Bursa Sore: Aksi Beli Gagal Menolong IHSG Bertahan di Level 6.000

Bursa Sore: Aksi Beli Gagal Menolong IHSG Bertahan di Level 6.000

Posted by Written on 28 January 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) masih terpuruk di area negatif pada perdagangan hari Kamis (28/1). IHSG lengser ke posisi 5.979 setelah terpangkas -2,12 persen (-130 poin).

Indeks LQ45 -2,35% ke 940.

Indeks IDX30 -2,28% ke 505.

Indeks IDX80 -2,61% ke 135.

Jakarta Islamic Indes (JII) -2,95% ke 613.

Indeks Kompas100 -2,31% ke 1,202.

Indeks Sri Kehati -1,65% ke 373.

Indeks SMInfra18 -3,66% ke 301.

Saham Teraktif: BRISAGROBBKPHRUMBJTMBBCAERAA

Saham Top Gainers LQ45: MIKAACESUNTRERAABBCAKLBF

Saham Top Losers LQ45: ITMGUNVRICBPPWONCTRAJSMRTKIM

Nilai transaksi Rp16,24 triliun. Volume perdagangan sebanyak 167,55 juta lot saham. Investor asing net buy Rp52,49 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah 0,20 persen ke level Rp14.077 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia tergelincir ke zona merah pada perdagangan hari Kamis (28/1) seiring aksi jual di bursa Wall Street serta penundaan distribusi vaksin virus corona. Hal ini sebagai alasan investor merealisasikan profit terhadap saham-saham yang telah naik signifikan belakangan ini.

Pelaku pasar juga telah memilih untuk lebih fokus pada outlook ekonomi the Fed yang suram yang dirilis semalam dibanding janji dukungan kebijakan moneter lanjutan.

"Pengakuan the Fed atas perlambatan pemulihan dan ketergantungan pada peluncuran vaksin bukanlah kabar baru, tetapi itu memberikan investor saham sedikit mencermati realitas, " kata Rodrigo Catril, Analis Senio pada lembaga NAB.

Market Jepang saham tetap bertengger di zona merah hingga akhir perdagangan. Indeks Nikkei 225 melemah 1,53 persen ke 28.197. Sementara Indeks Topix drop 1,14 persen ke level 1.838.

Data penjualan ritel Jepang turun 0,3 persen (YoY) di bulan Desember, demikian data yang dirilis Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang hari ini. Angka tersebut lebih baik dibanding perkiraan para analis yang memproyeksikan turun 0,4 persen.
Pasar saham China menyerah saat akhir sesi. Indeks Shanghai Composite drop 1,91 persen ke 3.505 dan Indeks Shenzhen Component juga turun sebesar 3,248 persen ke 14.319.
Sementara pasar saham Hong Kong pun ke area pelemahan. Indeks Hang Seng melemah 2,3 persen saat akhir perdagangan. Saham Cathay Pacific melemah 8,95 persen setelah manajemen perusahaan tersebut mengatakan pada Kamis, akan menerbitkan convertible bond senilai USD869,36 juta.
Di pasar saham Australia, Indeks S&P/ASX200 bergerak melemah 1,93 persen ke 6.649. Indeks Kospi di pasar saham Korsel juga tertekan, sebesar 1,71 persen pada posisi 3.069 pada akhir trading.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) merosot 2,06 persen.
Indeks dolar AS melorot ke level 90,767 dari posisi sebelumnya pada level 90,805.
Kurs yen melemah ke 104,29 terhadap USD dibanding level sebelumnya di posisi 103,8.
Nilai tukar dolar Australia terkoreksi turun di posisi $0,7616 terhadap USD dari level sebelumnya di $0,772.

Bursa Eropa
Pasar saham Eropa ke arah zona pelemahan saat menit-menit awal pada perdagangan hari Kamis (28/1) pagi waktu setempat. Pasar saham global bereaksi terhadap pelemahan Wall Street akibat aksi jual masif pada Rabu (waktu USA).
Indeks FTSE (Inggris) -56 poin ke level 6.515.
Indeks DAX (Jerman) -76 poin pada posisi 13.569.
Indeks CAC (Perancis) -31 poin di level 5.430.

Minyak
Harga minyak tertekan saat sesi sore pada perdagangan hari Kamis (28/1) di pasar komoditas Asia di tengah kekhawatiran lagi terhadap demand BBM karena kebijakan pembatasan perjalanan untuk mengekang pandemi corona serta penundaan vaksin dan juga penguatan USD membebani harga.
Minyak WTI turun 36 sen ke harga USD52,49 per barel. Minyak Brent melemah 46 sen ke harga USD55,35 per barel. (pkl 07.38 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author