Bursa Pagi: Dibuka Naik, Laju Asia Melemah, Bullish IHSG Menjenuh

Bursa Pagi: Dibuka Naik, Laju Asia Melemah, Bullish IHSG Menjenuh

Posted by Written on 12 November 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (12/11), dibuka cenderung menguat, berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang didorong kenaikan harga saham sektor teknologi. Kenaikan indeks dibatasi oleh masih tingginya penambahan kasus Covid-19 di Eropa dan AS.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,2%. Indeks berbalik turun 0,23% (-14,80 poin) menjadi 6.434,90 pada pukul 8:30WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang naik 0,69% (175,41 poin) ke level 25.525,01 setelah dibuka melaju 0,87%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menyusut 0,25%, dan berlanjut turun 0,23% menjadi 2.480,26.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,70% (182,36 poin) ke level 26.409,34 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite menguat tipis 0,07% di posisi 3.344,46.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini diharapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang cenderung menguat, setelah berhasil mempertahankan laju kenaikan pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup meningkat 0,86% ke posisi 5.509. Namun harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange merosot 0,55% menjadi USD21,62.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan kembali melanjutkan tren kenaikan namun berisiko mengalami jenuh beli. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks menunjukkan adanya potensi  bullish continuation  namun menjenuh dengan indikasi  overvalued.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, optimisme investor terkait perkembangan vaksin yang diharapkan akan segera mengakhiri pandemi Covid19, dan derasnya aliran dana asing serta naiknya beberapa harga komoditas diprediksi masih akan menjadi sentimen positif. Sementara itu posisi indeks yang sudah berada di area jenuh beli rawan terkena  profit taking .

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 5,460 dan  resistance  di level 5,550. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: ERAA (Buy on Weakness). Support: Rp1,760, Resist: Rp1,850, ISAT (Buy). Support: Rp2,130, Resist: Rp2,230, MEDC (Buy). Support: Rp400, Resist: Rp416, 

    ITMG (Buy). Support: Rp8,400, Resist: Rp8,625.

  • ETF: XISI (Buy). Support: Rp279, Resist: Rp293, XIIT (Buy). Support: Rp488, Resist: Rp506, 

    XPID (Buy). Support: Rp478, Resist: Rp498.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup cenderung menguat, saham teknologi meningkat diiringi pelemahan sebagian emiten yang akan mendapatkan keuntungan dari pemulihan ekonomi. Sektor teknologi dan konsumer  yang  berkinerja buruk sejak awal pekan ini, kembali perkasa. Saham teknologi melompat lebih dari 2%, dan konsumer melonjak 1,5%. Sektor dengan kinerja terbaik sejak awal pekan , energi dan keuangan turun masing-masing 0,8% dan 0,5%. Namun sepanjang pekan ini sektor energi dan keuangan masih berjaya lebih dari 16% dan 8,4%.

Saham Apple dan Amazon 3% dan 3,5%. Microsoft dan Netflix melompat 2,6% dan 2,2%. Facebook dan Alphabet melaju 1,5% dan 0,6%. Sebaliknya, American Express anjlok 4,2%. Boeing dan Disney tergerus sekitar 3%. Pasar obligasi ditutup Rabu karena libur Hari Veteran. Imbal hasil US Treasury 10-tahun pada awal pekan ini mencapai level tertinggi sejak Maret karena pedagang menjual kepemilikan surat utangnya.

  • S&P 500 meningkat 0,77% (27,13 poin) menjadi 3.572,66.

  • Nasdaq melesat 2,01% (232,57 poin) ke level 11.786,43.

  • Dow Jones Industrial Average melemah tipis 0,08% (-23,29 poin) di posisi 29.397,63.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup menguat, melanjutkan tren penguatan karena meningkatnya harapan atas vaksin virus korona. Momentum positif hasil uji klinis efektivitas calon vaksin Pfizer-BioNTech dan persetujuan obat antibodi Eli Lily untuk penggunaan darurat masih mendorong kenaikan indeks saham Eropa.

Indeks STOXX 600 melonjak 1,08% menjadi 388,56, dipimpin lompatan harga saham sektor utilitas sebesar 2,6%. Laporan keuangan perusahaan tetap menjadi pendorong utama pergerakan harga saham. Perusahaan IT Jerman, Bechtle, melambung 12,6%didukung kinerja kuartal III yang kuat. Bank asal Belanda, ABN Amro, anjlok 5,6% karena gagal memenuhi proyeksi  net interest income. 

  • DAX 30 Jerman naik 0,4% (53,07 poin) menjadi 13.216,18.
  • FTSE 100 Inggris melonjak 1,35% (85,25 poin) ke level 6.382,10.

  • CAC 40 Prancis meningkat 0,48% (26,24 poin) ke posisi 5.445,21.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat, pasar terus menyesuaikan dengan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi serta prospek pertumbuhan ekonomi menyusul berita tentang hasil vaksin Covid-19 yang menggembirakan. Euro jatuh ke level terendah dalam satu pekan terhadap dolar karena imbal hasil obligasi AS meningkat lebih tinggi dibandingkan surat utang Eropa. Dolar Selandia Baru melonjak ke level tertinggi satu setengah tahun karena berkurangnya spekulasi bahwa bank sentral negara itu akan menerapkan kebijakan suku bunga negatif. Indeks Dolar (Indeks DXY) menguat 0,32% menjadi USD93,043.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.17800.0003+0.03%6:56 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.32240.0002+0.02%6:56 PM
Yen (USD-JPY)105.40-0.03-0.03%6:57 PM
Yuan (USD-CNY)6.63100.0146+0.22%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,085.0027.50+0.20%2:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 11/11/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyakmentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges pagi tadi ditutup menguat, didorong harapan peningkatan permintaan setelah hasil positif uji klinis calon vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech. Namun masih tingginya peningkatan kasus Covid-19 saat ini meredam laju harga minyak yang telah melambung 11% sepanjang pekan ini. Pembatasan di Eropa dan AS untuk memerangi virus korona mengimbangi kebangkitan di negara-negara Asia di mana konsumsi bahan bakar hampir kembali ke tingkat sebelum Covid.

Stok minyak mentah AS versi asosiasi produsen turun 5,1 juta barel menjadi sekitar 482 juta barel, pekan lalu, lebih besar dari ekspektasi penyusutaan 913.000 barel. Menteri Energi Aljazair mengatakan OPEC + dapat memperpanjang pengurangan produksi minyak hingga 2021bahkan memperdalam. Sebelumnya, Menteri Energi Arab Saudi, Senin, mengatakan pakta pasokan dapat "diubah".

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 19 sen (0,4%) menjadi USD43,80 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI menguat 9 sen menjadi USD41,45 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir turun, tertekan apresiasi dolar. Optimisme potensi vaksin Covid-19 meningkatkan harapan untuk kebangkitan ekonomi yang cepat, mendorong investor menuju aset berisiko. Sentimen risiko di antara investor meningkat karena prospek vaksin Covid-19 yang efektif menutupi kekhawatiran atas lonjakan infeksi.

Memudarkan daya tarik emas, dolar naik 0,3% ke level tertinggi hampir satu pekan. Pejabat Federal Reserve, Selasa, menyoroti perlunya dukungan fiskal yang lebih bertarget dari pemerintah. Harga logam berharga lainnya;, perak naik 0,1% menjadi USD24,24 per ounce, platinum menyusut 2% menjadi USD865,28 dan paladium merosot 5,6% menjadi USD2.316,20.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,7% menjadi USD1.864,38 per ounce.

  • Harga emas berjangka merosot 0,8% menjadi USD1.861,60 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author