Bursa Siang: Market Asia Terpengaruh Gejolak Cryptocurrency, IHSG Berjuang Bangkit

Bursa Siang: Market Asia Terpengaruh Gejolak Cryptocurrency, IHSG Berjuang Bangkit

Posted by Written on 24 May 2021


Ipotnews IHSG berupaya bangkit dari pelemahan saat akhir sesi I pada perdagangan hari Senin (24/5). IHSG naik tipis +0,07 persen (+4 poin) menjadi ke posisi 5.777.

Indeks LQ45 +0,31% ke 861.

Indeks IDX30 +0,37% ke 459.

Indeks IDX80 +0,05% ke 122.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,88% ke 545.

Indeks Kompas100 +0,04% ke 1.083.

Indeks Sri Kehati +0,41% ke 333.

Indeks SMInfra18 +0,20% ke 287.

Saham Paling Aktif: BABPBCAPBMTRBBRIANTMBAJABNBA

Saham Top Gainers LQ45: BBRIITMGBTPSTBIGERAAHMSPTOWR

Saham Top Losers LQ45: BBCAINTPTLKMBBTNINDFCPINJSMR

Nilai transaksi Rp5,15 triliun. Volume perdagangan sebanyak 107,10 juta lot saham. Investor asing net buy Rp108,44 miliar.

Nilai tukar rupiah stagnan ke level Rp14.355 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Sebagian besar indeks saham Asia mengarah ke zona pelemahan pada perdagangan sesi siang hari Senin (24/5). Para pelaku pasar terpengaruh gejolak keterpurukan cryptocurrency serta prospek inflasi. Bitcoin mencoba untuk stabil setelah terpukul di tengah berkembangnya kabar tindakan keras China terhadap trading cryptocurrency.

Cryptocurrency turun 13 persen pada Minggu kemarin merosot 50 persen dari level tertinggi all time high karena investor hengkang secara massal. Sebagian tertekan akibat tindakan keras China yang ingin mencegah secara berkelanjutan risiko spekulasi dan finansial.

"Ini akan menjadi pasar yang sangat bervariatif selama bulan ke depan sampai lebih banyak informasi tentang yang sebenarnya terjadi dengan inflasi serta bagaimana stimulus USA mempengaruhi likuiditas di sana, juga tentang bagaimana virus corona benar-benar berkembang," papar JoAnne Feeney, analis dari Advisors Capital Management seperti dikutip laman Bloomberg.

Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,4 persen serta Indeks Topix menguat 0,54 persen. Straits Times Index di pasar saham Singapura menguat 0,39 persen. Begitu pula dengan pasar saham Malaysia menguat 0,82 persen.

Tekanan terjadi di market saham Korsel. Indeks Kospi turun 0,29 persen. Indeks Hang Seng (Hong Kong) turun 0,59 persen. Bursa saham China juga dalam tekanan. Indeks Shanghai Composite turun 0,35 persen dan Indeks Shenzhen Component turun 0,8 persen.
Market saham Australia ke zona hijau. Indeks S&P/ASX 200 naik tipis 0,08 persen. Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) drop 0,4 persen.
Indeks dolar AS melaju ke 90,012 dari level sebelumnya di 89,985.
Kurs yen turun tipis ke posisi ke 108,91 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada 108,60.
Nilai tukar dolar Australia bergerak melemah 0,13 persen ke posisi $0,7721.

Minyak
Harga minyak bergerak positif pada perdagangan sesi pagi hari Senin (24/5) di pasar komoditas Asia seiring ekonomi USA bangkit dari pandemi melampaui kekhawatiran kesepakatan damai nuklir Iran akan memicu kenaikan pasokan global.
Minyak WTI naik 0,6 persen per barel ke harga USD63,93 per barel. Minyak Brent juga naik 0,6 persen ke harga USD65,82 per barel.

(cnbc/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author