Bursa Sore: Lonjakan Kasus Covid China Hambat Pasar Regional, IHSG Makin Tergerus

Bursa Sore: Lonjakan Kasus Covid China Hambat Pasar Regional, IHSG Makin Tergerus

Posted by Written on 15 January 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) makin tergerus pada akhir perdagangan hari Jumat (15/1). IHSG menipis 0,85 persen (-55 poin) ke posisi 6.373.
Indeks LQ45 -1,36% ke 988.
Indeks IDX30 -1,65% ke 530.
Indeks IDX80 -1,16% ke 143.
Jakarta Islamic Indes (JII) -0,57% ke 667.
Indeks Kompas100 -1,20% ke 1,279.
Indeks Sri Kehati -1,38% ke 386.
Indeks SMInfra18 -0,01% ke 325.
Saham Teraktif: BJTMBCAPBRISBBRIAGROBBKPFILM

Saham Top Gainers LQ45: WIKAPTPPMDKAJSMRKLBFTBIGSMRA

Saham Top Losers LQ45: CPINUNTRBSDEMNCNTLKMUNVRINDF

Nilai transaksi Rp23,69 triliun. Volume perdagangan sebanyak 280,48 juta lot saham. Investor asing net buy Rp49,79 miliar.
Nilai tukar rupiah menguat 0,28 persen ke level Rp14.020 terhadap USD (03.30 PM).

Bursa Asia
Pasar saham Asia melemah pada perdagangan hari Jumat (15/1). Tekanan terhadap pasar saham Asia terjadi seiring kenaikan kasus infeksi covid 19 di China, memperkuat kekhawatiran investor terhadap pemulihan ekonomi global.
"Pada akhirnya pasar (Asia) telah melonjak kuat, ekspektasi untuk penentuan harga kembali adalah hal dramatik. Kita kembali lagi ke arah kurangnya keyakinan terhadap perekonomian," kata Analis pada lembaga AXI, Stephen Innes seperti dikutip Reuters.
Market saham Jepang melorot ke teritori negatif saat final perdagangan. Indeks Nikkei 225 tergerus 0,62 persen ke 28.519. Indeks Topix melemah 0,89 persen ke level 1.856.
Pasar saham China mixed setelah melemah di sesi pagi. Indeks Shanghai Composite naik 0,01 persen ke 3.556. Indeks Shenzhen Component melemah 0,25 persen ke 15.031 saat akhir perdagangan. Di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak naik 0,30 persen ke level 28.582.
Adapun Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia stagnan dan finis pada level 6.715. Sementara di pasar saham Korsel, Indeks Kospi melemah 2,03 persen ke posisi 3.085.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) berkurang 0,32 persen.
Indeks dolar AS naik tipis ke level 90,409 dari posisi sebelumnya pada level 90,223.
Kurs yen naik ke 103,67 terhadap USD dibanding level sebelumnya di posisi 104.
Nilai tukar dolar Australia di posisi $0,774 atau naik tipis terhadap USD dari level sebelumnya di $0,77.

Bursa Eropa
Market saham Eropa perlahan mulai mengarah ke zona hijau setelah melemah saat menit-menit awal pada perdagangan hari Jumat (15/1) pagi. Kebangkitan kembali kasus infeksi virus corona di China menjadi sentimen negatif, lalu terdorong katalis positif rencana stimulus fiskal Joe Biden.
Indeks DAX (Jerman) +0,35% pada posisi 13.988.
Indeks FTSE (Inggris) +0,84% ke level 6.801.
Indeks CAC (Perancis) +0,33% di posisi 5.681.

Minyak
Harga minyak melemah saat sesi sore pada perdagangan hari Jumat (15/1) di pasar komoditas Asia seiring kecemasan terhadap kenaikan kasus infeksi virus corona di China sekaligus lockdown di sejumlah kota.
Minyak WTI drop 46 sen ke harga USD53,11 per barel. Minyak Brent melemah 71 sen ke harga USD55,71 per barel. (pkl 07.58 GMT).

(cnbc/reuters/idx)

Sumber : admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author