Bursa Pagi: Global-Regional Menghijau, IHSG Berpeluang Menguat Terbatas

Bursa Pagi: Global-Regional Menghijau, IHSG Berpeluang Menguat Terbatas

Posted by Written on 03 June 2021


Ipotnews -Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (3/6), dibuka menguat berusaha melanjutkan tren positif kenaikan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang menguat 0,1% menunggu rilis indeks aktivitas sektor jasa China, PMI jasa Caixin/Markit, periode Mei hari ini.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mancatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,15%, jelang rilis data penjualan ritel periode April, hari ini. Indeks berlanjut melaju 0,67% (48,40 poin) ke level 7.266,20 pada pukul 8:25 WIB.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,33% dan berlanjut meningkat 0,58% ke posisi 3.243,08.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang naik 0,55% (159,77 poin) menjadi 29.105,91, setelah dibuka menguat 0,23%, dan Topix naik 0,38%.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat 0,19% (55,84 poin) menjadi 29.353,46 pada pukul 8:40 WIB. Indesk Shanghai Composite, China bertambah 0,14% di posisi 3.502,22.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah berhasil melanjutkan tren kenaikan menembus level 6.000 pada sesi perdagangan kemarin, dan ditutup melonjak 1,41% ke 6.031. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melompat 1,32% ke posisi USD22,32.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan tren kenaikan jangka pendek, dalam rentang yang mulai terbatas sehingga berisiko terkoreksi wajar. Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya pola kenaikan jangka pendek dalam rentang terbatas.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks di bursa Wall Street seiring kenaikan saham sektor energi diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu naiknya mayoritas harga komoditas kecuali batu bara serta masih relatif terkendalinya kenaikan kasus baru covid-19 berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk IHSG.

IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan  support  di level 5,990 dan  resistance  di level 6,070.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: PWON (Buy). Support: Rp500, Resist: Rp520, ISAT (Buy). Support: Rp6,350, Resist: Rp6,900, 

    ERAA (Buy). Support: Rp600, Resist: Rp620, WSKT (Buy). Support: Rp1,065, Resist: Rp1,115.

  • ETF: R-LQ45X (Buy). Support: Rp936, Resist: Rp968, XIIT (Buy). Support: Rp495, Resist: Rp513, 

    XPLQ (Buy). Support: Rp441, Resist: Rp457.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir sedikit menguat. Saham energi memimpin kenaikan pasar karena harga minyak mentah melanjutkan  rebound . Investor membeli saham sejumlah perusahaan migas terbesar di AS dalam beberapa sesi terakhir. Optimisme  rebound  ekonomi AS mendorong permintaan minyak mentah, tiket pesawat, dan aset terkait perjalanan lainnya. Saham Occidental Petroleum dan Marathon Oil melaju 2,7% dan 0,9%. Energy Select Sector SPDR ETF melonjak 1,8%.

Saham AMC, populer di kalangan investor ritel melambung 95% setelah meraup USD230,5 juta melalui penjualan saham, Selasa kemarin. Beberapa saham teknologi utama membebani pasar. Bed Bath &Beyond dan Balckberry melesat 62% dan 32%. GameStop melejit 33,2%. Saham Zoom Video turun 0,2%. Tesla dan Microsoft melemah. Pasar kemungkinan agak tersendat sebelum rilis laporan ketenagakerjaan AS, Jumat besok yang diekspektasikan akan menambah 671.000  nonfarm payrolls  pada periode Mei, naik dari 266.000 pekerjaan sebulan sebelumnya.

  • S&P 500 menguat 0,14% (6,08 poin) menjadi 4.208,12.

  • Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,07% (25,07 poin) di posisi 34.600,38.

  • Nasdaq Composite Index bertambah 0,14% (19,85 poin) menjadi 13.756,33.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup meningkat. Investor menimbang optimisme atas pemulihan ekonomi kawasan tersebut dan kekhawatiran atas peningkatan inflasi. Penguatan indeks tertahan oleh kekhawatiran kenaikan inflasi dan kemungkinan respon kebijakan bank sentral. Investor global menantikan data ketenagakerjaan utama AS yang dirilis pekan ini, serta rapat The Fed dan Bank Sentral Eropa yang akan datang. Pasar mendapatkan dorongan, dari rilis data aktivitas manufaktur yang kuat dari Inggris dan zona euro, Selasa.

Indeks harga produsen zona euro meningkat lebih dari ekspektasi pada periode April didukung lonjakan harga energi. Harga pabrik di seluruh blok tersebut naik 1% (mom) dan 7,6% (yoy), melebihi ekspektasi ekonom.

Indeks STOXX 600 naik 0,28% menjadi 451,34, dipimpin lonjakan harga saham otomotif sebesar 1,3%. Saham Interpump Group Italia melesat 6,3%, setelah setuju membeli White Drive Motors and Steering . Perusahaan farmasi Jerman MorphoSys rontok lebih dari 12,9% setelah mengumumkan akuisisi spesialis kanker Amerika, Constellation Pharmaceuticals.

  • DAX 30 Jerman bertambah 0,23% (35,35 poin) menjadi 15.602,71.

  • FTSE 100 Inggris naik 0,39% (27,54 poin) ke posisi 7.108,00.

  • CAC 40 Prancis meningkat 0,5% (32,12 poin) ke level 6.521,52.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup cenderung mendatar, setelah menjauh dari level terendah hampir lima bulan. Pasar menunggu rilis data ketenagakerjaan AS akhir pekan ini untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi pemulihan ekonomi AS.

Laporan ketenagakerjaan sebelumnya, April, tercatat jauh lebih lemah dari ekspektasi, mendorong kejatuhan dolar. Analis mengatakan, jika data  nonfarm payroll  kembali menunjukkan penurunan, akan memberi tekanan pada imbal hasil US Treasury, dan dolar AS.

Euro melemah, namun poundsterling menguat terhadap dolar. Rilis indeks harga produsen di zona euro naik lebih dari ekspektasi pada April, didorong lonjakan biaya energi. Namun Bank Sentral Eropa, ingin menjaga pertumbuhan harga konsumen mendekati 2% dalam jangka menengah. Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju naik 0,09% menjadi 89,9110.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.22120.0001+0.01%7:30 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.417-0.0001-0.01%7:30 PM
Yen (USD-JPY)109.590.03+0.03%7:30 PM
Yuan (USD-CNY)6.3811-0.00010.00%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,280.000.000.00%3:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 2/6/2021 (ET)


Komoditas

Harga minyakmentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges dini hari tadi ditutup menguat, menembus level tertinggi dalam lebih dari satu tahun. OPEC + memutuskan untuk tetap pada rencana memulihkan pasokan secara bertahap hingga Juli, bersama dengan lambatnya pembicaraan nuklir antara Iran dan AS. Rapat OPEC + hanya berlangsung 20 menit, terpendek dalam sejarah, menunjukkan kepercayaan mereka pada pemulihan pasar.

Data OPEC + menunjukkan kelompok itu sekarang lebih optimistis tentang laju  rebalancing  di pasar minyak daripada sebulan lalu. Menurut jajak pendapat  Reuters, i nvestor menunggu rilis data industri persediaan minyak mentah AS. Stok minyak mentah AS pada pekan lalu diperkirakan menurun, sementara produk penyulingan diperkirakan turun untuk minggu kedelapan berturut-turut.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik USD1,1 (1,57%) menjadi USD71,35 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik USD1,11 (1,64%) menjadi USD68,83 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi ditutup menguat, karena imbal hasil US Treasury melemah. Investor menunggu rilis data ekonomi pekan ini yang akan menjelaskan prospek inflasi. Imbal hasil US Treasury 10-tahun turun di bawah 1,60%. Investor menunggu data penggajian AS yang akan dirilis Jumat, untuk mengukur isyarat kebijakan moneter di masa mendatang.

Harga logam mulia lainnya; paladium stabil di USD2.860,21 per ounce, perak naik 0,7% menjadi USD28,10 per ounce, dan platinum turun 0,2% menjadi USD1.189,10 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi USD1.906,80 per ounce.

  • Harga emas berjangka AS naik 0,3% menjadi USD1.909,90 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author