Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Berpeluang Teknikal Rebound

Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Berpeluang Teknikal Rebound

Posted by Written on 25 February 2021


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (25/2), dibuka menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street, yang mencatatkan indeks Dow Jones di level tertinggi baru. Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang naik 0,5%.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan lompatan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,94%. Indeks berlanjut naik 0,89% (60,30 poin) menjadi 6.838,10 pada pukul 8:10 WIB.
Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melejit 1,61%, dan berlanjut melesat 2,16% ke level 3.059,68. Harga saham SK Hynix dibuka melambung lebih dari 3%.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang meningkat 1,66% (492,43 poin) ke posisi 30.164,13, setelah dibuka melonjak 1,53%, dan Topix melaju 1,21%.
Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melompat 1,53% (455,98 poin) ke level 30.174,22 pada pukul 8:35 WIB. Indkes Shanghai Composite, China meningkat 0,88% ke posisi 3.595,54.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang meningkat signifikan, setelah mengahiri sesi perdagangan kemarin dengan kembali mencatatkan pelemahan, sebesar 0,35% menjadi 6.251. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange menguat 0,17% menjadi USD23,85.
Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi mengalami  technical rebound  setelah terkoreksi selama beberapa sesi perdagangan terakhir. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya momentum positif, dengan volume perdagangan yang cenderung lebih tinggi, sehingga berpotensi menguat.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks di bursa Wall Street, seiring optimisme akan proses pemulihan ekonomi dan meredanya kekhawatiran investor akan kenaikan inflasi, diprediksi akan menjadi sentimen positif. Sementara itu naiknya beberapa komoditas seperti minyak mentah, nikel dan timah serta laporan kinerja keuangan emiten yang sesuai ekspektasi juga berpeluang menjadi tambahan sentimen positif di pasar.
IHSG diprediksikan bergerak menguat dengan  support  di level 6,210 dan  resistance  di level 6,290. 
Beberapa ekuitas yang direkomendasikan. antara lain;
  • Saham: AALI (Buy). Support: Rp11,050, Resist: Rp11,600, BBNI (Buy). Support: Rp5,975, Resist: Rp6,175, CTRA (Buy). Support: Rp1,130, Resist: Rp1,170, PTPP (Buy on Weakness). Support: Rp1,620 Resist: Rp1,720.

  • ETF: XIID (Buy on Weakness). Support: Rp500, Resist: Rp511, XILV (Buy on Weakness). Support: Rp110, Resist: Rp112, XPLQ (Buy on Weakness). Support: Rp464, Resist: Rp473.

Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir di zona hijau seiring meredanya aksi jual saham teknologi. Rotasi ke saham siklikal berlanjut setelah komentar Chairman Federal Reserve Jerome Powell menenangkan kekhawatiran seputar inflasi. Imbal hasil US Treasury turun dari posisi tertinggi setelah Powell bersaksi di depan Komite Jasa Keuangan DPR, dengan mengatakan bahwa inflasi dapat bergejolak karena ekonomi dibuka kembali dan ada peningkatan permintaan. Tetapi ia memperkirakan inflasi tidak akan naik tajam dan bank sentral memiliki alat untuk melawannya jika perlu.
Indeks Dow Jones mencatatkan rekor tertinggi didukung kinerja yang kuat di sektor energi dan industri dan keuangan. Saham Apple, Amazon dan Facebook ditutup dalam posisi merah tetapi menjauh dari level terendah mereka. Saham Boeing meroket 8,1%, sementara Chevron melejit 3,7%. Goldman Sachs dan Visa keduanya melambung lebih dari 3%. Saham Johnson & Johnson melesat setelah Food and Drug Administration (FDA) mengatakan vaksin Covid-19 satu dosis J&J tampak aman dan efektif dalam uji coba, membuka jalan untuk persetujuan bagi penggunaan darurat secepatnya pekan ini.
  • Dow Jones Industrial Average melonjak 1,35% (424,51 poin) ke level 31.961,86.

  • S&P 500 melaju 1,14% (44,06 poin) ke posisi 3.925,40.

  • Nasdaq Composite meningkat 0,99% (132,77 poin) menjadi 13.597,97.
Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir cenderung menguat, setelah pasar mencerna pernyataan dari Chairman Federal Reserve Jerome Powell dan data makro Jerman yang menjanjikan. Rilis PDB Jerman pada kuartal terakhir 2020 tumbuh 0,3%, melebihi ekspektasi karena ekspor dan aktivitas konstruksi yang kuat.
Laporan keuangan sejumlah emiten menjadi pendorong utama pergerakan harga saham di Eropa. Indeks STOXX 600 naik 0,46% menjadi 413,21, dipimpin lonjakan harga saham sektor perjalanan dan rekreasi sebesar 1,9%.
Saham Tui, Carnival dan Dufry, melambung masing-masing 12,8%, 10,5% dan 7,5%. Saham Lloyds sedikit menguat, karena membukukan laba sebelum pajak tahun 2020 melampaui ekspektasi. Saham Telecom Italia melesat 9% setelah memperkirakan stabilisasi keuntungan dan penjualan. Wolters Kluwer rontok lebih dari 6,3% karena analis terlihat tak terlalu tertarik terhadap laporan dan prospek laba perusahaan TI asal Belanda itu.
Puma anjlok 2,1% setelah peringatan prospek laba jangka pendek akibat dari penguncian.
DAX 30 Jerman melaju 0,80% (111,19 poin) ke level 13.976,00.
FTSE 100 Inggris meningkat 0,50% (33.03 poin) ke posisi 6.658,97.
CAC 40 Prancis naik 0,31% (18,14 poin) menjadi 5.797,98.

Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah, tertekan oleh kesaksian  dovish  Jerome Powell, di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR yang menegaskan bahwa suku bunga AS akan tetap rendah dan The Fed bakal terus membeli obligasi untuk mendukung perekonomian AS. Kebijakan moneter yang longgar, janji stimulus fiskal, dan peluncuran vaksin Covid-19 mendorong  reflation trade mata uang global  - yang mengacu pada spekulasi peningkatan aktivitas ekonomi serta inflasi.
Mata uang terkait komoditas yang diprediksi mendapatkan keuntungan dari kenaikan dalam perdagangan global, mendapatkan dorongan seperti halnya poundsterling karena Inggris membuat kemajuan dalam pemulihan dari pandemi virus korona. Euro juga menguat terhadap dolar AS, namun yen dan franc Swiss melemah. Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang utama enam negara maju turun tipis 0,07% menjadi 90,058.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.21690.0003+0.02%6:32 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.41440.0003+0.02%6:31 PM
Yen (USD-JPY)105.920.05+0.05%6:32 PM
Yuan (USD-CNY)6.4569-0.0098-0.15%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,085.00-7.50-0.05%2:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 24/2/2021 (ET)

Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi ditutup menguat, melesat ke ke level tertinggi 13 bulan. Data Badan Informasi Energi AS menunjukkan penurunan produksi minyak mentah AS merosot lebih dari 10%, atau 1 juta bph karena cuaca dingin yang ekstrim mengganggu aktivitas produksi pada pekan lalu. Input minyak mentah pengilangan juga turun ke level terendah sejak September 2008 karena pembekuan yang mematikan aliran listrik.
Brent sempat melesat ke posisi USD67,30 per barel, dan WTI menyentuh USD63,37 per barel, level tertinggi sejak 8 Januari 2020. Lalu lintas di Houston Ship Channel perlahan-lahan kembali normal tetapi terminal masih menghadapi beberapa masalah. Setelah hampir seperempat kapasitas penyulingan nasional menganggur karena pembekuan tersebut, sejumlah fasilitas juga mulai kembali beroperasi pekan ini.
  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik USD1,37 (2,1%), menjadi USD66,74 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik USD1,27 (2,1%), menjadi USD62,94 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melemah setelah mengurangi sebagian kerugian di awal sesi yang merosot lebih dari 1%. Komentar  dovish  Chairman Federal Reserve Jerome Powell, membantu emas mengurangi tekanan kenaikan  yield  US Treasury yang menggerus daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi. Imbal hasil US Treasury 10-tahun menyentuh 1,4% untuk pertama kalinya sejak Februari 2020.
Rabu, Powell menegaskan kembali bahwa suku bunga AS akan tetap rendah dan The Fed akan terus membeli obligasi untuk mendukung ekonomi AS, setelah sehari sebelumnya menyatakan kebijakan moneter masih perlu akomodatif, karena pemulihan ekonomi "tidak merata dan jauh dari selesai." Harga logam berharga lainnya; perak naik 0,7% menjadi USD27,82 per ounce, platinum melonjak 1,7% menjadi USD1.258,50, paladium melesat 3,5% menjadi USD2.431,60.
  • Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi USD1.800,27 per ounce.

  • Harga emas berjangka juga turun 0,3% menjadi USD1.800,0 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author