Bursa Siang: Ekonomi China Jadi Penopang Market Regional, IHSG Gagal Menguat

Bursa Siang: Ekonomi China Jadi Penopang Market Regional, IHSG Gagal Menguat

Posted by Written on 19 January 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tertekan pada akhir perdagangan sesi 1 hari Selasa (19/1). IHSG melorot -0,59 persen (-38 poin) ke posisi 6.352.

Indeks LQ45 -0,58% ke 992.

Indeks IDX30 -0,49% ke 533.

Indeks IDX80 -0,70% ke 143.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,61% ke 664.

Indeks Kompas100 -0,54% ke 1,280.

Indeks Sri Kehati -0,20% ke 392.

Indeks SMInfra18 -0,89% ke 326.

Saham Teraktif: AGIIBEKSDEWABBRIEXCLADROBBHI

Saham Top Gainers LQ45: INKPUNVREXCLICBPBTPSAKRAGGRM

Saham Top Losers LQ45: JPFAADROBMRIBBCATLKMASIIMIKA

Nilai transaksi Rp11,44 triliun. Volume perdagangan sebanyak 173,96 juta lot saham. Investor asing net buy Rp118,59 miliar.

Nilai tukar rupiah drop 0,11 persen ke level Rp14.085 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia menuju zona hijau pada perdagangan sesi pagi hari Selasa (19/1). Para pemodal pasar regional berspekulasi bahwa kekuatan ekonomi China akan membantu menopang pertumbuhan regional. 

Spekulasi ini muncul sekalipun penerapan lockdown akan memperpanjang jalan menuju pemulihan.
Tim Analis JP Morgan menilai periode rilis laporan laba emiten mendatang akan dapat ikut mencerahkan suasana mengingat konsensus di Eropa adalah terjadi penurunan 25 persen secara tahunan.

"Proyeksi pertumbuhan laba per saham di Eropa sekarang berada di titik terendah yang tampaknya terlalu konservatif dan kemungkinan dapat menyebabkan kejutan positif selama periode rilis laporan," tulis tim tersebut seperti dikutip Reuters.

Pasar saham Hong Kong naik tertinggi se-regional. Indeks Hang Seng menguat 3,06 persen. Saham unggulan HSBC naik 3,92 persen. Saham Hong Kong Exchange and Clearing melonjak 6 persen.

Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam mengumumkan perpanjangan kebijakan pembatasan sosial di negara kota tersebut setelah kasus infeksi virus corona kembali ke angka 3 digit, demikian mengutip Reuters.
Sementara di pasar saham Korsel, Indeks Kospi juga menguat signifikan sebesar 2,36 persen. Harga saham papan atas di pasar saham Korsel, Hyundai Motor naik 6 persen.
Market saham Jepang melompat tinggi. Indeks Nikkei 225 melonjak 1,38 persen dan Indeks Topix melaju naik 0,57 persen.
Adapun pasar saham China ke zona pelemahan saat sesi siang. Indeks Shanghai Composite flat dan Indeks Shenzhen Component melemah 0,749 persen.
Adapun Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia bertambah 1,15 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) bertambah 1,64 persen.
Indeks dolar AS naik tipis ke level 90,675 dari posisi sebelumnya pada level 90,4.
Kurs yen naik ke 103,99 terhadap USD dibanding level sebelumnya di posisi 104,1.
Nilai tukar dolar Australia melemah di posisi $0,771 terhadap USD dari level sebelumnya di $0,775.

Minyak
Harga minyak variatif saat sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (19/1) di pasar komoditas Asia. Minyak Brent naik seiring optimisme bahwa stimulus pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi global serta demand terhadap minyak. Optimisme tersebut mengalahkan kekhawatiran bahwa lockdown pandemi covid19 secara global dapat melemahkan konsumsi BBM.
Minyak WTI turun 11 sen ke harga USD52,25 per barel. Minyak Brent melaju 17 sen ke harga USD54,92 per barel. (pkl 01.50 GMT).

(cnbc/reuters/idx)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author