Bursa Siang: Merespon Peluang Tapering Market Regional Stabil, IHSG Tertolong Data BPS

Bursa Siang: Merespon Peluang Tapering Market Regional Stabil, IHSG Tertolong Data BPS

Posted by Written on 20 May 2021


Ipotnews IHSG mendekat ke teritori penguatan pada finis perdagangan sesi I hari Kamis (20/5). IHSG melompat +0,77 persen atau 44 poin menjadi 5.805. Surplus Neraca perdagangan RI periode April 2021 yang dirilis BPS menjadi katalis positif yang mendorong laju IHSG.

Indeks LQ45 +1,08% ke 864.

Indeks IDX30 +1,27% ke 460.

Indeks IDX80 +0,94% ke 123.

Jakarta Islamic Indes (JII) +1,35% ke 555.

Indeks Kompas100 +1,04% ke 1.091.

Indeks Sri Kehati +1,21% ke 333.

Indeks SMInfra18 +1,63% ke 289.

Saham Paling Aktif: BMTRBCAP,  ANTMDMMXBABPBBRIEXCL

Saham Top Gainers LQ45: EXCLTBIGTLKMASIIHMSPMNCNSMGR

Saham Top Losers LQ45: GGRMINTPINKPMIKAJPFAMEDCACES

Nilai transaksi Rp5,49 triliun. Volume perdagangan sebanyak 78,42 juta lot saham. Investor asing net buy Rp5,02 miliar.

Nilai tukar rupiah merosot 0,77 persen ke level Rp14.400 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak stabil pada perdagangan sesi siang hari Kamis (20/5). Yield obligasi USA menguat karena pada trader mempertimbangkan risalah meeting bulan April the Fed yang mengisyaratkan perdebatan tentang pengurangan pembelian aset.

Market saham Jepang berfluktuatif. Sedangkan bursa Hong Kong dan China melemah serta Australia menguat. Risalah meeting the Fed bulan April yang dirilis hari Rabu waktu USA mengindikasikan beberapa pejabat the Fed membahas penyesuaian kecepatan pembelian obligasi secara masif jika ekonomi USA berkembang pesat.

"Sangat mengejutkan mendengar pembahasan pengurangan (pembelian aset) the Fed," kata Joyce Chang, analis JP Morgan. "Pasar telah berpikir mungkin terdapat beberapa bulan sebelum melihat masalah khusus ini menjadi fokus."

Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,11 persen serta Indeks Topix menguat 0,16 persen. Ekpsor Jepang bulan April naik 38 persen (YoY). Data tersebut tercatat lebih tinggi dari estimasi sebesar 30,9 persen.

Market saham Tiongkok bergerak variatif. Indeks Shanghai Composite drop 0,29 persen. Indeks Shenzhen Component menguat 0,195 persen. Sedangkan di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng melemah 0,74 persen.
Market saham Australia ke zona hijau. Indeks S&P/ASX 200 naik 1,11 persen. Adapun Indeks Kospi (Korsel) turun 0,44 persen.
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) bergerak turun 0,15 persen.
Indeks dolar AS melemah ke 90,144 dari level sebelumnya di 90.
Kurs yen drop ke posisi ke 109,10 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada 108,8.
Nilai tukar dolar Australia bergerak melemah tipis ke posisi $0,7739 dari sesi sebelumnya pada level $0,78.

Minyak
Harga minyak jatuh saat sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (20/5) di pasar komoditas Asia setelah kenaikan stok minyak mentah USA menambah kekhawatiran tentang terpukulnya demand akibat lonjakan infeksi virus corona di Asia dan kemungkinan kenaikan suku bunga di USA.
Minyak WTI drop 7 sen per barel ke harga USD63,29 per barel. Minyak Brent turun 6 sen ke harga USD66,60 per barel. (pkl 01.41 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author