Bursa Siang: IHSG Rebound, Pasar Asia Hijau Merespon Prospek Lonjakan Stimulus Ekonomi

Bursa Siang: IHSG Rebound, Pasar Asia Hijau Merespon Prospek Lonjakan Stimulus Ekonomi

Posted by Written on 07 January 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak rebound pada akhir perdagangan sesi 1 hari Kamis (7/1). IHSG merayap naik 1,21 persen (+73 poin) ke posisi 6.139.

Indeks LQ45 +1,23% ke 957.

Indeks IDX30 +1,24% ke 513.

Indeks IDX80 +1,36% ke 138.

Jakarta Islamic Indes (JII) +1,98% ke 651.

Indeks Kompas100 +1,29% ke 1.243.

Indeks Sri Kehati +1,01% ke 377.

Indeks SMInfra18 +1,73% ke 315.

Saham Teraktif: ANTMAPLNBRISELSAAGROBNIIADRO

Saham Top Gainers LQ45: INCOANTMTKIMAKRAINKPPTBAUNTR

Saham Top Losers LQ45: ASIIJPFA

Nilai transaksi Rp11,55 triliun. Volume perdagangan sebanyak 138,33 juta lot saham. Investor asing net buy Rp447,04 miliar.

Nilai tukar rupiah drop 0,18 persen ke level Rp13.920 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia menguat pada rehat perdagangan hari Kamis (7/1). Penguatan market Asia merespon positif kabar Partai Demokrat di USA menguasai Senat seusai menang di wilayah penting di tengah ekspektasi Presiden AS Terpilih Joe Biden akan mendorong stimulus fiskal.

Demokrat memenangkan 2 kursi Senat dari wilayah Georgia, meningkatkan spekulasi belanja pengeluaran dan menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi. Investor memusatkan perhatian pada implikasi kebijakan Demokrat yang memenangkan kendali terhadap Senat USA di tengah perdebatan anggota parlemen mengenai legitimasi pemilihan presiden. Beberapa jam sebelumnya, massa pro Trump menyerbu Capitol dan mendorong anggota parlemen keluar.

"Meskipun mengganggu dan Gedung Capitol sekarang tetap buka, pasar Asia tampaknya sedang melihatnya dan memilih untuk fokus pada prospek stimulus fiskal lebih besar yang datang dari Georgia," kata Shane Oliver analis pada AMP Capital.

Pasar saham China stagnan setelah Indeks Shanghai Composite dan Indeks Shenzhen Component bergerak flat.

Di bursa saham Korsel, Indeks Kospi melesat 2,07 persen. Indeks Nikkei 225 (Jepang) melompat 2 persen. Indeks Topix naik 2,26 persen.
Adapun Indeks ASX200 di pasar saham Australia naik 1,8 persen. Data ekspor Australia (MoM) di periode November naik 3 persen, demikian seperti dirilis kantor Biro Statistik Australia.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) mendaki naik 0,37 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 89,38 dari posisi sebelumnya pada level 89,8.
Kurs yen turun ke 103,13 terhadap USD dibanding level sebelumnya di posisi 102,8.
Nilai tukar dolar Australia di posisi $0,7797 atau menguat tipis terhadap USD dari level sebelumnya di $0,77.

Minyak
Harga minyak bergerak naik tipis saat sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (7/1) di pasar komoditas Asia. Laju harga yang menguat ini terjadi setelah para pendukung Presiden USA Donald Trump menyerbu Gedung US Capitol. Investor fokus pada kemungkinan pasokan yang lebih ketat seusai Arab Saudi secara sepihak setuju memangkas produksi.
Minyak WTI naik 11 sen ke harga USD50,74 per barel. Minyak Brent menguat 8 sen ke harga USD54,38 per barel. (pkl 01.25 GMT).

(cnbc/reuters/idx)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author