Short Selling nggak boleh, menurut kamu...?

Bagaimana ? Betul kan yg Nge SHORT malah para BANDAR… ?? Jangan jangan buat IMAGE bursa tidak turun dgn cara mengeluarkan LARANGAN Short untuk membuat para RETAIL OPTIMIS ?? Biar ada RETAIL yg BUY ?? Kl nggak ada yg mau BUY kan BANDAR nya juga bingung…. Any comment ?? DISCLAIMER…. Dibilang di INA aturan dibuat untuk dilanggar, nggak percaya… smile smile smile smile Langsung dibuka dengan short selling kan tadi pagi….
Multi Quote Quote
Bagaimana ? Betul kan yg Nge SHORT malah para BANDAR… ?? Jangan jangan buat IMAGE bursa tidak turun dgn cara mengeluarkan LARANGAN Short untuk membuat para RETAIL OPTIMIS ?? Biar ada RETAIL yg BUY ?? Kl nggak ada yg mau BUY kan BANDAR nya juga bingung…. Any comment ?? DISCLAIMER…. Dibilang di INA aturan dibuat untuk dilanggar, nggak percaya… smile smile smile smile Langsung dibuka dengan short selling kan tadi pagi…. :evil masak nggak tau….Bandar Bandar udah lepasin…udah..kong..kali..kong…Fuad :$-) + Erry :$-)…..semua bisa…."yang penting retail-retailnya beli"……….Biasa memang kejam……. :cry:
Multi Quote Quote
wah berarti saya termasuk bandar tins donk :-)
Multi Quote Quote
pengaruh pelarangan short sell, ihsg malah crash. hari ini jsx minus udah di atas 100 jelas sudah penurunan ihsg bukan karena aksi short selling. tapi karena fundamental pasar yang lagi bearish.
Multi Quote Quote
BEI Amati Short Selling di China Jakarta - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencermati perdagangan saham di China, terkait aturan short selling. Setelah sejumlah negara, termasuk AS melakukan larangan terhadap short selling, China justru melegalkan kegiatan perdagangan tersebut. Dengan melakukan perbandingan tersebut, BEI akan tahu pengaruh dari short selling terhadap perdagangan saham secara keseluruhan. "Semua bursa kan melarang short selling, kecuali bursa China yang hari ini melakukan short selling. Kita akan lihat apakah mereka akan sukses," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah, di kantornya, SCBD, Jakarta, Senin (6/10/200smile. Sampai saat ini, BEI memang belum memberikan ketegasan terhadap aturan tersebut. Dalam pandangan BEI, short-selling masih berada di garis abu-abu. Sebab, perdagangan ini dianggap merugikan saat indeks mengalami kejatuhan. Sementara saat kondisi normal, short selling justru menambah likuiditas dalam perdagangan. "Secara aturan short selling itukan tidak boleh. Kalau mau menjual harus punya saham, kalau beli harus punya uang. Memang ada fasilitas short selling dan kita buat list-nya. Tapi, bukan naked short selling," terangnya. Naked short selling adalah, perdagangan yang sama sekali tidak memiliki saham atau pun uang. Sehingga perdagangan seperti ini, diperkirakan akan semakin meruntuhkan indeks yang tengah anjlok. Sementara untuk short selling yang menggunakan sistim perjanjian tidak dilarang. Selama ini, BEI menyediakan list saham-saham tersebut. Namun, karena kondisi yang tidak menentu saat ini, BEI tengah berupaya menghilangkan seluruh praktik short selling, apapun itu. Upaya yang dilakukan adalah dengan menghapus menghapus list dari seluruh saham short selling, termasuk yang menggunakan perjanjian. Sehingga diharapkan, praktik naked short selling juga ikut hilang. "Sekarang list itu kita hapuskan dengan harapan tidak aksi short selling baik yang naked maupun dengan perjanjian. Jadi sementara kita hilangkan," ujarnya. Penghilangan sementara list short selling akan dilakukan selama bulan Oktober ini. Setelah itu, BEI akan melihat lagi kondisi perdagangan pada bulan selanjutnya. "Kita akan lihat. cuma kita ke luarkan tiap bulan. Untuk Oktober kita tidak buat listnya. Nanti kita lihat lagi di bulan November," terangnya. Direktur Pencatatan BEI, Eddy Sugito juga melihat short selling sebagai pedang bermata dua. Dalam kondisi normal apalagi bullish, banyak orang dipasar berpikirakan bahwa harga akan naik terus dan ada sebagian investor yang berpikir koreksi. Sehingga short selling justru menambah likuiditas perdagangan yang terjadi. "Dalam tiga sampai enam bulan ke depan. Mereka melakukan short selling dengan harapan 3-6 bulan ke depan mreka membeli lagi. Itu kan sesuatu yang wajar. Persepsi yang berbeda-beda ini kan yang dibutuhkan pasar sehingga pasar semakin marak," terang Eddy. Tapi dalam kondisi anomali seperti sekarang ini, yang terjadi adalah indeks yang sudah jatuh semakin terpuruk. Untuk itu, Eddy akan melakukan pengawasan lebih seksama lagi mengenai praktik short selling. Pihaknya akan melakukan kordinasi dengan sejumlah pihak yang terlibat di perdagangan, sehingga bisa diketahui mana yang melakukan praktik short selling. "Saya kira kita akan berkoordinasi, ini kan bulanan. Mudah-mudahan dalam satu bulan, pasar sudah mulai baik. Artinya, kan sudah ada jalan ke luar," jelasnya.(dro/ir)
Multi Quote Quote
Bapepam Tegas Tertibkan Pasar Modal Angga Aliya ZRF - detikFinance Jakarta - Mengantisipasi dalamnya dampak krisis finansial Amerika, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) akan menertibkan pasar modal lebih tegas. "Kalau kita secara mikro, akan menertibkan market lebih tegas lagi. Saya sudah minta kepada SRO, untuk menangkap dan memberikan sanksi kepada mereka yang melakukan short selling yang dilarang. Naked short selling itu, kan dilarang. Dan sekarang kita minta ke bursa untuk lakukan monitoring, pemeriksaan, audit," kata Fuad di gedung depkeu, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (6/10/200smile. Bursa Efek Indonesia (BEI) sendiri telah mengeluarkan larangan melakukan transaksi short selling selama bulan Oktober 2008. "Teknisnya tanya BEI, saya hanya minta short selling diberi sanksi. Mungkin lebih tepat ditertibkan. Artinya gini, mereka itu kan nggak boleh tapi ada juga yang melakukan ya tangkap saja," katanya. Sebenarnya lanjut Fuad, yang tidak boleh itu adalah naked short sell. "Banyak yang melakukan naked short sell, itu yang harus kita tertibkan," katanya. "Sebenarnya nggak boleh, peraturannya memang nggak boleh. Tapi mereka lakukan dan kadang-kadang sulit ditangkap, makanya saya minta Pak Erry dan teman-teman SRO untuk lebih meningkatkan kapasitas mereka untuk melakukan penertiban. Nggak ada aturan baru, kita lebih dulu dari AS kok kita udah melarang dari dulu," tambah Fuad. Diakui Fuad masalah short selling itu bukan sanksinya yang lebih berat tapi masalah kemampuan untuk menangkap pelakunya. "Jadi itu yang saya minta untuk ditingkatkan. Kemampuan dari bursa untuk menangkap itu, dan mereka pasti akan lakukan itu," ujar Fuad. Fuad menjelaskan selama dua bulan ini sudah banyak dana yang keluar dari pasar modal yang membuat indeks saham turun. "Tapi sekarang kan sudah hampir habis. Artinya hedge fund itu sudah keluar dari market kita. Sekarang istilahnya tidak banyak yang keluar lagi, jadi tinggal dikit yang keluar. Karena yang tinggal sekarang ini real investor. Kalau sekarang ini yang short term sudah keluar. Jadi indeks yang sekarang ini sebetulnya sudah menggambarkan situasi yang lebih stabil. Jadi sekarang sangat bergantung pada tingkat kepanikan dari investor domestik itu, itu yang kita himbau kepada domestik investor supaya nggak ikut-ikutan panik. Soalnya pasar kita itu kan ditentukan oleh domestik investor kita, kalau nggak panik ya selamat kita," papar Fuad.(ir/qom)
Multi Quote Quote
Biar kata Erry dan Fuad ngomong apa keq, kalo kondisi pasarnya memang kyk gini yach cape lah. Percuma road show atau pendidikan investor lah kalo para new player dijagal oleh para BD (krn aturan main yg gak jelas) masuk sich puluhan investor baru tp yg keluar krn kapok ada ratusan :-? . Lbh diperparah lagi dgn kondisi market bearish kyk gini. Memang sebaiknya BC adalah BC, bukan gorengan jadi BC yg nentuin arah indeks, rusak semuanya :kesel: smile( BC is true shm, bukan gorengan. Selama itu gorengan jadi BC mendingan hindarin dulu market. Sampai para (poli)tikus - tikus itu puas cari dana kampanye dari ‘'jagal’' investor kecil. Udahlah bertobat pak ! :kesel: smile(
Multi Quote Quote
bet one way aja udah susah menang, apalagi bet two way…, mungkin malah cepet abis duit investor.
Multi Quote Quote
kalo lagi bullish semua halal kalo lagi bearish…HARAM semua kasihan si kambing hitam yg jadi tumbal 3:-O
Multi Quote Quote
inilah bukti #$@!#$# nya orang %$@#$#^%$ !!! sok LATAH mengikuti bursa luar yang melarang short selling sebenarnya yang bisa menahan kejatuhan index adalah para shorter… coba pikir pakai OTAK , pada saat bursa jatuh, siapa yang paling dulu beli saham? bukan investor, bukan pemerintah, tapi PARA SHORTER !!! jika bursa hancur, mereka dengan yang paling pertama buy back saham ! dengan adanya pembelian mereka, otomatis mengangkat harga, yang mendorong trader lain untuk membeli. kejadian kemarin contoh nyata kegagalan pelarangan short selling saat harga jatuh, tidak ada yang mau beli saham para shorter pun cuma menonton karena mereka TIDAK MEMILIKI ALASAN UNTUK BUY ( TAKE PROFIT ) akibatnya kemarin ada 15 saham yang auto reject… hari ini SEMOGA LEBIH BANYAK SAHAM YANG HANCUR !!!
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...