Bursa Siang: Periode Rilis Kinerja Emiten Q2 Topang Market Regional, IHSG Tergelincir

Bursa Siang: Periode Rilis Kinerja Emiten Q2 Topang Market Regional, IHSG Tergelincir

Posted by Written on 13 July 2021


Ipotnews IHSG meniti jalur pelemahan pada akhir perdagangan sesi 1 hari Selasa (13/7). Indeks berada di teritori negatif ke posisi 6.070 usai terkikis 0,13 persen (8 poin).

Indeks LQ45 -0,23% ke 842.

Indeks IDX30 -0,22% ke 448.

Indeks IDX80 -0,16% ke 121.

Jakarta Islamic Indeks (JII) -0,12% ke 552.

Indeks Kompas100 -0,15% ke 1.074.

Indeks Sri Kehati -0,15% ke 316.

Indeks SMInfra18 -0,35% ke 281.

Saham Paling Aktif: BMHSAGRSBNBABGTGFRENAGRO, EMTK

Saham Top Gainers LQ45: UNVRJSMRMIKAICBPTOWRBMRIANTM

Saham Top Losers LQ45: BBNIINTPUNTRJPFAASIIWIKASMGR

Nilai transaksi Rp5,93 triliun. Volume perdagangan sebanyak 122,53 juta lot saham. Investor asing net buy Rp61,06 miliar.

Rupiah bergerak menguat tipis 0,03 persen terhadap USD ke level Rp14.488 (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak ke zona hijau saat sesi siang pada perdagangan hari Selasa (13/7), kembali mengekor penguatan Wall Street ke level rekor lagi. Para investor menanti periode rilis kinerja emiten kuartal II.

MSCI Asia Pacific Index, acuan pasar regional menguat 2 hari terakhir. Pasar saham Hong Kong melaju positif. Pasar saham Taiwan menyentuh level rekor intraday. Para investor juga fokus ke arah rilis data inflasi USA dan testimoni Chairman the Fed Jerome Powell pada pekan ini karena pembuat kebijakan menyiapkan pembahasan stimulus tapering seiring pemulihan ekonomi dari tekanan pandemi.

Ekspektasi periode rilis kinerja emiten kuartal II yang solid menopang reli pasar saham seiring investor mencermati bank sentral akan melepas dukungan yang mendorong ekonomi pulih dari pandemi. Namun tekanan inflasi tetap menjadi perhatian sebagaimana halnya penyebaran varian delta virus covid19 serta vaksinasi yang lambat.

Di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng menjadi motor penguatan regional setelah naik 1,85 persen. Sedangkan indeks utama di Tiongkok, Shanghai Composite naik 0,22 persen dan Indeks Shenzhen Component menguat 0,206 persen.

Ekspor China di periode Juni naik 32,2 persen (YoY). Data ini lebih tinggi dari perkiraan para analis yang disurvei oleh Reuters dengan perkiraan naik 23,1 persen. Sedangkan impor tercatat naik sebesar 36,7 persen (YoY) jauh di atas perkiraan naik sebesar 30 persen.
Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang juga ke zona hijau. Nikkei 225 naik 0,78 persen. Indeks Topix melaju 0,77 persen. Penguatan juga terjadi pada Indeks Kospi (Korsel). Kospi naik 0,74 persen.
MSCI Asia Pacific Index (tidak termasuk Jepang) melaju 1,11 persen. Sedangkan Indeks S&P/ASX 200 di pasar saham Australia meningkat 0,23 persen.
Indeks dolar AS drop ke posisi 92,149 dari level sebelumnya di posisi 92,7.
Kurs yen melemah ke posisi ke 110,37 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada 110.
Nilai tukar dolar Australia bergerak melaju naik ke posisi $0,75 dari sebelumnya di $0,745.

Minyak
Harga minyak naik tipis pada perdagangan sesi pagi hari Selasa (13/7) di pasar komoditas Asia seiring pelaku pasar mencermati prospek demand di tengah kasus covid-19 akhir-akhir ini marak lagi.
Minyak WTI naik 0,3 persen ke posisi harga USD74,30 per barel. Sedangkan minyak Brent naik 0,2 persen ke harga USD75,34 per barel.

(cnbc/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author