Bursa Sore: IHSG Bangkit di Sesi Sore Mengekor Keperkasaan Market Regional

Bursa Sore: IHSG Bangkit di Sesi Sore Mengekor Keperkasaan Market Regional

Posted by Written on 01 April 2021


Ipotnews IHSG akhirnya mampu lepas dari zona pelemahan pada akhir perdagangan hari Kamis (1/4). IHSG tersorong naik +0,43 persen (+25 poin) ke posisi 6.011.

Sempat terseok saat sesi rehat, IHSG bangkit mengekor penguatan bursa global seiring ekspektasi pemulihan ekonomi. Faktor internal, indeks manufaktur nasional ke posisi tertinggi dalam 1 dekade menjadi katalis positif lainnya.

Indeks LQ45 -0,10% ke 901.

Indeks IDX30 -0,19% ke 479.

Indeks IDX80 +0,14% ke 129.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,12% ke 606.

Indeks Kompas100 +0,03% ke 1.154.

Indeks Sri Kehati -0,18% ke 349.

Indeks SMInfra18 -0,00% ke 293.

Saham Teraktif: ANTMDOIDBBNIBMRICENTDGNSELSA

Saham Top Gainers LQ45: JPFAMDKACTRATKIMITMGACESINCO

Saham Top Losers LQ45: AKRACPINHMSPANTMBBNITLKMTBIG

Nilai transaksi Rp9,59 triliun. Volume perdagangan sebanyak 215,01 juta lot saham. Investor asing net sell Rp1,17 triliun.

Nilai tukar rupiah stagnan ke level Rp14.525 terhadap USD (03.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia ke zona penguatan pada tutup perdagangan hari Kamis (1/4). Pelaku pasar regional Asia merespon positif pemulihan global dan rencana ekspansi infrastruktur USA. Hal ini membantu para investor menutup pencermatan lonjakan kasus covid-19 yang muncul lagi.

"Masih ada ruang pemulihan pasar saham yang mendapat benefit pemulihan ekonomi dan aktivitas bisnis buka kembali," kata Ania Aldrich, Analis pada Cambiar Investor LLC. Menurut dia masih banyak pemulihan ke depannya dan itu belum tercermin pada pendapatan emiten.

Dengan paket stimulus fiskal USD1,9 triliun, Presiden Joe Biden pada Rabu waktu setempat memaparkan rencana mendongkrak ekonomi USA melalui anggaran belanja untuk revitalisasi jalan, kereta api, jaringan broadband, energi serta manufaktur semikonduktor.

"Pelaku pasar mungkin akan melihat daya beli yang terdongkrak bersumber dari stimulus fiskal dibanding hambatan dari pajak (yang menyertai)," kata Jun Bei Liu, Analis di Tribeca Investment Partners seperti dikutip Reuters. Menurutnya jika ada kenaikan pajak kemungkinan akan membatasi tekanan inflasi ke depannya dan bahkan dapat membantu imbal hasil obligasi stabil.

Indeks Hang Seng di pasar saham Hong Kong menguat paling signifikan se-regional Asia menjadi penguatan. Hang Seng naik 1,87 persen ke 28.909.

Penguatan juga terjadi di pasar saham Jepang. Indeks Nikkei 225 merayap naik 0,72 persen ke posisi 29.388. Indeks Topix terdorong naik 0,19 persen ke 1.957 mengekor penguatan Nikkei. Lalu Indeks Kospi di pasar saham Korea Selatan melompat 0,85 perse ke 3.087.
Indeks manufaktur Jepang secara kuartalan bertengger di level 5, berlawanan dengan perkiraan para analis sebesar 0 poin.
Sedangkan data penjualan ritel Australia periode Februari turun 0,8 persen, lebih baik dari perkiraan turun 1,1 persen. Australia juga mencata surplus neraca perdagangan sebesar 7,529 miliar dolar Australia di periode Februari. Surplus tersebut dibawah perkiraan sebesar 9,7 miliar dolar Australia.
Bursa China juga ke zona hijau saat akhir sesi perdagangan. Indeks Shanghai Composite naik 0,71 persen ke 3.466. Sementara Indeks Shenzhen Component naik 1,46 persen ke level 13.979. Survei menunjukkan, Indeks Manufaktur China (Caixin) periode Maret ke level 50,6 lebih rendah dibanding periode Februari sebesar 50,9.
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pacific Index (tidak termasuk pasar Jepang) menguat 0,81 persen. Di bursa Australia, Indeks S&P/ASX200 menghijau setelah naik 0,35 persen.
Indeks dolar AS turun ke level 93,161 dari sesi sebelumnya di posisi 93,336.
Kurs yen melemah ke posisi ke 110,68 terhadap USD dari sesi sebelumnya pada level 109,6.
Nilai tukar dolar Australia melorot ke posisi $0,7567 dari sebelumnya di $0,765.

Bursa Eropa
Market saham Eropa ke zona hijau saat menit-menit awal pada perdagangan hari Kamis (1/4) pagi waktu setempat. Penguatan ini terjadi menjelang rilis data indikator ekonomi regional Eropa.
Indeks DAX (Jerman) +0,26% pada posisi 15.046.
Indeks FTSE 100 (Inggris) +0,37% ke level 6.738.
Indeks CAC 40 (Perancis) +0,14% di posisi 6.075.

Minyak
Harga minyak merayap naik pada perdagangan hari Kamis (1/4) di pasar komoditas Asia. Penguatan harga terjadi di tengah ekspektasi bahwa meeting OPEC plus pada Kamis akan menghasilkan kendala produksi dalam menghadapi kebangkitan kembali infeksi covid19 di beberapa wilayah.
Minyak WTI meningkat 38 sen per barel ke harga US59,54 per barel. Minyak Brent melaju 31 sen per barel ke harga USD63,05 per barel. (pkl 01.59 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author