HATI-HATI DENGAN SAHAM KELOMPOK BAKRIE !!!!

Ah paling juga ini pergerakan politik-uang, memang yg memainkan tampaknya tidak peduli pada situasi dalam negeri.
Multi Quote Quote
bener2 lucu…den BEI… baru kali ini pemerintah panik sekali….ya u know….meski mereka punya banyak saham grup bakrie… harusnya fair….pasar tempat jual beli jangan di tutup…. kalo emang ihsg bukan gambaran ekonomi…ngapain super panik…. banyak sekali pernyataan pemerintah yg menjilat ludah sendiri…. saya jadi ragu meski team ekonomi ini yg terbaik…. tetapi menghadapi kejadian darurat langkah mereka benar2 blunder…. peace !! :dancing:
Multi Quote Quote
berita akuisisi bumi oleh TW bisa kejadian nih … TW ini cuma pion doang, aja ada back up dibelakang nya tuh ….. mudah2an kejadian deh tuh akuisisi nya, biar bumi lebih transparant dan good for bursa kita …
Multi Quote Quote
kalo dibeli TW bakal di-TMPI-kan…..soon !!
Multi Quote Quote
bung monrek, yang dibelakang TW itu good person loh, track record nya juga oke, TW cuma jadi pion aja, biar group bakrie gak belagu heheheh. tapi djarum juga duit nya banyak tuh ….
Multi Quote Quote
yang masalah adalah siapa dibelakang Avenue Capital, apakah bukan nominee dari xxx, kalau benar nominee dari xxx berarti xxx beli balik diharga murah setelah menjual kepada BNBR diharga premium ( sorry pakai xxx = tebak sendiri, karena takut dianggap menyebarkan rumor menyesatkan terus dipidanain, padahal ini bukan rumors lho, tapi pertanyaan dalam hati yang butuh tanggapan rekan2 :p ) kalau ngak boleh ngomong apa2 kalau melihat keanehan itu namanya mengebiri kebebasan berpendapat TAHU SAMA TAHU LAH. SEMUA ORANG JUGA BISA MENEBAK!!! ANDAIKAN RATA2 JUAL DI ANGKA 5000 AJA. SEKARANG TINGGAL BUY BACK MINIMAL UNTUNG 50%.(DNG SEGALA SKENARIO) JADI TETAP DAPAT BARANG (NGGAK HILANG BARANGNYA) DAN DAPAT UANG YG BUAAAAAAAAAAAAANYAK !!!!! Gua gak yakin si Bakrie bisa sehebat itu. BNBR kan mayoritas punya nya dia. Siapa lagi yang jadi standby buyer kalau bukan dia. Keliatannya si bakrie kali ini bener2 kena serapah korban lapindo.
Multi Quote Quote
yang masalah adalah siapa dibelakang Avenue Capital, apakah bukan nominee dari xxx, kalau benar nominee dari xxx berarti xxx beli balik diharga murah setelah menjual kepada BNBR diharga premium ( sorry pakai xxx = tebak sendiri, karena takut dianggap menyebarkan rumor menyesatkan terus dipidanain, padahal ini bukan rumors lho, tapi pertanyaan dalam hati yang butuh tanggapan rekan2 :p ) kalau ngak boleh ngomong apa2 kalau melihat keanehan itu namanya mengebiri kebebasan berpendapat TAHU SAMA TAHU LAH. SEMUA ORANG JUGA BISA MENEBAK!!! ANDAIKAN RATA2 JUAL DI ANGKA 5000 AJA. SEKARANG TINGGAL BUY BACK MINIMAL UNTUNG 50%.(DNG SEGALA SKENARIO) JADI TETAP DAPAT BARANG (NGGAK HILANG BARANGNYA) DAN DAPAT UANG YG BUAAAAAAAAAAAAANYAK !!!!! Gua gak yakin si Bakrie bisa sehebat itu. BNBR kan mayoritas punya nya dia. Siapa lagi yang jadi standby buyer kalau bukan dia. Keliatannya si bakrie kali ini bener2 kena serapah korban lapindo. Sehebat apapun akal licik manusia yg menyengsarakan orang lain. KALAU TUHAN BERKEHENDAK MAKA SEMUANYA BISA DAN PASTI TERJADI!!!
Multi Quote Quote
Sehebat apapun akal licik manusia yg menyengsarakan orang lain. KALAU TUHAN BERKEHENDAK MAKA SEMUANYA BISA DAN PASTI TERJADI!!! Let everybody says AMEEN , and HALELUJAH !!! :p
Multi Quote Quote
Coba perhatikan harga BUMI sehari sebelum kehancurannya sampai di harga 5500. Harganya dijaga banget di 6000 an. Hari berikutnya harganya jatuh ke 5500 diangkat lagi ke 6000an. Kemarin juga harganya dijaga di sekitar 6000 an. Padahal harga saham2 COAL di luar negeri pada jatuh +/-5%. Terlihat ada tangan2 yg menjaga harga saham di level ini. Ini mengindikasikan pembentukan harga semu. Hanya pertanyaannya sampai berapa lama mampu menjaga harga tsb di saat harga minyak yg turun terus. Kejadian di atas dapat terjawab hari ini. Rupanya saham BUMI dijadikan agunan untuk REFINANCING UTANG. Jadi ada kemungkinan harganya dijaga. Karena kalau harganya turun terus maka harus ditambah lagi AGUNAN SAHAMNYA. Mereka sudah nggak mampu menjaga sahamnya. Dan terjadilah aksi korporasi menjual saham2 anak usahanya.
Multi Quote Quote
Dari hasil main portofolio AB bisa menjadi orang terkaya Di Indonesia dan si Dileep Srivasta menjadikan bossnya sangat puas sekarang Si Dileep jual BUMI juga kepada TATA dari negaranya dengan menambah saham yang sudah dibeli di tahun 2007 sehingga nantinya TATA bisa menjadi pemilik mayoritas.Entah apalagi yang jadi pemikiran si Dileep ini,betul betul lihay.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...