Bursa Pagi: Global-Regional Berguguran, Ancam Potensi Rebound IHSG

Bursa Pagi: Global-Regional Berguguran, Ancam Potensi Rebound IHSG

Posted by Written on 28 January 2021


Ipotnews - Bursa saham Aia pagi ini, Kamis (28/1), dibuka berguguran, terseret kejatuhan indeks harga saham acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Federal Reserve mempertahankan kebijakan suku bunga mendekati nol dan mempertahankan pembelian obligasi sedikitnya USD120 miliar per bulan.

Pimpinan The Fed, Jeroma Powell mengatakan, "Perekonomian [AS] masih jauh dari sasaran kebijakan moneter dan inflasi kami." Indeks MSCI Asia-Pasifik merosot sebesar 0,78%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan tajam indeks ASX 200, Australia sebesar 2,27%. Kejatuhan indeks berlanjut 2,30% (-156,00 poin) ke level 6.624,60 pada pukul 8:20 WIB.

Indeks Kospi, Korea Selatan juga dibuka anjlok sebesar 1,77%, dan berlanjut merosot 1,36% ke posisi 3.079,95.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak meluncur turun 1,33% (-381,35 poin) ke level 28.253,86, setelah dibuka menukik2,01% dan Topix terperosok 1,81%.

Melanjutkan tren kejatuhan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka anjlok 1,31% (-382,68 poin) ke level 28.914,85 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China melorot 1,08% ke posisi 3.534,67.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penurunan tajam indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah gagal mencatatkan  technical rebound  pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup turun 0,5% menjadi 6.109. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange anjlok 2,70% ke level USD23,05.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi berbalik arah setelah mengalami kondisi jenuh jual. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi technical rebound,  memasuki area  undervalue.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, koreksi cukup dalam indeks di bursa Wall Street yang dipicu oleh kekhawatiran akan perilaku investor ritel yang melakukan jual beli saham secara spekulatif diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu posisi indeks yang sudah mendekati area jenuh jual dan naiknya harga komoditas utama seperti CPO, batu bara serta disahkanya dewan pengawas LPI diprediksi akan mejadi katalis positif di pasar.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 6,060 dan  resistance  di level 6,160. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain:

  • Saham : BBCA (Buy on Weakness). Support: Rp33,700, Resist: Rp34,650, BBRI (Buy on Weakness). Support: Rp4,540, Resist: Rp4,720, WSKT (Buy). Support: Rp1,490, Resist: Rp1,770, 

    ASII (Buy on Weakness). Support: Rp6,100, Resist: Rp6,475.

  • ETF: XIML (Buy). Support: Rp257, Resist: Rp265, XISC (Buy). Support: Rp789, Resist: Rp829, 

    XISI (Buy). Support: Rp328, Resist: Rp344.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup menurun tajam, di tengah laporan keuangan emiten yang mengecewakan. Investor juga mengkhawatirkan perilaku spekulatif yang merupakan tanda bahwa pasar  overvalued  dan  pullback  sudah dekat. Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga  overnight  mendekati nol dan tidak melakukan perubahan pada pembelian obligasi bulanan, seperti yang diprediksi secara luas, serta berjanji untuk mempertahankan dukungan tersebut hingga terjadi kebangkitan ekonomi secara penuh.

Saham Boeing rontok hampir 4% melaporkan rekor kerugian bersih tahun 2020. Saham AMD longsor lebih dari 6% meskipun membukukan laba yang mengalahkan ekspektasi. Sejumlah emiten yang menjadi sasaran spekulasi, seperti GameStop dan AMC Entertainment, terus didorong lebih tinggi oleh pedagang harian amatir di ruang obrolan online. Saham GameStop meledak lagi, lebih dari dua kali lipat. Microsoft Corp hanya naik 0,3% meski sempat melejit setelah merilis kinerjanya yang mencatatkan keuntungan.

  • Dow Jones Industrial Average terpangkas 2,05% (-633,87 poin) menjadi 30.303,17.

  • S&P 500 terjungkal 2,57% (-98,85 poin) ke posisi 3.750,77.

  • Nasdaq Composite terpenggal 2,61% (-355,47 poin) ke level 13.270,60.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir di zona merah, tertekan tren ketidakpastian di pasar global lainnya ketika investor mencermati peluncuran vaksin dan laporan keuangan. Sentimen yang lesu di Eropa mencerminkan ketidakpastian investor di tengah pandemi virus korona yang sedang berlangsung. Optimisme IMF yang menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 5,5%, naik 0,3 poin persentase, tidak mampu mendongkrak indeks.Indeks STOXX 600 ditutup anjlok 1,1% menjadi 402,98 dipimpin kejatuhan harga saham sektor sumber daya dasar merosot 3,4%.

Sektor telekomunikasi melawan tren penurunan dengan melonjak 1,5%. Saham operator mal Prancis menguat setelah menteri Agnes Pannier-Runacher mengatakan bahwa pemerintah belum perlu membuat keputusan tentang  lockdown  nasional yang baru. Saham Klepierre dan Unibail-Rodamco-Westfield melambung hingga 19%. Apotek online Swiss, Zur Rose Group, anjlok 12% setelah melaju pesat selama sebulan terakhir didukung oleh laba yang kuat dan  upgrade  sejumlah analis. Perusahaan tambang Fresnillo, terperosok 12% setelah merilis prospek produksi emas yang lebih lemah di 2021.

  • DAX 30 Jerman anjlok 1,81% (-250,53 poin) ke level 13.620,46.

  • FTSE 100 Inggris merosot 1,30% (-86,64 poin) menjadi 6.567,37.

  • CAC 40 Prancis melorot 1,16% (-63,90 poin) ke posisi 5.459,62.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, terkatrol  safety buying.  Investor menjadi lebih berhati-hati di tengah kekhawatiran tentang dampak ekonomi akibat Covid-19, dan setelah Federal Reserve menyatakan keprihatinan tentang kecepatan pemulihan ekonomi. The Fed mempertahankan suku bunga acuan  overnight  mendekati nol dan tidak membuat perubahan pada program pembelian obligasi bulanan, serta berjanji lagi untuk mempertahankan kebijakan tersebut sampai terjadi rebound penuh. Kasus virus korona global melampaui 100 juta hingga Rabu kemarin.

Euro tertekan setelah Pemerintah Jerman, memangkas proyeksi pertumbuhan menjadi 3% tahun ini, dari 4,4% perkiraan sebelumnya.Poundsterling menguat terhadap euro, namun melemah terhadap dolar AS. Greenback juga menguat terhadap yen dan franc Swiss. Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju, naik 0,53% menjadi 90,636.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.2103-0.0008-0.0686:28 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.3676-0.0011-0.1026:28 PM
Yen (USD-JPY)104.120.010.16:28 PM
Yuan (USD-CNY)6.48360.0184+0.28%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,050.00-15.00-0.11%2:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 27/1/2021 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges pagi tadi ditutup menguat. Kenaikan harga minyak ditopang penurunan stok minyak mentah AS hampir 10 juta pada pekan lalu, menjadi 476,7 juta barel, terendah sejak Maret. Keputusan Federal Reserve untuk tetap mempertahankan kebijakan yang bernada  dovish  ikut mendorong harga minyak. Sementara itu, kekhawatiran pandemi virus korona terus memukul minat beli global. Jumlah kasus virus korona global telah melampaui 100 juta, dan terus meningkat terutama di Eropa dan AS, ketika Asia berjuang untuk menahan penyebaran wabah baru.

Gedung Putih menghentikan sewa minyak dan gas yang baru di tanah federal dan memotong subsidi bahan bakar fosil saat Biden berupaya mengimplementasikan kebijakan energi hijau. Analis mengatakan harga bisa mendapatkan keuntungan dari produksi minyak AS yang lebih rendah akibat peraturan industri yang lebih ketat oleh pemerintahan Presiden Joe Biden.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI menguat 24 sen menjadi USD52,85 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 34 sen menjadi USD56,26 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup di level terendah lebih dri sepekan, tertekan oleh kekhawatiran terhadap RUU stimulus Amerika dan penguatan dolar ketika pasar menunggu keputusan kebijakan terbaru Federal Reserve. Indeks Dolar (Indeks DXY) rebound ke level tertinggi lebih dari satu pekan.

Analis meragukan proposal stimulus Presiden AS Joe Biden senilai USD1,9 triliun bakal didukung Senat, dan Federal Reserve diperkirakan memperkuat komitmennya terhadap kebijakan moneter yang akomodatif. Harga logam berharga lainnya; perak turun 0,4% menjadi USD25,35 per ounce, platinum merosot 2,3% menjadi USD1.072,57 dan paladium melemah 0,9% menjadi USD2.304,39.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi USD1.845,61 per ounce.

  • Harga emas berjangka melorot 0,6% menjadi USD1.844,90 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

  • paulojimmathew Avatar

    I just wanted to compliment you on your excellent website. As of now, this is one of the most unique and informative sites that I visited this year. As you have a Fascinating content and very well laid out and it was easy to read. You should be commended for all of your efforts. Take care and I wish you the best in your current and future endeavours. By the way, i recommend this site, check this out: chokdeebacarrat chokdeebacarrat

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author