Bursa Sore: Pasar Asia Terkoreksi Setelah Investor Kurangi Eksposur, IHSG Menukik Tajam

Bursa Sore: Pasar Asia Terkoreksi Setelah Investor Kurangi Eksposur, IHSG Menukik Tajam

Posted by Written on 19 May 2021


Ipotnews - Pelemahan IHSG terus berlanjut pada finis perdagangan hari Rabu (19/5). IHSG terpangkas -1,27 persen atau minus 74 poin menjadi 5.760. IHSG mengekor koreksi turun yang terjadi di pasar regional.

Indeks LQ45 -1,57% ke 854.

Indeks IDX30 -1,50% ke 455.

Indeks IDX80 -1,70% ke 123.

Jakarta Islamic Indes (JII) -1,89% ke 548.

Indeks Kompas100 -1,73% ke 1.082.

Indeks Sri Kehati -1,47% ke 329.

Indeks SMInfra18 -1,50% ke 285.

Saham Paling Aktif: MLPLBMTRBABPSAMFIPTVBBRIPURA

Saham Top Gainers LQ45: ACESERAAMNCN

Saham Top Losers LQ45: UNTRICBPKLBFMIKATLKMBBCABBRI

Nilai transaksi Rp10,01 triliun. Volume perdagangan sebanyak 171,03 juta lot saham. Investor asing net sell Rp281,78 miliar.

Nilai tukar rupiah merosot 0,12 persen ke level Rp14.290 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak melemah pada perdagangan hari Rabu (19/5) karena ketidakpastian inflasi mendorong investor untuk mengurangi posisi ke aset berisiko saat ini.

"Inflasi tetap menjadi tema terbesar, apakah itu nyata dan apakah the Fed mungkin perlu mengubah kebijakannya karena hal tersebut," kata Kazushige Kaida, analis dari State Street Bank seperti dikutip Reuters.

"Kekhawatiran inflasi akan membuat pasar tidak pasti untuk saat ini meskipun diperkirakan pasar saham tidak akan runtuh karena aktivitas ekonomi mulai dibuka kembali," tambahnya.

The Fed tetap berpegang pada narasi bahwa kenaikan inflasi belakangan ini bersifat sementara dan oleh karena itu tetap menjaga kebijakan moneter tetap longgar. Risalah meeting April the Fed yang akan dirilis Rabu malam waktu USa diperkirakan akan mengulang pesan tersebut.

Market saham Australia memimpin pelemahan market regional. Indeks S&P/ASX200 drop 1,9 persen menjadi 6.931. Selanjutnya pasar saham China mixed. Indeks Shanghai Composite turun 0,51 persen ke 3.510 dan Indeks Shenzhen Component melaju 0,234 persen ke 14.484.

Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 1,28 persen ke 28.044 serta Indeks Topix merosot 0,66 persen ke 1.895. Sementara itu market Hong Kong dan Korsel tutup untuk hari libur nasional.
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) bergerak turun 0,44 persen.
Indeks dolar AS melemah ke 89,876 dari level sebelumnya di 90
Kurs yen melemah ke posisi ke 109,03 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada 108,82.
Nilai tukar dolar Australia bergerak menguat ke posisi $0,7771 dari sesi sebelumnya pada level $0,774.

Bursa Eropa
Market saham Eropa ke zona pelemahan pada perdagangan hari Rabu (19/5) pagi waktu setempat. Pelemahan terjadi menyusul tumbangnya pasar saham global hari Selasa. Indeks Pan Eropa, Stoxx 600 turun 1 persen
Indeks DAX turun -1,02 persen ke 16.230
Indeks FTSE drop -0,77 persen di level 6.978.
Indeks CAC turn -0,75 persen ke posisi 6,306.

Minyak
Harga minyak jatuh saat sesi sore pada perdagangan hari Rabu (19/5) di pasar komoditas Asia di tengah kekhawatiran lagi terhadap demand karena kasus virus corona melonjak di Asia dan ketakutan kenaikan inflasi di USA akan memicu the Fed menaikkan suku bunga acuan yang dapat membatasi pertumbuhan ekonomi.
Minyak WTI drop 90 sen per barel ke harga USD64,59 per barel. Minyak Brent turun 85 sen ke harga USD67,86 per barel. (pkl 10.05 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author