…..Ternyata besoknya turun lagi. Anda masih berharap bisa naik. Ya, memang naik tetapi tidak pernah naik ke titik di mana anda melakukan pembelian. Anda terus terusan berharap dan berharap kapan saat itu datang. Sampe dengan sekarang ada teman saya yang masih berharap saham dengan kode UNIT-nya bisa kembali ke titik pembelian-nya. Dia dah berharap selama 5 tahun lebih….tetapi sinterklas tak pernah datang lagi ke UNIT, demikian juga dengan TMPI. Bagaimana menentukan titik cutloss point? Ada banyak cara, bisa memakai candlestick, memakai moving average yg jebol, support yang jebol, chart pattern yang jebol, garis trend yang jebol dan lainnya…banyak cara bisa dipakai. Bisa juga memakai 2-3% dari harga beli kita. Misalnya jika beli di 1000, dan harga turun ke 980-970 ( 2-3% ), segera melakukan cutloss………. Dengan jalan demikian, maka sesungguhnya kita telah melakukan protection terhadap modal kita….. istilah kerennya cut your loss quickly and let your profit run. Cutloss itu ga haram kok, semua pemain walau sekaliber apapun selalu melakukannya……….Siapa yang pernah bisa 100% benar dalam melakukan entry di saham yang disukainya ? Yang haram adalah membiarkan suatu posisi rugi berlangsung terus dan mematikan mental kita…… Dengan melakukan cutloss, sesungguhnya anda telah melakukan money management pula.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...