Bursa Siang: Pemodal Fokus Lagi ke Kasus Covid-19, Market Regional Serta IHSG Tergelincir

Bursa Siang: Pemodal Fokus Lagi ke Kasus Covid-19, Market Regional Serta IHSG Tergelincir

Posted by Written on 13 November 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terkikis ke zona merah pada akhir perdagangan sesi 1 hari Jumat (13/11). IHSG terkoreksi turun -0,49 persen (-26 poin) ke posisi 5.431.

Indeks LQ45 -0,81% ke 859.

Indeks IDX30 -0,82% ke 469.

Indeks IDX80 -0,79% ke 122.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,98% ke 580.

Indeks Kompas100 -0,67% ke 1.096.

Indeks Sri Kehati -0,86% ke 346.

Indeks SMInfra18 -0,63% ke 261.

Saham Teraktif: PNBSBBRITLKMAGROGIAABRISFREN

Saham Top Gainers LQ45: BBRIPTPPPWONERAAWIKAHMSPMNCN

Saham Top Losers LQ45: EXCLINCOPTBABSDEMDKABBTNINDF

Nilai transaksi Rp4,63 triliun. Volume perdagangan sebanyak 74,82 juta lot saham. Investor asing net sell Rp63,77 triliun.

Nilai tukar rupiah turun 0,17 persen ke level Rp14.194 terhadap USD (11.30 AM).


Bursa Asia

Indeks saham di market Asia jatuh saat sesi siang pada perdagangan hari Jumat (13/11). Hal ini terjadi seusai aksi jual masif di pasar saham Wall Street dan Eropa karena para investor takut dampak percepatan lonjakan infeksi virus corona terhadap perekonomian.

Investor fokus situasi virus corona di USA seiring kasus infeksi harian baru terus meningkat. Chairman the Fed Jerome Powell memperingatkan bahwa beberapa bulan ke depan bisa menjadi tantangan meskipun terdapat perkembangan uji coba vaksin covid-19.

Analis pada lembaga Frazis Capital Partners, Michael Frazis menilai pasar mendapati gelombang kedua virus corona, rangkaian baru lockdown yang merupakan masalah yang jelas di dunia. "Tapi pada saat yang sama, pelaku pasar memiliki bukti terkuat bahwa terdapat vaksin dan banyak orang akan divaksinasi selama beberapa bulan mendatang," ujarnya seperti dikutip Reuters.

Market saham China bergerak di zona pelemahan. Indeks Shanghai Composite drop 1 persen. Indeks Shenzhen Component melemah 0,953 persen.

Sementara di bursa saham Hong Kong, Indeks Hang Seng melorot 0,63 persen. Saham teknologi unggulan, Tencent menguat 2,77 persen meski perlahan penguatan tersebut berkurang. Manajemen perusahaan tersebut mengumumkan laba kuartalan naik lebih dari 80 persen dari tahun lalu.
Pasar saham Jepang melemah. Indeks Nikkei 225 bergerak turun 0,92 persen dan Indeks Topix melorot 1,47 persen. Indeks Kospi di bursa Korsel juga melemah sebesar 0,19 persen.
Di bursa saham Australia, Indeks S&P/ASX200 tertekan sebesar 0,53 persen. Sementara indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) bergerak melemah sebesar 0,29 persen.
Indeks dolar AS naik tipis ke posisi 92,911 dari level sebelumnya di 92,8.
Kurs yen drop di posisi 104,87 dibanding sesi sebelumnya di posisi 104,3.
Nilai tukar dolar Australia melemah ke $0,7229 dari sesi sebelumnya pada posisi $0,726.

Minyak
Harga minyak tergelincir turun saat sesi pagi pada perdagangan hari Jumat (13/11) di pasar komoditas Asia dipicu jumlah infeksi virus covid-19 mendorong ketakutan terhadap ekonomi global serta demand jangka pendek.
Minyak WTI drop 40 sen ke harga USD40,72 per barel. Minyak Brent down 36 sen ke harga USD43,17 per barel. (pkl 01.18 GMT).

(cnbc/reuters/idx/mk)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author