Hindari Saham dengan NPM Kecil

Minta data PGAS & ELSA dong
Multi Quote Quote
Come on, guys… NPM atau OPM? smile
Multi Quote Quote
Beberapa emiten dengan Net Profit Marhin (NPM) tinggi berdasarkan lap. keu. Des 2007: - PTBA = 18.4% - BUMI = 34.8% - BMTR = 32% - BLTA = 20.8% - LPPS = 482.9% - AALI = 33.1% - LSIP = 19.4% Salam/Taipan. :dagh: LPPS gede gitu tapi kok turun? IDX Karena nggak bagi deviden. Kasusnya seperti TRUB.
Multi Quote Quote
Jangan lupa SGRO.. klo ama AALI gemana? bagus mana? IDX Jauh banget bro kelasnya. 33.1% untuk AALI dan 13.5% untuk SGRO. SGRO urutan ke tiga di bawah LSIP tapi di atas UNSP yang 10.6%. Anyway, ada sekitar 75 emiten yang NPMnya minus alias rugi. Salam/Taipan. :dagh:
Multi Quote Quote
Saham-saham dengan NPM kecil harga sahamnya susah naik, coba lihat data historynya aja….. No worth to try, so avoid this stock sampai ada perubahan fundamental….. Yup…setuju. Saham yg NPM kecil, gak worth it kalau dilihat dari sisi retrurn yang diharapkan investor. Bisa-bisa saham nya tidur lama smile Maaf Bu.. INDF juga NPMnya kecil, 5 tahun terakhir gak pernah diatas 5%… Tapi history pergerakan sahamnya lumayan yahuud…dan di target 3200 sampai akhir tahun ini. Apakah ada kasus khusus buat INDF? Apakah hanya karena dia mengasai 80% pangsa pasar mie instan dan tepung terigu? Mungkin ada pembahasan khusus? Mohon pencerahannya…
Multi Quote Quote
INDF menguasai bisnis mie instan dan memang profit marginnya nggak besar, tapi faktor brand image, company image, business market leader membuatnya tetap diperhitungkan sebagai salah satu market mover. Jenis sahamnya adalah defensive stock, bukan growth stock, sehingga naik turunnya nggak fluktuatif atau sensational. Jadi untuk bisnis-bisnis yang cuannya kecil seperti itu, pilih satu atau dua emiten yang benar-benar berkwalitas seperti INDF, cocok disimpan untuk masa bearish seperti ini. Salam/Taipan. :dagh:
Multi Quote Quote
Special buat lpps perlu di cek ke emitennya jngn2 salah hitung atau salah taruh koma ha…haaa
Multi Quote Quote
Bro Rekans Hindari SAham Group LIPPO….. BELIEVE ME……. LIPPO = BASTARD DISCLAIMER…. Just Believe Me……
Multi Quote Quote
Saham-saham dengan NPM kecil harga sahamnya susah naik, coba lihat data historynya aja….. No worth to try, so avoid this stock sampai ada perubahan fundamental….. Yup…setuju. Saham yg NPM kecil, gak worth it kalau dilihat dari sisi retrurn yang diharapkan investor. Bisa-bisa saham nya tidur lama smile Maaf Bu.. INDF juga NPMnya kecil, 5 tahun terakhir gak pernah diatas 5%… Tapi history pergerakan sahamnya lumayan yahuud…dan di target 3200 sampai akhir tahun ini. Apakah ada kasus khusus buat INDF? Apakah hanya karena dia mengasai 80% pangsa pasar mie instan dan tepung terigu? Mungkin ada pembahasan khusus? Mohon pencerahannya… StockWatch (Jakarta) - Franciscus Welirang, Wakil Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mengatakan, perseroan belum akan menaikan harga tepung terigu dalam waktu dekat. "Kendati harga bahan baku gandum di pasar dunia terus meningkat, kami masih bertahan dengan stok yang ada," ungkapnya dalam acara paparan publik penerbitan Obligasi Indofood V di Jakarta, Jumat (25/4). Menurut Franki, Indofood masih mencermati kondisi yang terjadi di pasar global saat ini meskipun pasokan bahan baku gandum penting dalam menjaga kelangsungan produksi tepung terigu. "Kami harus mempertimbangkan daya beli masyarakat kendati pihak asosiasi masih memberi ruang kenaikan harga terigu sebesar 10% tahun ini," paparnya. Anak perusahaan Indofood yakni PT Bogasari Flour Mills adalah pabrik tepung terigu terbesar di Indonesia dengan didukung armada perkapalan untuk pengangkutan gandum. Bogasari membutuhkan pasokan bahan baku cukup besar dalam kegiatan produksi tepung terigu. Selain sebagai bahan pembuatan mie instan, tepung terigu juga dibutuhkan untuk memproduksi makanan kecil, seperi biskuit dan lainnya. "Indofood adalah produsen mie instant terbesar di dunia dengan total produksi mencapai15,1 miliar bungkus per tahun," kata Franki Welirang. Saat ini Indofood memiliki empat bisnis utama yakni produk konsumen bermerek, seperti mie instant, penyedap makanan, makanan ringan, nutrisi dan lainnya. Juga Bogasari yang memproduksi tepung terigu. Perseroan juga mempunyai lini usaha agrisbisnis yang mencakup perkebunan kelapa sawit terintegrasi, minyak goreng dan margarine dan komoditi serta lini ushaa distribusi. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas di Indonesia dan melayani sekitar 240.000 outlet ritel. Franki Welirang megemukakan, perseroan memiliki prospek usaha yang cerah di masa depan. "Merek-merek Indofood merupakan merek yang dominan di Indonesia dan menjadi pilihan konsumen. Selain itu, Indofood mampu bertahan dalam menghadapi gejolak yang terjadi di pasar dan tetap dapat meningkatkan shareholders value," katanya. Bahkan ke depan, perseroan akan menerapkan strategi usaha yang kuat dan terintegrasi. Antara lain, dengan memperkuat mata rantai pasokan atas bahan baku, menerapkan stratagi pemasaran yang komprehensif dan terarah, menjaga keseimbangan antara profitabilitas dengan pangsa pasar, mengoptimalkan efisensi operasional dan produktivitas, mengembangkan kegiatan usaha bernilai strategis, serta mempertahankan struktur permodalan dan kebijakan keuangan yang optimal. Penjualan Grup Indofood meningkat rata-rata 12% dalam 5 tahun terakhir dengan diversifikasi produk yang tetap terjaga. Laba usaha Grup Indofood juga naik dalam tiga tahun terakhir. Jika tahun 2005 Indofood membukukan laba usaha Rp1,661 triliun maka pada 2006 menjadi Rp1,972 triliun. Sedangkan laba usaha perseroan pada 2007 sebesar Rp2,984 triliun. Laba bersih Indofood juga tumbuh signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2005 Indofood meraih laba bersih Rp124 miliar, tahun berikutnya meningkat menjadi Rp661,2 miliar dan Rp980,4 miliar pada 2007. Margin laba bersih perseroan juga terus meningkat selama tiga tahun terakhir, yakni dari 0,7% pada 2005, 3,0% pada 2006, serta 3,5% pada 2007. (konrad)
Multi Quote Quote
Saham-saham dengan NPM kecil harga sahamnya susah naik, coba lihat data historynya aja….. No worth to try, so avoid this stock sampai ada perubahan fundamental….. Yup…setuju. Saham yg NPM kecil, gak worth it kalau dilihat dari sisi retrurn yang diharapkan investor. Bisa-bisa saham nya tidur lama smile Maaf Bu.. INDF juga NPMnya kecil, 5 tahun terakhir gak pernah diatas 5%… Tapi history pergerakan sahamnya lumayan yahuud…dan di target 3200 sampai akhir tahun ini. Apakah ada kasus khusus buat INDF? Apakah hanya karena dia mengasai 80% pangsa pasar mie instan dan tepung terigu? Mungkin ada pembahasan khusus? Mohon pencerahannya… Harus dilihat juga cash flow nya. CMIIW.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...