Bursa Siang: Saham Asia Mixed Setelah Geopolitik USA-China Panas Lagi, IHSG Menghijau

Bursa Siang: Saham Asia Mixed Setelah Geopolitik USA-China Panas Lagi, IHSG Menghijau

Posted by Written on 26 July 2021


Ipotnews IHSG menanjak naik pada akhir perdagangan sesi 1 hari Senin (26/7). Indeks ke zona hijau menguat 0,14 persen (+8 poin) ke posisi 6.110.

Indeks LQ45 -0,23% ke 843.

Indeks IDX30 -0,18% ke 450.

Indeks IDX80 -0,15% ke 121.

Jakarta Islamic Indeks (JII) +0,06% ke 542.

Indeks Kompas100 -0,18% ke 1.069.

Indeks Sri Kehati -0,60% ke 317.

Indeks SMInfra18 +1,33% ke 290.

Saham Paling Aktif: BGTGANTMAGROBRISDMMXEMTKBNBA

Saham Top Gainers LQ45: TOWRUNTRCPINANTMKLBFINCOPTBA

Saham Top Losers LQ45: BBCAACESADROITMGBBRIHMSPPGAS

Nilai transaksi Rp6,48 triliun. Volume perdagangan sebanyak 148,76 juta lot saham. Investor asing net sell Rp35,74 miliar.

Rupiah bergerak terkoreksi 0,06 persen terhadap USD ke kevel Rp14.484 (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia mixed saat sesi siang pada perdagangan hari Senin (26/7). Pelemahan signifikan pasar saham Hong Kong berkontribusi terhadap laju bursa Asia setelah tertekan oleh saham-saham teknologi.

Regulasi oleh pemerintah China menekan saham tekno. Di sisi lain pertemuan puncak antara China dan USA dimulai dengan awal yang sengit. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong turun 3,24 persen terburuk se-regional.

Raksasa teknologi asal China Tencent yang listing di bursa Hong Kong turun 7,61 persen. Alibaba turun 5,17 persen. Meituan turun 9,15 persen. Indeks Hang Seng Tech turun 6,58 persen.
Regulator anti monopoli di China memerintahkan Tencent untuk menyerahkan lisensi musik eksklusifnya dan menjatuhkan denda atas perilaku anti persaingan usaha. Hal ini menandai perkembangan lain dalam kebijakan keras Beijing yang sedang berlangsung terhadap raksasa internet domestiknya.
Saham bidang pendidikan yang terdaftar di bursa Hong Kong juga jatuh karena otoritas China juga meningkatkan pembatasan pada sektor tersebut. Saham New Oriental Education and Technology Group, Koolearn Technology dan China Bestudy Education Group semuanya melemah lebih dari 30 persen. Wakil Menlu China mengatakan hubungan kedua negara sekarang dalam jalan buntu dan menghadapi kesulitan serius.
Indeks Kospi di bursa saham Korsel, turun 0,61 persen. Indeks S&P/ASX200 di bursa saham Australia melandai.
Sementara itu Indeks Nikkei 225 di pasar saham Jepang menguat 1,05 persen pasca aktif kembali usai libur. Indeks Topix naik 1,1 persen. MSCI Asia Pacific Index (tidak termasuk Jepang) melemah 1,75 persen.
Indeks dolar AS flat ke posisi 92,845 dari level sebelumnya di posisi 92,8.
Kurs yen landai ke posisi ke 110,31 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada 110.
Nilai tukar dolar Australia bergerak menguat ke posisi $0,7349 dari sebelumnya di $0,732.

Minyak
Harga minyak melemah pada perdagangan sesi pagi hari Senin (26/7) di pasar komoditas Asia. Minyak WTI turun 0,72 persen ke posisi harga USD71,55 per barel. Sedangkan minyak Brent drop 0,65 persen ke harga USD73,62 per barel.

(cnbc/idx/bloomberg)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author