Bursa Siang: Data Ekonomi Global Topang Market Asia, IHSG Naik Tipis

Bursa Siang: Data Ekonomi Global Topang Market Asia, IHSG Naik Tipis

Posted by Written on 28 May 2021


Ipotnews - Penguatan IHSG sejak awal sesi makin melorot saat akhir sesi I pada perdagangan hari Jumat (28/5). Meski IHSG masih meniti zona hijau, namun hanya naik tipis 0,03 persen (+1 poin) ke posisi 5.843.
Indeks LQ45 +0,61% ke 869.
Indeks IDX30 +0,59% ke 463.
Indeks IDX80 +0,31% ke 123.
Jakarta Islamic Indes (JII) -0,71% ke 551.
Indeks Kompas100 +0,41% ke 1.091.
Indeks Sri Kehati +0,96% ke 336.
Indeks SMInfra18 -0,27% ke 289.
Saham Paling Aktif: BABPBCAPBBRIBGTGANTMFRENBEBS

Saham Top Gainers LQ45: BBRIINTPANTMINCOPGASBBNIBMRI

Saham Top Losers LQ45: ITMGHMSPCTRABBTNEXCLBSDEMIKA
Nilai tukar rupiah melemah tipis 0,04 persen ke level Rp14.292 terhadap USD (11.30 AM).

Bursa Asia
Gerak market Asia menguat pada perdagangan sesi siang hari Jumat (28/5) setelah data ekonomi USA yang solid serta rencana belanja pemerintahan Joe Biden mendorong rally saham-saham siklikal di bursa Wall Street USA.
Market saham Jepang menjadi motor penguatan regional Asia. Bursa Hong Kong juga terdorong naik dibantu oleh debut IPO saham JD Logistics Inc. Sementara market China fluktuatif.
Data indikator ekonomi USA di antaranya klaim pengangguran ke arah angka rendah. Sementara Biden diberitakan siap mengungkap anggaran yang akan menempatkan anggaran belanja federal sebesar USD6 triliun pada tahun fiskal yang akan datang.
Yield US Treasury tenor 10 tahun ke level 1,61 persen di tengah tumbuhnya optimisme dan kekhawatiran suplai surat utang lebih besar untuk membiayai anggaran belanja. Komentar pejabat the Fed telah membantu pasar meredam kekhawatiran bahwa inflasi dapat memicu pengurangan stimulus yang lebih cepat dari perkiraan.
Menkeu USA Janet Yellen mengatakan dia melihat kenaikan inflasi bersifat sementara meskipun kemungkinan akan berlangsung hingga akhir 2021.
"Pasar saham masih terlihat menarik karena terlalu banyak uang yang dipompa ke dalam ekonomi dan itu mungkin tidak akan berubah sampai akhir musim panas," kata Edward Moya, analis dari OANDA Corp dalam catatan kepada klien seperti dikutip Bloomberg.
Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong menguat 0,63 persen. Namun Indeks Shanghai Composite bergerak datar sementara Indeks Shenzhen Component menguat 0,136 persen.

Di market saham Jepang, Indeks Nikkei 225 menguat signifikan 2,12 persen dan Indeks Topix naik 1,87 persen. Adapun Indeks Kospi di Korsel melaju naik 0,91 persen.

Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) naik 0,75 persen. Market saham Australia juga unjuk kekuatan. Indeks S&P/ASX200 menguat 1,18 persen.

Indeks dolar AS melaju naik tipis ke 90,058 dari level sebelumnya di 90.

Kurs yen merosot ke posisi ke 109,83 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada 109,2.

Nilai tukar dolar Australia bergerak melemah ke posisi $0,7745 dari sebelumnya di $0,777.


Minyak

Harga minyak bergerak di zona hijau pada perdagangan sesi pagi hari Jumat (28/5) di pasar komoditas Asia, bahkan ke harga tertinggi dalam 2 tahun terakhir. Penguatan tersebut seiring optimisme demand di USA melampaui kekhawatiran suplai dari Iran akan naik ketika sanksi ekspor secara resmi dihapus.

Minyak WTI naik 0,4 persen per barel ke harga USD67,14 per barel. Minyak Brent bertambah 0,3 persen ke harga USD69,64 per barel. (pkl 10.20 AM wkt Singapura)

(cnbc/idx/reuters/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author