Bursa Pagi: Global-Regional Menghijau, IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan

Bursa Pagi: Global-Regional Menghijau, IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan

Posted by Written on 21 May 2021


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (21/5), bursa saham Asia dibuka menguat, melanjutkan tren positif kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang naik 0,21%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penguatan indeks ASX200, Australia sebesar 0,1%, diwarnai kenaikan harga minyak pada pembukaan pasar Asia. Indeks berlanjut menguat 0,18% (12,70 poin) menjadi 7.032,30 pada pukul 8:20 WIB.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,55%, dan berlanjut melaju 0,92% ke posisi 3.191,42.Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang mengingkat 0,92% (258,22 poin) ke level 28.356,47.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,47% (134,05 poin) menjadi 28.584,34 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, dibuka sedikit menguat 0,11% di posisi 3.510,84.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah berhasil keluar dari tekanan penurunan pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup meningkat 0,64% ke posisi 5.797. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melonjak 1,33% ke level 21,27.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan meskipun masih dibayangi tekanan pelemahan. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya sinyal negatif dengan pola  bearish  yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks di bursa Wall Street, seiring  rebound saham sektor teknologi dan solidnya data klaim pengangguran, diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu kembali surplusnya neraca perdagangan RI, dan akan segera tibanya 16 juta bahan baku vaksin berpeluang, menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks.

IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan  support  di level 5,760 dan  resistance  di level 5,840.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: ISAT (Buy). Support: Rp6,175, Resist: Rp6,575, ASII (Buy). Support: Rp5,050, Resist: Rp5,300, 

    MEDC (Buy on Weakness). Support: Rp720, Resist: Rp740, JPFA (Buy on Weakness). Support: Rp1,950, Resist: Rp2,010.

  • ETF: XBNI (Buy). Support: Rp923, Resist: Rp943, XIML (Buy). Support: Rp230, Resist: Rp236, 

    XIHD (Buy). Support: Rp420, Resist: Rp430.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup menguat, didukung  rebound  harga saham teknologi. Sentimen pasar juga didukung rilis data klaim pengangguran pertama pekan lalu yang mencapai 444.000, terendah sejak era pandemi, lebih rendah dari ekspektasi 452.000. Departemen Keuangan AS menyatakan transfer senilai USD10.000 atau lebih harus dilaporkan ke Internal Revenue Service.

Saham Microsoft, Facebook dan Alphabet melompat lebih dari 1%. Netflix dan Apple melesat lebih dari 2%. Tesla dan MicroStrategy melesat sekitar 4,1%. Saham Kohl's Corp longsor 10,17% setelah memperingatkan kejatuhan margin laba setahun penuh. Saham Home Deposit melaju 0,66% setelah mengumumkan  buy back  senilai USD20 miliar.Bitcoin naik 3% sekitar USD40.000, setelah sempat melejit hingga 9%.

  • S&P 500 melonjak 1,06% (43,44 poin) ke posisi 4.159,12.

  • Nasdaq Composite Index melesat 1,77% (236 poin) ke level 13.535,74.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,55% (188,11 poin) menjadi 34.084,15.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir menghijau, karena minat investor untuk aset berisiko muncul kembali, setelah dilanda aksi jual pada sesi perdagangan Rabu kemarin. Pasar fokus pada rilis laporan keuangan emiten, yang diwarnai rilis data klaim pengangguran AS yang lebih baik dari ekspektasi. Indeks STOXX 600 melonjak 1,27% menjadi 441,90, dipimpin lompatan harga saham sektor otomotif sebesar 1,8%.

Perusahaan investasi Swedia, Kinnevik, melambung 8,4%. Royal Mail melejit 2,8% karena melaporkan lompatan laba usaha sebesar 116% dari tahun sebelumnya. Deutsche Telekom melesat 2,3% karena menaikkan prospek laba jangka menengah. EasyJet merosot 2% karena membukukan kerugian fiskal paruh pertama dan menargetkan penerbangan 15% dari jadwal pra-pandemi pada kuartal ketiga. Situs pemesanan perjalanan Inggris Trainline amblas 23% karena pemerintah Inggris bersiap mengumumkan perombakan sistem kereta api.

  • DAX 30 Jerman melesat 1,7% (256,70 poin) ke level 15.370,26.

  • FTSE 100 Inggris melaju 1,00% (69,59 poin) menjadi 7.019,79.

  • CAC 40 Prancis melonjak 1,29% (81,03 poin) ke posisi 6.343,58.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi ditutup melemah di dekat level terendah. Reli  risk-on  mendorong investor menjauh dari mata uang  safe-haven . Reli di Wall Street mengisyaratkan sentimen risiko yang luas, bersama dengan melemahnya imbal hasil US Treasury.

Analis mengatakan, pasar akhirnya menyadari bahwa The Fed akan membutuhkan data yang lebih baik selama berbulan-bulan sebelum mulai membahas tapering. Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur kurs  greenback  terhadap enam mata uang negara maju turun 0,46% menjadi 89,792.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.2227-0.0001-0.01%7:33 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.4188-0.0002-0.01%7:33 PM
Yen (USD-JPY)108.830.05+0.05%7:33 PM
Yuan (USD-CNY)6.4348-0.00010.00%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,375.0085.00+0.59%3:56 AM

Sumber : Bloomberg.com, 20/5/2021 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges dini hari tadi ditutup anjlok lebih dari 2%. AS dan Iran dikabarkan telah membuat kemajuan dalam perundingan untuk mencabut sanksi terhadap Iran, sehingga dapat meningkatkan pasokan minyak mentah. Tetapi diplomat Eropa mengatakan kesuksesan tidak bisa dijamin dan masalah yang sangat sulit tetap ada

Penyulingan India dan Eropa sedang mengevaluasi kembali pembelian minyak mentah untuk memberi ruang bagi minyak Iran pada semester kedua tahun ini, mengantisipasi pencabutan sanksi AS. OPEC merespon peringatan Badan Energi Internasional untuk menghentikan pendanaan bagi bahan bakar fosil, dengan mengatakan bahwa langkah itu dapat menyebabkan ketidakstabilan harga minyak.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun USD1,55 (-2,3%) menjadi USD65,11 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun USD1,31 (-2,1%) menjadi USD62,05 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi ditutup menguat, didorong penurunan dolar dan imbal hasil obligasi AS. Penguatan emas terjadi meski klaim baru untuk tunjangan pengangguran di AS mencatatkan penurunan. Investor mengabaikan petunjuk Federal Reserve tentang kemungkinan  tapering  langkah-langkah dukungan pada perekonomian.

Rilis risalah The Fed menunjukkan, bahwa "jika pemulihan terus bertahan", mungkin tepat untuk "mulai membahas rencana penyesuaian laju pembelian aset."Harga logam berharga lainnya; paladium turun 0,1% menjadi USD2.866,67 per ounce, perak naik 0,5% menjadi USD27,90, sementara platinum menguat 0,9% menjadi USD1.201,96.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,6% menjadi USD1.880,22 per ounce.
  • Harga emas berjangka AS cenderung mendatar di USD1.881,90 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author