Bursa Siang: Suksesi Presiden USA Mulus Jadi Pendorong Regional, IHSG Melandai

Bursa Siang: Suksesi Presiden USA Mulus Jadi Pendorong Regional, IHSG Melandai

Posted by Written on 21 January 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak variatif dan finis melandai pada perdagangan sesi 1 hari Kamis (21/1). IHSG berakhir di posisi 6.430.

Indeks LQ45 -0,16% ke 1.013.

Indeks IDX30 -0,28% ke 543.

Indeks IDX80 -0,05% ke 146.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,10% ke 671.

Indeks Kompas100 -0,17% ke 1,299.

Indeks Sri Kehati -0,29% ke 397.

Indeks SMInfra18 +0,66% ke 334.

Saham Teraktif: BEKSAGIIASRIFRENBWPTARTO, BULL

Saham Top Gainers LQ45: TBIGTOWRPGASPTPPJPFAMNCNASII

Saham Top Losers LQ45: UNTRBBCAPTBAADROINCOSMGRITMG

Nilai transaksi Rp12,02 triliun. Volume perdagangan sebanyak 118,35 juta lot saham. Investor asing net sell Rp302,12 miliar.

Nilai tukar rupiah naik 0,16 persen ke level Rp14.012 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia kembali unjuk penguatan pada perdagangan sesi siang hari Kamis (21/1). Para investor berekspektasi lebih banyak stimulus ekonomi Presiden USA Joe Biden yang baru dilantik, mengimbangi kerusakan ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19.

Setelah rekor penutupan tertinggi Wall Street semalam, pasar di Asia mencerminkan kelegaan atas transisi kekuasaan yang teratur dan ekspektasi yang kuat bahwa stimulus AS akan terus memberikan dukungan untuk aset global.

Kay Van Petersen, analis pada Saxo Capital Market, menilai kontrol Demokrat terhadap senat tidak hanya meningkatkan kemungkinan lebih banyak fiskal (stimulus), tetapi juga besarannya.

Pasar saham China ke zona hijau di sesi siang. Indeks Shanghai Composite naik 1,05 persen dan Indeks Shenzhen Component melaju 1,659 persen. Sementara pasar saham Hong Kong naik. Indeks Hang Seng menguat 0,14 persen.

Di market saham Korsel, Indeks Kospi melaju naik 0,89 persen. Market saham Jepang juga menghijau. Indeks Nikkei 225 melaju 0,72 persen dan Indeks Topix melompat naik 0,55 persen.
Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneter, suku bunga acuan tetap -0,1 persen dan yield surat utang pemerintah tenor 10 tahun sebesar 0 persen.
Adapun Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia bertambah 0,77 persen. Bira Statistik Australia dalam rilisnya menyatakan persentase pengangguran di periode Desember mencapai 6,6 persen. Angka persentase pengangguran ini sedikit lebih rendah dari konsensus analis sebesar 6,7 persen.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) bertambah 0,84 persen.
Indeks dolar AS drop tipis ke level 90,326 dari posisi sebelumnya pada level 90,452.
Kurs yen naik ke 103,52 terhadap USD dibanding level sebelumnya di posisi 103,8.
Nilai tukar dolar Australia melandai di posisi $0,7772 terhadap USD dari level sebelumnya di $0,77.

Minyak
Harga minyak melemah saat sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (21/1) di pasar komoditas Asia seusai data menunjukkan stok minyak mentah di USA secara tak terduga meningkat per pekan lalu. Ini membangkitkan lagi kekhawatiran tentang kebijakan pembatasan sosial ketat memangkas demand terhadap BBM.
Minyak WTI drop 27 sen ke harga USD53,04 per barel. Minyak Brent melemah 26 sen ke harga USD55,82 per barel. (pkl 01.47 GMT).

(cnbc/reuters/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author