Bursa Siang: Indikator Ekonomi USA Dorong Pasar Regional, IHSG Ikut Bangkit

Bursa Siang: Indikator Ekonomi USA Dorong Pasar Regional, IHSG Ikut Bangkit

Posted by Written on 06 April 2021


Ipotnews IHSG bangkit dari zona pelemahan pada akhir perdagangan sesi I, hari Selasa (6/4). IHSG menanjak naik 0,44 persen (+26 poin) ke posisi 5.996.

Indeks LQ45 +0,49% ke 900.

Indeks IDX30 +0,50% ke 479.

Indeks IDX80 +0,50% ke 129.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,47% ke 604.

Indeks Kompas100 +0,47% ke 1.151.

Indeks Sri Kehati +0,46% ke 347.

Indeks SMInfra18 +0,81% ke 292.

Saham Teraktif: ANTMFILMASSABBRIBANKESSABBCA

Saham Top Gainers LQ45: ANTMINCOTKIMBBNIEXCLMDKABSDE

Saham Top Losers LQ45: ACESUNVRJPFAICBPTBIGMIKAPTBA

Nilai transaksi Rp5,47 triliun. Volume perdagangan sebanyak 111,73 juta lot saham. Investor asing net sell Rp121,06 miliar.

Nilai tukar rupiah naik tipis 0,05 persen ke level Rp14.507 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Indeks saham Asia Pasifik ( MSCI Asia PaCific Index) menguat pada perdagangan sesi siang hari Selasa (6/4) seiring data perekonomian USA yang kuat menopang prospek global.

Pasar menyoroti data AS terkait peningkatan ekonomi karena jumlah orang USA yang divaksin makin meningkat, lockdown dibatalkan dan bantuan fiskal mulai berlaku. Penyedia sektor jasa di USA mencapai rekor pertumbuhan tercepat di bulan Maret karena order melonjak tertinggi.

"Secara agregat, ini bagus untuk ekonomi global dan oleh karena itu merupakan pembenaran untuk beralih ke pasar valas yang lebih sensitif terhadap siklus dan untuk membeli saham secara umum," kata Kyle Rodda, Analis IG yang berbasis di Melbourne seperti dikutip Reuters. Menurut dia, yield obligasi belum banyak bergerak dan saham teknologi telah bangkit.

Yield US Treasury tenor 10 tahun stabil di pasar New York dan di Asia, turun 2 basis poin menjadi 1,6860 persen.

Saat sesi siang, Indeks Nikkei 225 di pasar saham Jepang melemah 0,88 persen. Indeks Topix turun 0,79 persen. Sementara Indeks Kospi di pasar saham Korsel juga bergerak melemah sebesar 0,46 persen.

Gerak pasar saham China stagnan. Indeks Shanghai Composite dan Indeks Shenzhen Component sebagian terkoreksi. Indeks sektor jasa China periode Maret tumbuh. Indeks sektor jasa kecil (The Caixin/Markit Services Purchasing Managers Index) hingga menengah tumbuh ke level 54,3 dibanding periode Februari sebesar 51,5 poin.
Pergerakan pasar China terjadi di tengah kabar yang berkembang bank sentral China meminta bank-bank mengurangi pertumbuhan kredit selama sisa tahun ini, demikian seperti dikutip sumber Bloomberg.
Di pasar saham Australia, Indeks S&P/ASX200 naik 0,78 persen. Bank sentral Australia bersiap mengumumkan kebijakan suku bunga acuan pada siang ini.
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pacific Index (tidak termasuk pasar Jepang) bergerak naik 0,24 persen. Pasar saham Hong Kong masih libur nasional.
Indeks dolar AS turun ke level 92,614 dari sesi sebelumnya di posisi 93.
Kurs yen melorot ke posisi ke 110,26 terhadap USD dari sesi sebelumnya pada level 109,5.
Nilai tukar dolar Australia naik tipis ke posisi $0,7646 dari sebelumnya di $0,76.

Minyak
Harga minyak menanjak naik saat sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (6/4) di pasar komoditas Asia seiring pelemahan dolar AS membuat harga beli lebih menarik.Penguatan harga hari ini menanggalkan koreksi lebih dari 4 persen di sesi sebelumnya di tengah prospek produsen akan kembali memasok 2 juta barel per hari pada Juli mendatang.
Minyak WTI naik 80 sen per barel ke harga USD59,45 per barel. Minyak Brent melompat 83 sen per barel ke harga USD62,98 per barel. (pkl 00.12 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author