Bursa Siang: Berlawanan Arah, Market Regional Melaju IHSG Longsor Lagi

Bursa Siang: Berlawanan Arah, Market Regional Melaju IHSG Longsor Lagi

Posted by Written on 18 May 2021


Ipotnews - Pelemahan IHSG terus berlanjut tanpa hambatan pada akhir perdagangan sesi I hari Selasa (18/5). IHSG tergerus -0,77 persen atau minus 46 poin menjadi 5.788.

Indeks LQ45 -0,73% ke 863.

Indeks IDX30 -0,69% ke 459.

Indeks IDX80 -0,73% ke 123.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,72% ke 553.

Indeks Kompas100 -0,76% ke 1.093.

Indeks Sri Kehati -0,92% ke 333.

Indeks SMInfra18 -0,10% ke 286.

Saham Paling Aktif: BABPBBRIANTMBRISBAJAFRENBBCA

Saham Top Gainers LQ45: MEDCJPFAUNTRTOWRANTMMNCNPWON

Saham Top Losers LQ45: TBIGTLKMWIKACPINADROPTBAUNVR

Nilai transaksi Rp6,05 triliun. Volume perdagangan sebanyak 113,01 juta lot saham. Investor asing net sell Rp356,42 miliar.

Nilai tukar rupiah merosot 0,10 persen ke level Rp14.297 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak ke zona hijau pada perdagangan sesi siang hari Selasa (18/5). Investor mempertimbangkan sentimen pertumbuhan ekonomi karena aktivitas ekonomi dibuka kembali dibanding terbebani peningkatan kasus baru virus corona di Asia.

Pada pekan ini fokus investor akan mencermati risalah meeting terakhir the Fed membahas kenaikan inflasi serta sinyal jadwal pengurangan pembelian aset. Wakil Ketua the Fed Richard Clarida seperti dikutip Bloomberg mengatakan data nonfarm payrolls April yang lebih rendah dari perkiraan menunjukkan the Fed belum membuat kemajuan substansial pada target lapangan kerja dan inflasi sebagai ambang batas untuk mengurangi pembelian aset besar-besaran.

"Inflasi yang lebih panas telah terwujud dan volatilitas pasar meningkat seiring dengan pemulihan ekonomi," kata analis dari BlackRock Investment Institute, Jean Boivin. "Ini sejalan dengan pandangan Kami bahwa ekonomi sedang memulai kembali," tambahnya.

Bursa saham Taiwan menguat tersignifikan di pasar regional. Indeks Taiex naik 3,28 persen seiring otoritas stabilisasi likuiditas negara setempat mengatakan terus memantau pasar saham setelah sempat terkoreksi paling buruk dalam 1 tahun terakhir. Selain itu karena faktor data menunjukkan investor asing terus melakukan aksi beli selama terjadi aksi jual masif.

Sedangkan market saham China juga menghijau. Indeks Shanghai Composite naik 0,21 persen dan Indeks Shenzhen Component naik 0,28 persen. Di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng naik 1,3 persen.

Pasar saham Jepang pun bergerak aman. Indeks Nikkei 225 naik 2,12 persen. Indeks Topix melaju 1,49 persen. Begitu pula, Indeks Kospi di Korsel melaju sebesar 1,1 persen.
Pertumbuhan ekonomi Jepang sebesar minus 5,1 persen di kuartal I (YoY). Sedangkan GDP kuartal I turun 1,3 persen. Pertumbuhan minus ini seiring lonjakan kasus virus corona yang menghentak dalam dua kuartal beruntun.
Market saham Australia juga bangkit. Indeks S&P/ASX200 naik 0,73 persen. Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) bergerak naik 1 persen.
Indeks dolar AS melemah tipis ke 90,135 dari level sebelumnya di 90,8
Kurs yen naik tipis ke posisi ke 109,16 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada 109,5.
Nilai tukar dolar Australia bergerak menguat tipis ke posisi $0,779 dari sesi sebelumnya pada level $0,774.

Minyak
Harga minyak lanjut menguat saat sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (18/5) di pasar komoditas Asia seiring optimisme pembukaan kembali aktivitas ekonomi USA dan Eropa lebih kuat dibanding ketakutan pada pelemahan demand di Asia karena dilanda lonjakan kasus covid19 dan penerapan lockdown lagi.
Minyak WTI melaju 19 sen per barel ke harga USD66,46 per barel. Minyak Brent naik 20 sen ke harga USD69,66 per barel. (pkl 02.31 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author