Bursa Pagi: Asia Dibuka Menguat, Aksi Profit Taking Mengintai Laju IHSG

Bursa Pagi: Asia Dibuka Menguat, Aksi Profit Taking Mengintai Laju IHSG

Posted by Written on 11 November 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (11/11), dibuka menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa, namun cenderung melemah pada penutupan bursa Wall Street. Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang menguat 0,19%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan lompatan indeks ASX 200, Australia sebesar 1,14%. Indeks berlanjut melonjak 1,27% (80,30 poin) ke level 6.420,80 pada pukul 8:15WIB.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,39%, dan melanjutkan perdagangan dengan meningkat 0,74% menjadi 2.471,02.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melaju 1,21% (3-1,62 poin) ke posisi 25.207,21, setelah dibuka melonjak 1,26%, dan Topix melesat 1,58%. Saham pembuat robot, Fanuc melesat 2,25%.

Tapi indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melemah 0,19% (-49,55 poin) pada pukul 8:40 WIB. Indeks Shanghai Composite menyusut 0,15% di posisi 3.355,36.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks di bursa saham global dan regional yang bervariasi cenderung menguat, setelah berhasil bermanuver di zona hijau sepanjang sesi perdagangan kemarin dan ditutup melonjak 1,99% ke level 5.462. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melesat 2,60% ke posisi USD21,74.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang menlanjutkan kenaikan dengan dibayangi aksi ambil untung. Sejumlah indikator pergerakan indeks mengindikasikan adanya potensi  bullish continuation  menjenuh pada area  overbought.

Tim Riset Ind Premier berpendapat, optimisme investor bahwa pandemi covid19 segera bisa diakhiri dengan ditemukannya calon vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech dengan efektivitas 90%, diprediksi masih akan menjadi katalis positif. Aliran dana asing dalam jumlah besar yang mulai masuk ke pasar juga akan menjadi tambahan katalis positif bagi indeks.

Di sisi lain posisi indeks harga saham gabungan yang sudah di area jenuh beli membuka peluang adanya aksi ambil untung. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 5,420 dan  resistance  di level 5,505.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: AKRA (Buy). Support: Rp2,760 Resist: Rp2,920, HMSP (Buy). Support: Rp1,455 Resist: Rp1,555, 

    WTON (Buy). Support: Rp260 Resist: Rp284, JSMR (Buy). Support: Rp4,000 Resist: Rp4,360.

  • ETF: XBLQ (Buy). Support: Rp419, Resist: Rp439, XBNI (Buy). Support: Rp926, Resist: Rp982, 

    XIML (Buy). Support: Rp236, Resist: Rp252.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir bervariasi, berusaha melanjutkan kenaikan dari sesi sebelumnya.Investor merotasi saham yang diuntungkan selama pandemi dengan membeli ekuitas terkait pemulihan ekonomi. S&P 500 dan Nasdaq Composite Index mengalami tekanan di tengah kejatuhan emiten teknologi. Saham Amazon anjlok 3,5% setelah jatuh 5% pada sesi Senin, Zoom Video rontok 9%, Alphabet dan Microsoft merosot 1,4% dan 3,4%. Sedangkan Chevron dan Exxon Mobil masing-masing melejit 4,6% dan 2,2%. Boeing melesat 5,2%.

  • Dow Jones Industrial Average melaju 0,9% (262,95 poin) ke posisi 29.420,92.

  • S&P 500 melemah 0,14% (-4,97 poin) menjadi 3.545,53.

  • Nasdaq Composite anjlok 1,37% (-159,93 poin) ke level 11.553,86.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup di zona hijau, memperpanjang kenaikan di tengah harapan penemuan vaksin virus korona yang efektif. Investor mulai merotasi sahamnya, setelah Pfizer dan BioNTech menyatakan vaksin virus korona yang mereka kembangkan bersama mempunyai efektivitas lebih dari 90% untuk mencegah Covid-19 pada orang yang tidak pernah terinfeksi sebelumnya.

IndeksSTOXX 600 meningkat 0,9% menjadi 384,42, dipimpin lompatan harga saham perbankan sebesar 4,4%, sementara harga saham sektor teknologi merosot 1,9%. Saham operator mal URW melambung lebih dari 21% setelah pemegang saham menolak  rights issue,dan pesaingnya,  Klepierre melesat 18%. Adidas diperdagangkan anjlok hampir 6% setelah memperkirakan pertumbuhan penjualan di China dan melaporkan laba kuartal ketiga sedikit di atas ekspektasi.

  • DAX 30 Jerman naik 0,51% (67,14 poin) menjadi 13.163,11.

  • FTSE 100 Inggris melesat 1,79% (110,56 poin) ke level 6.296,85.

  • CAC 40 Prancis melejit 1,55% (82,65 poin) ke posisi 5.418,97.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir relatif stabil, dan yen bertahan di dekat posisi terendah tiga pekan. Investor tetap optimistis tentang kemajuan uji klinis vaksin Covid-19 buatan Pfizer dan BioNTech. Analis mengatakan kenaikan dolar pada sesi Senin sebesar 0,5%, disebabkan investor berhenti dari  long position  untuk mata uang  safe-haven  seperti yen Jepang dan franc Swiss.

Imbal hasil US Treasury mempertahankan kenaikan Senin, dan selisih antara surat utang bertenor dua tahun dan 10 tahun sedikit melebar. Indeks Dolar (indeks DXY) bergerak cenderung mendatar, ditutup naik tipis 0,02% menjadi 92,751 pada sesi Selasa, setelah mendekati level tertinggi sesi sebelumnya, karena pelaku pasar menolak melihat ketidakpastian tentang bagaimana atau kapan vaksin tersebut bakal diluncurkan.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.18180.0003+0.03%6:36 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.3259-0.0013-0.10%6:36 PM
Yen (USD-JPY)105.29-0.01-0.01%6:36 PM
Yuan (USD-CNY)6.6164-0.0131-0.20%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,057.50-7.50-0.05%2:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 10/11/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyakmentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges pagi tadi ditutup menguat. Harapan bahwa vaksin Covid-19 sudah dekat melampaui kekhawatiran tentang penurunan permintaan bahan bakar akibat penguncian terbaru untuk menahan penyebaran virus korona. Penguatan harga minyak juga didukun pernyataan Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases AS Anthony Fauci yang mengatakan dosis vaksin akan tersedia bagi orang-orang dengan prioritas tertinggi pada Desember.

Harga minyak juga didorong oleh komentar dari Menteri Energi Arab Saudi, bahwa OPEC + dapat mengubah pakta pasokan mereka jika permintaan merosot sebelum vaksin tersedia. Sementara itu, penguncian baru di Eropa dan meningkatnya kasus virus korona di Amerika Serikat masih mengganggu permintaan bahan bakar. Data perusahaan teknologi lokasi TomTom menunjukkan, lalu lintas di London, Paris dan Madrid turun tajam pada November setelah mencapai puncaknya pada Oktober.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 53 sen (1,3%) menjadi USD42,93 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik USD1,07 (2,7%) menjadi USD41,36 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup dengan mendapatkan kembali kekuatannya, setelah penurunan tajam di sesi sebelumnya. Fokus pasar kembali pada kemungkinan stimulus moneter yang lebih besar untuk memulihkan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Presiden Federal Reserve Bank Dallas, Robert Kaplan mengatakan dia "berhati-hati dan prihatin" tentang risiko penurunan ekonomi dalam jangka pendek karena kebangkitan kembali virus korona. Presiden The Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan pinjaman darurat The Fed masih dibutuhkan.

Analis mengatakan bank sentral kemungkinan tidak akan mengubah kebijakan akomodatifnya dalam jangka pendek dan menengah. Butuh waktu untuk melakukan vaksinasi yang akan mendorong pertumbuhan, inflasi dan kenaikan lapangan kerja. Harga emas kehilangan 4,6% pada sesi Senin, penurunan harian terbesar sejak 11 Agustus, setelah Pfizer mengatakan vaksin Covid-19-nya lebih dari 90% efektif. Harga logam berharga lainnya, perak naik 0,9% menjadi USD24,28 per ounce, platinum menguat 1,8% menjadi USD881,61 per ounce dan paladium turun 0,7% menjadi USD2.460,33 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot naik 1,1% menjadi USD1.881,39 per ounce.

  • Harga emas berjangka melaju 1,3% menjadi USD1.878,70 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author