Bursa Sore: Kebijakan Dovish the Fed Jadi Penguat Market Regional Dan IHSG

Bursa Sore: Kebijakan Dovish the Fed Jadi Penguat Market Regional Dan IHSG

Posted by Written on 29 April 2021


Ipotnews IHSG bergerak bertahan menguat pada akhir perdagangan hari Kamis (29/4). Indeks bertambah +0,64 persen (+38 poin) ke level 6.012.

Indeks LQ45 +0,78% ke 897

Indeks IDX30 +0,84% ke 478

Indeks IDX80 +0,74% ke 129.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,49% ke 585.

Indeks Kompas100 +0,65% ke 1.143.

Indeks Sri Kehati +0,87% ke 345.

Indeks SMInfra18 +0,77% ke 297

Saham Teraktif: BABPANTMBCAPIPTVMLPLPNBS

Saham Top Gainers LQ45: MDKAERAAINTPINCOANTMADROAKRA

Saham Top Losers LQ45: UNTRUNVRMNCNTKIMGGRMBSDEPWON

Nilai transaksi Rp9,81 triliun. Volume perdagangan sebanyak 162,20 juta lot saham. Invesor asing net sell Rp21,79 miliar.

Nilai tukar rupiah melaju 0,22 persen ke level Rp14.468 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Sebagian besar pasar saham Asia menguat ke zona hijau pada perdagangan hari Kamis (29/4). Pelaku pasar regional merespon positif the fed yg tetap mempertahankan moneter longgar.

Saham Apple Inc naik 1 persen mengalahkan estimasi. Facebook Inc membukukan kenaikan penjualan dan jumlah pengguna. Di Korsel, harga saham Samsung Electronics Co juga menorehkan kinerja yang melebihi estimasi para analis tetapi memperingatkan dampak kekurangan chip.

Pada pidato perdananya di hadapan Kongres, Presiden USA Joe Biden menggambarkan skema bantuan sosial USD1,8 triliun. Paket kredit pajak dan prioritas domestik di antaranya perawatan anak, cuti keluarga berbayar dan bebas kuliah. Sebagian akan didanai oleh kenaikan pajak terhadap orang-orang kaya dalam beberapa dekade.

The Fed mengisyaratkan tidak siap untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan. Bank sentral USA tersebut mengatakan akan melanjutkan program pembelian aset dan menggambarkan tekanan inflasi kemungkinan sementara.

"Kami memiliki stimulus senilai USD1,8 triliun lagi yang sedang diusulkan," kata Michelle Girad, Analis pada Natwest Market seperti dikutip Bloomberg. Menurut dia, perekonomian dengan bantuan vaksinasi mengumpulkan momentum. Dan pelaku pasar terus melihat dukungan moneter dan fiskal sedang berjalan.

Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia melaju 0,25 persen ke 7.082. Sementara Indeks Kospi (Korsel) menguat 0,23 persen ke 3.174.

Pasar saham Hong Kong bergerak hijau. Indeks Hang Seng menguat 0,7 persen. Sementara pasar saham China bergerak naik. Indeks Shanghai Composite menguat 0,52 persen ke 3.474 dan Indeks Shenzhen Component menguat 0,456 persen ke 14.464.

Adapun Indeks acuan regional, MSCI Asia Pacific Index (tidak termasuk pasar Jepang) bergerak hijau, naik 0,43 persen. Market saham Jepang libur.
Indeks dolar AS turun tipis ke level 90,615 dari sesi sebelumnya di posisi 90,9.
Kurs yen melandai ke posisi ke 108,80 terhadap USD dari sesi sebelumnya pada level 108,6.
Nilai tukar dolar Australia menguat ke posisi $0,7788 dari sesi sebelumnya di $0,776.

Minyak
Harga minyak naik pada perdagangan hari Kamis (29/4) di pasar komoditas Asia seiring sinyal demand yang makin kuat mengimbangi kekhawatiran lonjakan infeksi virus covid19 di beberapa negara khususnya India. Peningkatan kasus di India akan menekan konsumsi dalam jangka pendek.
Minyak WTI menguat 0,28 persen per barel ke harga USD64,04 per barel. Minyak Brent naik 0,33 persen ke harga USD67,49 per barel. (pkl 12.02 waktu Singapura).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author