DUIT MYOR rp.1100-an ke 25 ribu

Proses "pembelian" Produk BENG BENG milik MYOR oleh UNILEVER sudah dalam tahap akhir. Harga saham MYOR akan naik dari rp.1100-an DUIT MYOR Jangan ditolak siapa tahu bisa ke rp.25 ribu per lembar
Multi Quote Quote
:getar: tanya kenapa harus beli Myor ? produknya dijual ke pihak lain berarti perusahaan di masa mendatang tidak bagus lagi :getar:
Multi Quote Quote
hmm .. beng beng itu produk core mayora .. kok mau dijual? kayak jual anak aja .. hehe
Multi Quote Quote
Logika yang terbalik. Bukankah seharusnya buy UNVR?
Multi Quote Quote
:getar: tanya kenapa harus beli Myor ? produknya dijual ke pihak lain berarti perusahaan di masa mendatang tidak bagus lagi :getar: Yang gue tahu, MYOR perush yg cukup kuat, wkt krismon, ini perush tdk goyah sama sekali bung !, sd skg pun gue tdk ada berita tentang goyahnya perusahaan, bahkan tambah maju !, aneh tapi juga nyata, sahamnya tambah turun ! Hebatnya bandar, atau trader nya yg tdk berminat !
Multi Quote Quote
Lah koq produk Beng-Beng dijual ke UNVR (PT. Unilever Indonesia, Tbk) seh? Padahal itu salah satu produk unggulannya Mayora
Multi Quote Quote
Iya nih kebalik Harusnya Buy unvr dong kok mayor? Salah satu produk yg terlaris di jual jadi Peseroan akan kehilangan produk andalannya, jadi Laba dan omset menurun kok malah naik?? Piss man…
Multi Quote Quote
Nyangkut kalee smile
Multi Quote Quote
Lah koq produk Beng-Beng dijual ke UNVR (PT. Unilever Indonesia, Tbk) seh? Padahal itu salah satu produk unggulannya Mayora kali aja niru langkah sebelumnya yaitu Buavita produk unggulan ULTJ. MYOR emisi obligasi rp.400 Milyar
Multi Quote Quote
Silahkan di simak, do your own job…………… Saya mah tetap ga tertarik masuk di saham industri untuk saat sekarang ini………. Senin, 28 April 2008 11:33:24 Pendapatan 2008 Mayora Indah Diprediksi Mencapai Rp3,1 Triliun StockWatch (Jakarta) - Pardomuan Sihombing, analis PT Paramitra Alfa Securities menargetkan pendapatan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) pada 2008 mencapai Rp3,1 triliun, tumbuh 9,62% dibanding Rp2,828 triliun pada 2007. Sedangkan laba bersih perusahaan makanan dan minuman itu diperkirakan naik 20% menjadi Rp170 miliar dari sebelumnya Rp141,589 miliar. Pardomuan mengatakan kepada e-Bursa.com, Jumat (25/4), pendapatan dan laba Mayora Indah tahun ini bisa tumbuh sekalipun tidak besar. Pasalnya, produk perseroan masih diminati konsumen meskipun saat ini banyak pesaing di bidang tersebut. "Perkiraan saya, produk Mayora akan tetap diburu pelanggan meskipun saat ini daya beli masyarakat cenderung turun akibat ekonomi belum stabil," ungkapnya. Pada 2007, laba bersih konsolidasi Mayora Indah mencapai Rp141,589 miliar (Rp185 per saham), tumbuh 51,31% dibanding sebelumnya Rp93,575 miliar (Rp122 per saham) pada 2006. Pertumbuhan laba produsen makanan dan minuman tersebut ditopang pendapatan yang meningkat sebesar 43,46% dari Rp1,971 triliun menjadi Rp2,828 triliun. Adapun margin laba bersih Mayora naik menjadi 5,05% dari sebelumnya 4,47% Pardomuan menargetkan harga Mayora Indah Rp1.800 per saham dengan rekomendasi "buy" untuk jangka panjang. Pada harga tersebut, saham Mayora masih berpotensi menguat sekitar 37,22% untuk mencapai harga tahun ini. "Perseroan memiliki fundamental solid sehingga akan berdampak positif atas sahamnya ke depan," katanya. Pada perdagangan Senin (28/4) di Bursa Efek Indonesia, harga MYOR terpantau stagnan di Rp1.130 per saham. Berdasarkan data StockWatch, harga tertinggi MYOR adalah Rp1.800 pada 6 Desember 2007 dan harga terendah Rp1.090 per 19 Maret 2008. Jika dibandingkan antara harga awal Januari 2008 di level Rp1.750 per unit terhadap harga hari ini, Senin (28/4) maka saham produsen makanan itu sudah terkoreksi 35%.(konrad)
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...