Bursa Siang: Jelang Hajatan The Fed Market Regional Hijau, IHSG Catat Rebound

Bursa Siang: Jelang Hajatan The Fed Market Regional Hijau, IHSG Catat Rebound

Posted by Written on 16 March 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menguat pada ujung perdagangan sesi I hari Selasa (16/3). IHSG merayap naik +0,11 persen (+7 poin) ke posisi 6.331.

Indeks LQ45 +0,45% ke 947.

Indeks IDX30 +0,41% ke 503.

Indeks IDX80 +0,23% ke 136.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,01% ke 617.

Indeks Kompas100 +0,35% ke 1,215.

Indeks Sri Kehati +0,62% ke 367.

Indeks SMInfra18 +0,82% ke 306.

Saham Teraktif: AGROANTMDOIDBRISBBCADMMXAMRT

Saham Top Gainers LQ45: MIKAEXCL

BBRIGGRMASIITPIAICBP

Saham Top Losers LQ45: JSMRBMRIUNVRBBNIBBCAWIKA

HMSP

Nilai transaksi Rp6,50 triliun. Volume perdagangan sebanyak 119,66 juta lot saham. Investor asing net sell Rp82,72 miliar.

Nilai tukar rupiah turun tipis 0,02 persen ke level Rp14.405 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak menguat pada perdagangan sesi siang hari Selasa (16/3), terimbas sentimen positif indeks utama Wall Street ke posisi rekor tertinggi. Para investor mengarahkan fokus ke meeting penting bank sentral pekan ini, diawali gelaran the Fed.

Investor fokus ke meeting 2 hari the FEd yang akan merilis kesimpulan pada Rabu waktu setempat. Kenaikan yield obligasi USA tahun ini mengantarkan spekulasi bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga lebih cepat daripada yang diisyaratkan guna menahan inflasi. The Fed diperkirakan akan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi USA pada 2021 tercepat dalam beberapa dekade terakhir.

Bank of England akan menggelar meeting pada hari Kamis pekan ini. Sementara Bank of Japan menutup meeting 2 hari pada hari Jumat akhir pekan ini.

"Pasar cenderung berada dalam pola bertahan menjelang meeting bank sentral minggu ini," kata Tim Riset TD Securities. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun yang mencapai rekor tertinggi 1,642 persen dalam setahun terakhir pada minggu lalu, hari ini melemah ke level 1,595 persen.

Di pasar saham Australia, Indeks S&P/ASX200 menguat 1,2 persen. Sebagian besar sektor saham berada di zona hijau kecuali energi dan material yang melemah masing-masing 0,14 persen dan 0,07 persen.

Emiten terkait minyak papan atas melemah di pasar saham Australia. Namun saham-saham bank papan atas melompat naik. Saham Commonwealth Bank naik 1,35 persen. ANZ naik 1,02 persen. Westpac naik 1,14 persen. National Australia Bank naik 1,11 persen.

Market saham Jepang ke zona hijau. Indeks Nikkei 225 naik 0,63 persen dan Indeks Topix mengekor penguatan tersebut, naik 0,46 persen. Sementara itu pasar saham Korsel naik. Indeks Kospi naik 0,31 persen. Adapun Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong menguat 0,58 persen.

Tekanan terjadi di pasar saham China, melawan arus penguatan pasar Asia. Indeks Shanghai Composite jatuh 0,26 persen. Sedangkan Indeks Shenzhen Component melemah 0,53 persen.
Indeks dolar AS stagnan ke level 91,851
Kurs yen flat ke posisi ke 109,18 terhadap USD
Nilai tukar dolar Australia melemah ke posisi $0,7746

Minyak
Harga minyak melorot saat sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (16/3) di pasar komoditas Asia, memperpanjang pelemahan tiga hari terakhir. Kekhawatiran naiknya stok minyak di USA menambah ancaman demand beberapa negara di antaranya Jerman dan Perancis yang menghentikan sementara vaksinasi covid19.
Minyak WTI down 58 sen per barel ke harga US64,78 per barel. Minyak Brent turun 58 sen per barel ke harga USD68,30 per barel. (pkl 00.41 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
 #YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author