Bursa Siang: Market Regional Serta IHSG Terdongkrak Janji Moneter Akomodatif The Fed

Bursa Siang: Market Regional Serta IHSG Terdongkrak Janji Moneter Akomodatif The Fed

Posted by Written on 18 March 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak rebound pada akhir perdagangan sesi I hari Kamis (18/3). IHSG merayap naik +0,92 persen (+57 poin) ke posisi 6.334.

Indeks LQ45 +1,39% ke 952.

Indeks IDX30 +1,48% ke 506.

Indeks IDX80 +1,40% ke 137.

Jakarta Islamic Indes (JII) +1,25% ke 622.

Indeks Kompas100 +1,17% ke 1,220.

Indeks Sri Kehati +1,27% ke 369.

Indeks SMInfra18 +1,84% ke 309.

Saham Teraktif: BABPDOIDBGTGANTMBBHIASIIADRO

Saham Top Gainers LQ45: DOIDINKPSOCIRAJAITMGBUMIASII

Saham Top Losers LQ45: AKRAKLBFINDFANTM

JPFAACESERAA

Nilai transaksi Rp6,25 triliun. Volume perdagangan sebanyak 115,53 juta lot saham. Investor asing net buy Rp240,42 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat 0,23 persen ke level Rp14.395 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bangkit ke zona hijau pada perdagangan sesi siang hari Kamis (18/3) seusai the Fed berkomitmen mempertahankan kebijakan moneter akomodatif. The Fed juga memproyeksikan pertumbuhan cepat ekonomi USA tahun ini karena krisis covid19 menyusut.

Sementara itu inflasi diperkirakan mencapai 2,4 persen tahun ini, di atas target the Fed sebesar 2 persen. Gubernur the Fed Jerome Powell menyebut lonjakan sementara tersebut tidak akan mengubah janji Fed mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol persen.

"Jika Fed tidak akan melakukan pengetatan, itu sangat bullish bagi aset berisiko," kata Teresa Kong, Analis pada Matthews Asia seperti dikutip Reuters. "Kita seharusnya melihat reli ringan pada aset dan mata uang Asia," tambahnya.

Pasar saham Jepang ikut bangkit. Indeks Nikkei 225 menguat 1,58 persen. Sementara Indeks Topix melaju 1,15 persen. Begitu pula dengan Indeks Kospi di pasar saham Korsel, melonjak 1,23 persen serta Indeks Kosdaq melaju 0,87 persen.

Penguatan juga terjadi di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng naik 1,15 persen. Indeks Straits Times (Singapura) gain 0,97 persen. Pergerakan di zona hijau pun melanda bursa China. Indeks Shanghai Composite naik 0,45 persen serta Indeks Shenzhen Component naik 0,68 persen.
Indeks S&P/ASX200 melawan arus utama pasar regional. Indeks tersebut melemah 0,43 persen di pasar saham Australia. Sebagian besar sektor saham melorot turun. Tetapi sektor energi dan material bangkit dari pelemahan di sesi pagi setelah naik masing-masing 0,37 persen dan 0,24 persen.
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pacific Index (tidak termasuk pasar Jepang) menguat 0,99 persen.
Indeks dolar AS menguat ke level 91,900 dari sesi sebelumnya di posisi 91,498.
Kurs yen melorot ke posisi ke 109,06 terhadap USD dari sesi sebelumnya pada level 108,69.
Nilai tukar dolar Australia melaju 0,42 persen ke posisi $0,7827.

Minyak
Harga minyak melorot saat sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (18/3) di pasar komoditas Asia, seusai data resmi menunjukkan kenaikan stok serta persediaan minyak USA terus meningkat. Sementara pandemi yang selalu ada mengaburkan prospek demand.
Minyak WTI down 12 sen per barel ke harga US64,48 per barel. Minyak Brent turun 12 sen per barel ke harga USD67,88 per barel. (pkl 01.19 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author