Bursa Siang: Yellen Membuat Sentimen Regional Kuat, IHSG Rebound Signifikan

Bursa Siang: Yellen Membuat Sentimen Regional Kuat, IHSG Rebound Signifikan

Posted by Written on 20 January 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) rebound kuat pada akhir perdagangan sesi 1 hari Rabu (20/1). IHSG melompat +1,31 persen (+82 poin) ke posisi 6.404.

Indeks LQ45 +2,06% ke 1.009.

Indeks IDX30 +1,89% ke 542.

Indeks IDX80 +2,09% ke 145.

Jakarta Islamic Indes (JII) +1,57% ke 668.

Indeks Kompas100 +1,76% ke 1,295.

Indeks Sri Kehati +1,56% ke 397.

Indeks SMInfra18 +1,52% ke 329.

Saham Teraktif: ANTMBRISBBKPAGROBMRIBJTMELSA

Saham Top Gainers LQ45: TKIMANTMMDKAINCOTBIGINKPBMRI

Saham Top Losers LQ45: GGRMINDFJSMRSCMAUNVREXCL

Nilai transaksi Rp14,26 triliun. Volume perdagangan sebanyak 128,85 juta lot saham. Investor asing net buy Rp529,51 miliar.

Nilai tukar rupiah naik 0,10 persen ke level Rp14.051 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia moncer pada perdagangan sesi pagi hari Rabu (20/1). Calon Menteri Keuangan USA, Janet Yellen membela paket bantuan fiskal guna membantu perekonomian USA keluar dari kemerosotan akibat pandemi corona.

Pada hearing dengan Senat, Yellen menilai manfaat stimulus dalam jumlah besar lebih baik daripada biaya beban utang yang lebih tinggi. Presiden terpilih USA Joe Biden yang akan dilantik pada 20 Januari 2021, pada pekan lalu mengajukan proposal paket stimulus senilai USD1,9 triliun untuk meningkatkan ekonomi dan
mempercepat distribusi vaksin virus corona.

"Akan ada belanja fiskal besar-besaran. The Fed berusaha untuk mencapai inflasi 2 persen dan lapangan kerja penuh. Hal ini masih terlihat jauh sehingga suku bunga rendah dipertahankan untuk beberapa waktu dan sentimen pasar akan tetap kuat," ujar Yoshinori Shigemi, analis pada Fidelty International seperti dikutip Reuters.

Pasar saham China ke tepian zona hijau di sesi siang. Indeks Shanghai Composite flat dan Indeks Shenzhen Component melaju 0,884 persen. Sementara pasar saham HongKong naik. Indeks Hang Seng menguat 0,26 persen.

Di market saham Korsel, Indeks Kospi melorot tipis. Saham Kia Motors naik 7 persen setelah perusahaan tersebut menyatakan melirik proyek mobil listrik dengan beberapa perusahaan, demikian menurut Reuters.
Tekanan terjadi di Market saham Jepang. Indeks Nikkei 225 melemah 0,69 persen dan Indeks Topix melorot naik 0,72 persen.
Adapun Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia bertambah 0,47 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) bertambah 0,59 persen.
Indeks dolar AS drop tipis ke level 90,376 dari posisi sebelumnya pada level 90,7.
Kurs yen naik ke 103,77 terhadap USD dibanding level sebelumnya di posisi 103,93.
Nilai tukar dolar Australia melemah di posisi $0,7714 terhadap USD dari level sebelumnya di $0,775.

Minyak
Harga minyak variatif saat sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (20/1) di pasar komoditas Asia di tengah ekspektasi pemerintahan USA selanjutnya akan mengarah ke belanja stimulus fiskal masif. Hal ini akan mendorong demand terhadap BBM.
Minyak WTI naik 23 sen ke harga USD53,21 per barel. Minyak Brent melaju 25 sen ke harga USD56,15 per barel. (pkl 01.55 GMT).

(cnbc/reuters/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author