Bursa Siang: Market Asia Merespon Positif Data PMI AS, IHSG Menguat Lagi

Bursa Siang: Market Asia Merespon Positif Data PMI AS, IHSG Menguat Lagi

Posted by Written on 02 June 2021


Ipotnews IHSG masih terus bertahan di zona hijau hingga akhir sesi I pada perdagangan hari Rabu (2/5). Indeks saham domestik menguat 1,05 persen (+62 poin) ke level 6.009.

Indeks LQ45 +1,12% ke 898.

Indeks IDX30 +1,09% ke 479.

Indeks IDX80 +1,24% ke 128.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,73% ke 571.

Indeks Kompas100 +1,05% ke 1.126.

Indeks Sri Kehati +0,90% ke 346.

Indeks SMInfra18 +2,10% ke 303.

Saham Paling Aktif: BBKPBABPBBRIBEBSBCAPBBCAABBA

Saham Top Gainers LQ45: ITMGPGASMNCNBTPSTBIGPTBASMGR

Saham Top Losers LQ45: KLBFUNVR

Nilai transaksi Rp9,18 triliun. Volume perdagangan sebanyak 126,62 juta lot saham. Investor asing net buy Rp497,76 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat 0,06 persen ke level Rp14.272 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market Asia naik tipis pada perdagangan sesi siang hari Rabu (2/6). Pasar saham global juga bertahan stabil seiring data menunjukkan aktivitas manufaktur USA bulan Mei menguat. Hal ini menghibur investor yang memburu sinyal rebound lanjutan di USA.

Investor juga akan mencermati data lapangan kerja USA yang akan dirilis pada Jumat mendatang sebagai indikasi rencana kebijakan the Fed dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.

Analis dari Union Bancaire Privee (Hong Kong), Carlos Casanova menilai ekspektasi pembukaan kembali aktivitas ekonomi telah melampaui kekhawatiran tentang inflasi.

"Ya inflasi akan melampaui batas dalam jangka pendek tetapi the Fed menyadari risiko itu dan mereka melihat target ganda inflasi dan lapangan kerja. Jadi itu membuat investor kurang khawatir potensi pengurangan kebijakan the Fed tahun ini dan fokus pada akselerasi pembukaan kembali ekonomi tahun ini dan meninggalkan ketakutan pengurangan kebijakan the Fed tahun depan dan seterusnya.

Yield US Treasury tenor 10 tahun naik tipis ke level 1,6181 persen dari level sehari sebelumnya di 1,615 persen. Sedangkan yang bertenor 2 tahun naik menjadi 0,1505 persen dari sebelumnya 0,147 persen.

Pasar saham Jepang bergerak hijau. Indeks Nikkei 225 naik 0,22 persen dan Indeks Topix mendaki 0,67 persen. Adapun Indeks Kospi di market Korsel naik 0,25 persen.

Tetapi Indeks Hang Seng di Hong Kong dalam tekanan, turun 0,36 persen. Begitu pula dengan Indeks Shanghai Composite turun tipis dan Indeks Shenzhen Component melemah 0,217 persen.
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat tipis sebagian. Sedangkan Indeks S&P/ASX200 merayapa naik 0,7 persen.
Indeks dolar AS merosot ke 89,868 dari level sebelumnya di posisi 90.
Kurs yen menguat tipis ke posisi ke 109,59 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada 109,6.
Nilai tukar dolar Australia bergerak melaju naik ke posisi $0,776 dari sebelumnya di $0,772.

Minyak
Harga minyak bergerak menguat pada perdagangan sesi pagi hari Rabu (2/6) di pasar komoditas Asia seiring OPEC plus memberikan penilaian optimis tentang prospek permintaan dan prospek kembalinya minyak Iran secara cepat ke pasar akan berkurang.
Minyak WTI naik 29 sen per barel ke harga USD68,01 per barel. Minyak Brent bertambah 36 sen ke harga USD70,61 per barel. (pkl 10.00 AM wkt Singapura)

(cnbc/idx/reuters/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author