Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Bullish di Area Undervalue

Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Bullish di Area Undervalue

Posted by Written on 28 May 2021


Ipotnews - Jelang akhir pekan, di pengujung Mei, Jumat (28/5), bursa saham Asia dibuka menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang didukung rilis data ekonomi AS yang positif. Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang bergerak mendatar.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan peningkatan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,84%. Indeks berlanjut melaju 0,89% (63,30 poin) ke posisi 7.158,20 pada pukul 8:15 WIB.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,60%, dan berlanjut tumbuh 0,57% menjadi 3.183,64.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melesat 1,75% (498,90 poin) ke level 29.047,91, setelah dibuka melonjak 1,55% dan Topix melompat 1,52%.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah berjaya dengan bermanuver di zona hijau sepanjang sesi perdagangan kemarin, dan ditutup naik 0,45% menjadi 5.841. Namun harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,47% menjadi USD21,26.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih akan berada dalam tren kenaikan menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik. Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya sinyal  bullish momentum  pada area  undervalue  berpotensi untuk bergerak dalam rentang terbatas.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa Wall Street seiring solidnya data ketenagakerjaan, diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk indeks. Sementara itu naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, nikel dan timah berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan.

IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan support di level 5,780 dan resistance di level 5,900.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: AKRA (Buy). Support: Rp3,150, Resist: Rp3,290, ASII (Buy). Support: Rp5,000, Resist: Rp5,300, 

    MDKA (Buy). Support: Rp2,560, Resist: Rp2,660, ADRO (Buy on Weakness). Support: Rp1,160, Resist: Rp1,200.

  • ETF : XCLQ (Buy on Weakness). Support: Rp88, Resist: Rp90, XIIC (Buy). Support: Rp917, Resist: Rp933, XMTS (Buy on Weakness). Support: Rp421, Resist: Rp431.

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat. Perbaikan data di pasar tenaga kerja membantu meningkatkan ekspektasi pemulihan ekonomi, mendorong rotasi menuju saham yang lebih mungkin mendapatkan keuntungan dari pemulihan tersebut. Klaim pengangguran awal turun menjadi 406.000, mencapai titik terendah pandemi yang baru, turun dari 444.000 pada minggu sebelumnya, dan jauh lebih sedikit dari ekspektasi 425.000. Estimasi awal produk domestik bruto kuartal pertama tidak berubah di 6,4%.

Imbal hasil US Treasury, bertenor 10-tahun melesat setingginya 1,625% dan merusak daya tarik saham pertumbuhan, seperti teknologi. Keuntungan untuk pasar secara keseluruhan tertahan, karena investor melepas saham teknologi dan beralih menuju saham siklikal. Microsoft, Alphabet, dan Apple semuanya mencatatkan pelemahan. Saham Boeing meroket 3,9% karena optimisme tentang pemulihan ekonomi. Saham Snowflake anjlok 4,2%, Nvidia merosot 1,3%. Ford melambung 7%.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,41% (141,59 poin) menjadi 34.464,64.

  • S&P 500 naik tipis 0,12% (4,89 poin) di posisi 4.200,88.

  • Nasdaq Composite sedikit melemah 0,01% (-1,72 poin) di level 13.736,28.
Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir di zona hijau, sempat menyentuh rekor tertinggi setelah laporan ketenagakerjaan AS mengisyaratkan pemulihan di pasar tenaga kerja. Senat Partai Republik AS tawaran anggaran infrastruktur senilai USD928 miliar jauh dari usulan Presiden Joe Biden USD1,7 triliun. Survei GfK Jerman menunjukkan moral konsumen meningkat kurang dari ekspektasi pada Mei, naik tipis menjadi -7,0 dari -8,6 yang direvisi pada April, ekonom mengekspektasikan -5,2.

Indeks STOXX 600 naik 0,27% menjadi 446,44, dipimpin lonjakan harga saham sektor sumber daya dasar sebesar 3%, saham  healthcare  merosot 1%. Saham Airbus melambung lebih dari 9% setelah mengumumkan rencana produksi yang ambisius, 64 model A320 per bulan pada kuartal kedua 2023. Harga saham Tate & Lyle ditutup anjlok lebih dari 6%.

  • CAC 40 Prancis meningkat 0,69% (44,11 poin) ke level 6.435,71.

  • DAX 30 Jerman melemah 0,28% (-43,99 poin) menjadi 15.406,73.

  • FTSE 100 Inggris berkurang 0,10% (-7,26 poin) di posisi 7.019,67.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir sedikit melemah. Data klaim pengangguran AS turun yang lebih besar dari ekspektasi. Imbal hasil US Treasury naik menjadi 1,605, di tengah kekhawatiran tentang pasokan utang pemerintah yang akan datang. Presiden Joe Biden dikabarkan akan mengumumkan anggaran senilai USD6 triliun untuk 2022. Pasar menunggu rilis data inflasi AS, Jumat ini. Ekonom memperkirakan data pengeluaran konsumsi pribadi inti melonjak 2,9% (yoy) pada April, dari kenaikan 1,8% bulan sebelumnya.

Greenback  relatif stabil terhadap euro, melemah versus poundsterling dan dolar Kanada serta menguat atas yen Jepang. Kinerja berbeda mata uang tersebut tseiring perubahan  outlook  ekonomi negara dan pandangan yang berkembang tentang kapan, dan seberapa banyak, bank sentral akan menarik kembali kebijakan moneter yang longgar untuk mengendalikan inflasi dalam pemulihan dari pandemi Covid-19.Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju melemah 0,08% menjadi 89.971.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.2192-0.0003-0.02%7:36 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.4203-0.0004-0.03%7:35 PM
Yen (USD-JPY)109.850.04+0.04%7:35 PM
Yuan (USD-CNY)6.3833-0.0075-0.12%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,287.50-40.00-0.28%3:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 27/5/2021 (ET)


Komoditas

Harga minyakmentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges dini hari tadi ditutup menguat, didukung data ekonomi AS yang kuat, mengimbangi kekhawatiran investor tentang potensi kenaikan pasokan Iran. Ekonomi AS pada kuartal I mencatat laju pertumbuhan tercepat kedua sejak kuartal ketiga 2003, belanja bisnis untuk peralatan berakselerasi pada periode April. JP Morgan memperkirakan Iran dapat menambah 500.000 bph pada akhir tahun ini, dan 500.000 bph lagi pada Agustus 2022. Iran dan kekuatan global bernegosiasi sejak April tentang pencabutan sanksi Washington terhadap Teheran, termasuk sektor energinya.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 25 sen menjadi USD69,12 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 34 sen menjadi USD66,55 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi berakhir melemah, namun cenderung stabil di pasar di bawah level kunci USD1.900 per ounce. Rilis data ekonomi AS menunjukkan pemulihan di ekonomi terbesar dunia itu berada di jalur yang tepat. Klaim pengangguran baru AS turun lebih dari ekspektasi, sementara pertumbuhan ekonomi berakselerasi pada kuartal I.

Investor menunggu laporan konsumsi pribadi bulanan Amerika yang akan dirilis Jumat waktu setempat. Di pasar fisik, impor emas ke konsumen utama China dari Hong Kong dan Swiss melonjak pada periode April. Harga logam beharga laiin; paladium melonjak 2,3% menjadi USD2.806,67 per ounce, perak naik 0,5% menjadi USD27,83 per ounce dan platinum merosot 1% menjadi USD1.178,86 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot mendatar di USD1.896,76 per ounce.

  • Harga emas berjangka AS turun 0,3% menjadi USD1.898,5 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author