Bursa Pagi: Asia Bergerak Turun, IHSG Jenuh Jual Cenderung Bearish

Bursa Pagi: Asia Bergerak Turun, IHSG Jenuh Jual Cenderung Bearish

Posted by Written on 27 May 2021


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (27/5), dibuka cenderung melemah, investor menunggu rilis data keuntungan industri China periode April, dan bersikap hati-hati menjelang rilis sejumlah data ekonomi AS akhir pekan ini. Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang melemah 0,04%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan perubahan tipis indeks ASX 200, di kisaran 7.083. Indeks berlanjut melemah 0,08% (-5,60 poin) di posisi 7.086,90 pada pukul 8:30 WIB.

Indeks Kospi, Korea Selatan juga dibuka cenderung mendatar di kisaran level 3.168, dan berlanjut melorot 0,71% ke posisi 3.146,05.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225., Jepang merosot 0,88% (-251,06 poin) ke level 28.391,13, setelah dibuka melemah 0,19%, dan Topix sedikit turun.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,57% (-167,62 poin) menjadi 28.998,39, pada pukl 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China berkurang 0,21% ke posisi 3.585,73.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang bervariasi, setelah mengakhiri sesi perdagangan sebelum libur Waisak, dengan melaju 0,91% ke level 5.815. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,52% menjadi USD21,36.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan jangka pendek, namun berada dalam kecenderungan  bearish.  Sejumlah indikator pergerakan indeks berpotensi untuk menguji bearish trendline  di area jenuh jual pada kondisi undervalue.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks di bursa Wall Street seiring optimisme investor akan proses pemulihan ekonomi diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu naiknya mayoritas harga komoditas kecuali timah dan emas berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks.

IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan support di level 5,775 dan resistance di level 5,855.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: BBCA (Buy). Support: Rp31,425, Resist: Rp32,125, EXCL (Buy). Support: Rp2,230, Resist: Rp2,350, WSKT (Buy). Support: Rp1,030, Resist: Rp1,090, SIDO (Buy on Weakness). Support: Rp765, Resist: Rp775.

  • ETF: XBLQ (Buy). Support: Rp429, Resist: Rp437, XIID (Buy). Support: Rp463, Resist: Rp471, 

    XPID (Buy). Support: Rp468, Resist: Rp474.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat moderat, komentar pejabat Federal Reserve membantu meredam kekhawatiran tentang lonjakan inflasi dan menjaga imbal hasil obligasi tetap terkendali di bawah level 1,6%. Sejumlah pejabat The Fed berkomentar dalam beberapa hari terakhir tentang inflasi, mempertahankan pandangan inflasi bank sentral sebagai sementara dan memiliki alat untuk menekan jika harga mulai bergerak terlalu tinggi. Namun, mereka juga semakin dekat untuk memulai perdebatan tentang  tapering  rencana stimulus fiskal yang masif.

Amazon menguat 0,19% setelah mengumumkan akuisisi MGM,meningkatkan persaingan dengan penyedia layanan  streaming  yang dipimpin Netflix dan Disney+. Pengecer obat seperti Walgreens, CVS Health, dan Rite Aid Corp berguguran setelah Amazon mempertimbangkan peluncuran apotek fisik di AS. Ford Motor Co melesat 8,51% setelah menguraikan rencana untuk meningkatkan pengeluaran untuk upaya elektrifikasi. Operator department store  Nordstrom Inc anjlok 5,78% setelah melaporkan kerugian kuartalan yang lebih besar dari perkiraan.

  • S&P 500 menguat 0,19% (7,86 poin) menjadi 4.195,99.

  • Dow Jones Industrial Average sedikit bertmbah 0,03% (10,59 poin) di posisi 34.323,05.

  • Nasdaq Composite Index meningkat 0,59% (80,82 poin) ke level 13.738,00.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup variatif cenderung mendatar, investor memantau prospek inflasi setelah bank sentral mengulangi sikap kebijakan moneter  dovish . Sejumlah pejabat The Fed menyatakan, pemulihan ekonomi AS menggembirakan, namun terlalu dini untuk melakukan  tapering . Pejabat Bank Sentral Eropa juga mengindikasikan, pada tahap ini terlalu dini untuk membahas tentang pengurangan pembelian obligasi darurat. Indeks STOXX 600 naik tipis 0,02 poin menjadi 445,22, dipimpin lonjakan haarga saham sektor  travel and leisure  lebih dari 1%, perbankan anjlok 1,1%.

Saham Marks & Spencer melambung 8,5% meski melaporkan penurunan laba tahunan 88%. Perusahaan IT Inggris, Softcat, melesat 7% setelah memproyeksikan laba tahunan di atas ekspektasi. British Land merosot 3,7% setelah perusahaan properti komersial itu membukukan kerugian tahunan ketiga berturut-turut. Saham Royal Dutch Shell sedikit menguat, setelah pengadilan Belanda memutuskan harus mengurangi emisi karbonnya sebesar 45% pada 2030 dari level 2019. Perusahaan jasa kualitas dan keamanan Inggris, Intertek, melorot 5%.

  • DAX 30 Jerman sedikit melemah 0,09% (-14,37 poin) di posisi 15.450,72.

  • FTSE 100 Inggris turun tipis 0,04% (-2,86 poin) di level 7.026,93.

  • CAC 40 Prancis bertambah 0,02% (1,33 poin) menjadi 6.391,60.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup berbalik menguat, untuk pertama kalinya pekan ini, karena imbal hasil Amerika tetap stabil. Prospek ekonomi Jepang memburuk dan Reserve Bank of New Zealand mengejutkan pasar dengan mengisyaratkan suku bunga yang lebih tinggi di 1,58%. Analis mengatakan, pasar valas berhati-hati jelang rilis data ekonomi utama AS Kamis dan Jumat besok, terutama rilis angka inflasi. Jika inflasi melemah, prospek suku bunga rendah The Fed dapat bertahan dan tren penurunan dolar bisa berlanjut.

Yen melemah terhadap dolar AS. Pemerintah Jepang memangkas prospek ekonominya untuk pertama kali dalam tiga bulan karena konsumsi swasta dan kondisi bisnis melemah. Dolar Selandia Baru menguat setelah bank sentral mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada September tahun depan. Euro melemah karena imbal hasil zona euro jatuh di tengah sinyal  dovish  Bank Sentral Eropa. Indeks Dolar (Indeks DXY) menguat 0,04% menjadi 90,081.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.21930.0001+0.01%7:26 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.41190.000.00%7:27 PM
Yen (USD-JPY)109.170.02+0.02%7:26 PM
Yuan (USD-CNY)6.3908-0.0199-0.31%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,327.50-27.50-0.19%5/25/2021

Sumber : Bloomberg.com, 26/5/2021 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges dini hari tadi berakhir menguat. Penurunan stok minyak mentah AS memperkuat ekspektasi lonjakan permintaan menjelang puncak  driving season  musim panas, mengimbangi kekhawatiran kemungkinan kembalinya pasokan Iran akan menyebabkan kelebihan pasokan.

Konsumsi bensin AS umumnya meningkat mulai sekitar Memorial Day, 31 Mei, ketika orang-orang mulai melakukan perjalanan darat.

Stok minyak mentah AS di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma, turun pekan lalu, ke level terendah sejak Maret 2020. Pasokan produk bensin naik menjadi 9,5 juta bph, permintaan produk distilasi juga lebih tinggi. Pelaku pasar juga mencermati perkembangan pembicaraan nuklir Iran-AS yang dapat mengarah pada pencabutan sanksi terhadap industri energi Iran dan pelepasan minyak negara itu ke pasar. Rusia mengatakan OPEC +, harus mempertimbangkan kemungkinan peningkatan produksi Iran ketika menilai langkah lebih lanjut.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 16 sen (0,3%) menjadi USD68,87 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 14 sen (0,2%) menjadi USD66,21 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi ditutup menguat, namun harga emas di pasar spot turun ke bawah level USD1.900, karena dolar dan imbal hasil US Treasury sedikit naik. Namun ekspektasi lanjutan dari sikap  dovish The Fed menahan harga emas dari penurunan lanjutan.

Beberapa pejabat The Fed menegaskan kembali komitmen mereka terhadap sikap kebijakan yang  dovish. 
Mereka menyatakan dapat mengekang lonjakan inflasi jika itu terjadi tanpa menggeser pemulihan ekonomi. Selanjutnya, pelaku pasar akan mencermati data produk domestik bruto, klaim pengangguran, dan belanja konsumen AS yang akan dirilis pekan ini. Harga logam berharga lainnya; paladium turun 0,8% menjadi USD2.747,59 per ounce, perak anjlok 1,1% menjadi USD27,68 per ounce, dan platinum naik 0,4% menjadi USD1.187,51 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi USD1.893,20 per ounce.

  • Harga emas berjangka AS naik 0,2% menjadi USD1.901,20 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author