Bursa Pagi: Global-Regional Cenderung Menguat, IHSG Berpeluang Technical Rebound

Bursa Pagi: Global-Regional Cenderung Menguat, IHSG Berpeluang Technical Rebound

Posted by Written on 14 April 2021


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (14/4), dibuka mixed cenderung menguat, berusaha melanjutkan kecenderungan kenaikan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Sentimen investor terangkat oleh rilis data inflasi AS yang meningkat, namun tertahan oleh kekhawatiran atas kemunduran vaksinasi Covid. Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang naik 0,14%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,21%. Penguatan indeks berlanjut 0,26% (18,30 poin) menjadi 6.995,20 pada pukul 8:15 WIB.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat 0,19%, namun berbalik melemah 0,10% ke posisi 3.166,43.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang turun 0,51% (-150,27 poin) ke level 29.601,34, setelah dibuka tergelincir 0,35% dan Topix turun 0,39%.

IndeksHangSeng, Hongkong dibuka melompat 1,05% (299,30 poin) ke level 28.796,55 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Compositemenguat tipis 0,02% di posisi 3.397,02.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang bervariasi cenderung menguat, setelah gagal keluar dari zona merah pada sesi perdagangan kemarin, dan ditutup turun 0,36% menjadi 5.927. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,28% menjadi USD21,17.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpeluang berbalik menguat menuju level 6.000. Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi  technical rebound , dalam kondisi jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street seiring kenaikan data inflasi AS dan turunnya yield obligasitenor 10 tahun diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu menguatnya mayoritas harga komoditas berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks.

IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan support di level 5,885 dan resistance di level 5,975. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : BJBR (Buy on Weakness). Support: Rp1,580, Resist: Rp1,625, ISAT (Buy). Support: Rp6,350, Resist: Rp6,700, ITMG (Buy on Weakness).Support: Rp11,475, Resist: Rp12,075, ERAA (Buy). Support: Rp510, Resist: Rp540.

  • ETF : XBNI (Buy on Weakness). Support: Rp941, Resist: 956, XIIF (Buy on Weakness). Support: Rp528, Resist: Rp538, XILV (Buy on Weakness). Support: Rp102, Resist: Rp104.

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup menguat tajam, dengan mencatatkan indeks S&P 500 ke rekor tertinggi baru. Permintaan yang solid untuk US Treasury mendorong penurunan imbal hasil menjadi 1,62%, mengurangi kekhawatiran akan kenaikan suku bunga. Rilis indeks harga konsumen (CPI) AS periode Maret naik 0,6% (mom), atau 2,6% (yoy), melebihi ekspektasi 0,5% dan 2,5%, naik paling tajam dalam lebih dari delapan setengah tahun. Indeks volatilitas, yang mencerminkan kegelisahan pasar, mencapai penutupan terendah baru 14-bulan di 16,65. Investor mengabaikan kekhawatiran penghentian peluncuran vaksin Covid-19 Johnson & Johnson dan inflasi AS yang kuat.

Saham J&J melorot 1,3%, karena seruan untuk menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 setelah enam wanita mengalami pembekuan darah yang langka. Saham Apple dan PayPal melambung lebih dari 2%.

Produsen semikonduktor Nvidia melejit 3%, Tesla meroket 8,6%. Musim laporan laba kuartal pertama dimulai Rabu, dengan pelaporan keuangan dari Goldman Sachs, JPMorgan dan Wells Fargo. Analis memperkirakan laba perusahaan di S&P 500 melonjak 25% dari tahun sebelumnya, didorong kekuatan di perusahaan keuangan dan  consumer discretionary,  menurut data Refinitiv IBES

  • S&P 500 naik 0,33% (13,60 poin) menjadi 4.141,59.

  • Nasdaq Composite melompat 1,05% (146,10 poin) ke level 13.996,1.

  • Dow Jones Industrial Average turun 0,2% (-68,13 poin) ke posisi 33.677,27.
Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir sedikit lebih tinggi, investor mencermati data ekonomi utama dan awal musim laporan keuangan perusahaan. Rilis data PDB Inggris pada Februari tumbuh 0,4% dari bulan sebelumnya, sedikit di bawah ekspektasi 0,6%. Output manufaktur melonjak 1,3%, melampaui ekspektasi kenaikan bulanan 0,5%. Output jasa tumbuh 0,2%, meleset dari proyeksi peningkatan 0,6%. Indeks sentimen ekonomi ZEW April untuk Jerman menunjukkan moral investor jatuh secara tak terduga, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan kembali ke tindakan penguncian yang lebih ketat. Indeks turun menjadi 70,7 poin dari 76,6 pada Maret,jauh di bawah perkirakan kenaikan menjadi 79,0.

Indeks STOXX 600 menguat 0,12% menjadi 435,75, dipimpin lonjakan harga saham ritel sebesar 1,6%, sementara perbankan melemah 0,6%. Saham Just Eat Takeaway melesat 6,7% setelah perusahaan pengiriman makanan Inggris-Belanda itu mengatakan bahwa pesanan melambung 79% pada kuartal pertama.

Pesaingannya asal Jerman, Delivery Hero, melejit 3,3%, sementara Deliveroo melonjak 5,7%. China Eastern Airline akan meningkatkan kepemilikannya di Air France KLM setelah berkontribusi pada penerbitan saham senilai USD1,2 miliar.

  • DAX 30 Jerman menguat 0,13% (19,36 poin) menjadi 15.234,36.

  • FTSE 100 Inggris sedikit bertambah 0,02% (1,37 poin) di posisi 6.890,49.

  • CAC 40 Prancis naik 0,36% (22,42 poin) ke level 6.184,10.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup turun ke posisi terendah tiga pekan, setelah rilis indeks harga konsumen AS yang meningkat pada Maret lalu. Inflasi meningkat 0,6% bulan lalu, kenaikan terbesar sejak Agustus 2012, setelah menguat 0,4% pada Februari. CPI inti naik 0,3% dari 0,15 di Februari. Penurunan dolar AS juga dipicu oleh imbal hasil US Treasury yang melemah setelah lelang obligasi 30-tahun yang kuat.

Kenaikan inflasi diprediksi tidak akan mengubah komitmen Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pada level terendah di tahun-tahun mendatang. The Fed mengatakan kenaikan inflasi hanya bersifat sementara. Euro dan yen menguat, poundsterling sedikit berubah setelah kepala ekonom Bank of England disebutkan akan meninggalkan lembaga itu akhir tahun ini. Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam maju, turun 0,31% menjadi 91,852.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.1950.0002+0.02%7:19 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.37540.0004+0.03%7:19 PM
Yen (USD-JPY)109.04-0.02-0.02%7:19 PM
Yuan (USD-CNY)6.5442-0.0041-0.06%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,605.0010.00+0.07%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 13/4/2021 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges dini hari tadi berakhir menguat didorong data impor China.

Namun reli tertahan oleh kekhawatiran bahwa jeda penggunaan vaksin Johnson & Johnson dapat menunda pemulihan ekonomi dan membatasi pertumbuhan permintaan minyak. Lambatnya tingkat vaksinasi di Eropa dan antisipasi tambahan pasokan minyak dari Iran dalam beberapa bulan mendatang juga membatasi kenaikan harga.

Pertumbuhan impor China periode Maret melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun. Ekspor tumbuh dengan kecepatan tinggi karena permintaan global meningkat di tengah kemajuan vaksinasi Covid-19. Laporan bulanan OPEC menaikkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak tahun 2021 sebesar 70.000 bph, atau 6,6% dari proyeksi sebelumnya, menjadi 5,95 juta bph. Jajak pendapat analis memperkirakan stok minyak mentah AS turun pekan lalu, memasuki pekan ketiga berturut-turut, sementara persediaan minyak sulingan dan bensin kemungkinan tumbuh.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 39 sen (0,6%), menjadi USD63,67 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 48 sen (0,8%), menjadi USD60,18 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi bangkit dari level terendah lebih dari satu pekan, setelah data menunjukkan kenaikan tajam dalam inflasi AS mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi. Kenaikan inflasi juga menekan nilai tukar dolar. Penurunan imbal hasil US Treasury 10 tahun dan keputusan pejabat kesehatan AS untuk merekomendasikan jeda dalam penggunaan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, ikut mengangkat daya tarik emas. Analis mengatakan risiko geopolitik terkait berita pengayaan nuklir Iran berpotensi memicu pembelian emas dan perak.

Indeks harga konsumen AS periode Maret meningkat paling tinggi dalam lebih dari delapan setengah tahun, memicu apa yang diperkirakan sebagian besar ekonom akan menjadi periode singkat inflasi yang lebih tinggi.

Harga logam berharga lainnya; perak melesat 2% menjadi USD25,34 per ounce, paladium naik 0,7% menjadi USD2.695,58, namun platinum merosot 0,9% menjadi USD1.158,98.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,8% menjadi USD1.745,94 per ounce.

  • Harga emas berjangka AS naik 0,9% menjadi USD1.747,60 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author